Share

Bab 397

Author: Fitri
"Siapa? Silvar?"

"Ya, Silvar. Bukannya dia sangat perhatian sama kamu?"

Casya menatap Elina dengan ekspresi seolah-olah berkata kamu serius?

"Dia perhatian sama aku itu memang sudah seharusnya! Waktu kecil, dia hampir pingsan karena alergi makan kacang kenari. Aku yang menyelamatkannya!" Nada Casya berubah jadi serius.

"Sekarang ini sudah zaman modern, nggak ada lagi yang namanya nikah sama sepupu! Elina, reformasi dan keterbukaan nggak sampai ke kamu ya? Pulang dan belajar lagi sejarah modern s
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 400

    Zafran memiliki wajah yang sangat serius. Alisnya terangkat, ekspresinya kaku, tidak suka banyak bicara, sudut bibirnya sedikit turun. Benar-benar tipe wajah yang paling membuat anak kecil takut.Banyak anak yang melihat Zafran langsung menangis tanpa bisa ditahan. Namun, Daisy tetap tenang.Kakek ini memang tidak terlihat ramah, tetapi tidak sampai membuatnya takut. Sebagai putri Kayden dan Lunara, Daisy mewarisi banyak kelebihan dari kedua orang tuanya.Waktu kecil, Lunara ceria dan aktif, sementara Kayden tenang dan dewasa, jarang menunjukkan emosi berlebihan.Yang justru tidak tahan lebih dulu adalah Zafran. Dia berdeham. "Javier, anak ini ... namanya siapa?""Daisy." Javier hanya menyebut nama depan, tidak memberi tahu nama lengkap Daisy.Sebenarnya, hari ini mereka memang tidak berniat mengundang Zafran. Namun, saat Eden menelepon, dia tanpa sengaja membicarakan hal ini.Akhirnya Zafran datang sendiri, jadi tidak mungkin mereka mengusirnya.Bahkan Javier tidak menyangka, Zafran b

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 399

    Itu karena Lunara memang punya perasaan untuknya, hanya saja tidak sedalam dulu lagi. Mengejar sesuatu yang sudah hilang memang memalukan.Namun, dia serakah, tidak bisa menahan diri untuk menginginkan segalanya dari Lunara.Suara Kayden terdengar sedikit berat. "Sayang, kapan kamu mau izinin aku mengumumkannya?""Bukannya kamu sudah mengumumkannya?"Sekarang selain belum mengumumkan siapa istrinya, siapa di dunia ini yang tidak tahu kalau Kayden sudah menikah?Pria yang begitu terang-terangan memamerkan cincin kawinnya di depan media benar-benar tidak ada duanya. Apalagi cincin itu bahkan tidak semahal jas yang dia pakai hari itu. Namun, dia justru menganggapnya seperti harta paling berharga.Kayden menggeleng. "Itu beda. Aku ingin mengumumkan kamu adalah istriku.""Untuk sementara jangan dulu. Aku masih punya banyak kerjaan." Lunara tidak ingin begitu masuk kerja, dia langsung disambut sekelompok wartawan di depan pintu.Sekali dua kali mungkin masih bisa dihadapi, tetapi kalau serin

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 398

    Suami istri itu tidak bisa tidur. Sepanjang malam, mereka sibuk memilih baju apa yang akan dipakai besok, sibuk memikirkan dandanan seperti apa yang terlihat bagus.Ini adalah pertama kalinya Daisy merayakan ulang tahun di Keluarga Narasoma. Besok, dia juga akan diperkenalkan kepada kerabat dan teman dalam lingkaran mereka. Semua orang akan tahu Keluarga Narasoma memiliki anggota baru, cucu perempuan tertua Javier sekaligus putri pertama Kayden.Hanya dengan membayangkannya saja, Saphira sudah tidak bisa tidur. Dia bahagia!"Eh, Javier, gimana kalau aku pakai gaun beludru yang kemarin kupesan, ditambah mantel? Cukup sederhana, nggak akan mencuri perhatian."Sambil berbicara, dia sudah hendak bangun untuk pergi ke ruang ganti untuk mencari pakaian, bahkan tampaknya ingin langsung mencobanya."Kamu kira kamu penyanyi zaman dulu? Masa pakai begitu?"Saphira mendecak. "Ya juga. Tapi kalau pesan baju sekarang sudah nggak keburu. Aduh, gimana kalau aku keluar beli sekarang?"Lunara sudah tid

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 397

    "Siapa? Silvar?""Ya, Silvar. Bukannya dia sangat perhatian sama kamu?"Casya menatap Elina dengan ekspresi seolah-olah berkata kamu serius?"Dia perhatian sama aku itu memang sudah seharusnya! Waktu kecil, dia hampir pingsan karena alergi makan kacang kenari. Aku yang menyelamatkannya!" Nada Casya berubah jadi serius."Sekarang ini sudah zaman modern, nggak ada lagi yang namanya nikah sama sepupu! Elina, reformasi dan keterbukaan nggak sampai ke kamu ya? Pulang dan belajar lagi sejarah modern sana!"Elina juga terpaku. "Sepupu?"Casya menjelaskan beberapa kalimat, "Nenek dari Kak Silvar itu saudari kakekku sendiri, dekat sekali. Waktu dia lahir sebenarnya mau diberi marga Narasoma, tapi Keluarga Rasputi minta seorang ahli ramal, katanya nasibnya sangat mulia. Jadi, mereka nggak mau anak dengan nasib sebaik itu masuk ke keluarga kami.""Kalau nggak, mungkin di keluarga kami dia bakal jadi kakak kedua."Kalau dihitung, Silvar dan Kayden memang seperti saudara kandung. Dengan anak-anak l

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 396

    Kota Calros tidak terlalu jauh dari Kota Andara. Namun, secara geografis lebih ke utara. Di sini sudah turun salju, sementara pagi tadi saat keluar rumah, Kota Andara masih cerah.Butiran salju kecil jatuh di atas mantel hitam yang dikenakan Kayden. Dia bahkan tidak sempat memperhatikan itu.Tangannya bergerak menepuk salju di tubuh Lunara, menarik syalnya lebih rapat, membungkusnya, lalu membawanya masuk ke mobil di sampingnya.Di seberang jalan, mobil hotel sudah tiba. Casya berdiri di sana melambaikan tangan pada Kayden.Setelah naik ke mobil, melalui jendela, Casya masih bisa melihat Kayden menutup pintu mobil, lalu berlari beberapa langkah ke kios pinggir jalan yang menjual ubi bakar, membeli satu yang masih mengepul panas.Seolah-olah khawatir akan dingin, ubi bakar seharga 20 ribu itu langsung dimasukkan ke mantel mahalnya yang bernilai enam digit. Setelah masuk mobil, dia menyerahkannya kepada Lunara. Kemudian, mobil pun melaju, keluar dari pandangan Casya.Begitu menoleh, Casy

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 395

    Sambil memainkan ponselnya, Nia tersenyum santai. "Awalnya, waktu Pak Kayden minta aku pindah, aku kira aku melakukan kesalahan. Tapi setelah datang ke sini, aku baru sadar, dibanding di Kota Andara, di sini jauh lebih bebas."Kelopak mata Lunara sedikit berkedut. Kayden benar-benar pria yang penuh perhitungan."Pak Kayden yang menyuruhmu pindah?""Ya, memang keputusan dari atas juga dan perusahaan memang mempertimbangkan kondisiku. Suamiku sendirian di sini, kasihan juga. Oh ya, setelah aku pergi, siapa yang gantiin posisiku?"Casya mendekat. "Aku, tapi aku juga sudah resign. Sekarang ikut Bu Luna rintis perusahaan."Nia tertawa. "Keren juga."Dalam bekerja, Lunara selalu tenang, tidak suka mencari masalah, mudah diajak kerja sama. Siapa pun bisa menukar jadwal dengannya. Dia lembut dan tidak mencolok.Berwirausaha butuh kemampuan dan keputusan. Lunara bisa merekrut tim sendiri, jelas punya bakat menjadi pemimpin."Aku pulang dulu ya. Tunggu kabar dariku.""Terima kasih, Kak Nia."...

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status