Share

Bab 402

Author: Fitri
"Siapa sebenarnya wanita itu? Sudah punya anak masih bisa menikah dengan Kayden?"

"Wajahnya sih lumayan, entah pakai cara apa sampai bisa naik posisi."

Salah satu wanita itu mencibir.

"Kalau begitu, berarti dia salah perhitungan. Lihat saja nanti, entah kapan pasti ditinggalkan. Memangnya Keluarga Narasoma itu tempat yang gampang didekati?"

"Bukannya perempuan seperti itu memang begitu? Merasa punya sedikit kecantikan lalu mengira bisa menaklukkan dunia."

Gaia langsung menoleh. Dia begitu marah
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
Iing
hihihihihi....good job Gaia.
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 945

    Hati mereka berdua langsung meleleh. Bahkan suara mereka ikut melembut dan nyaris seperti berbisik."Anak ini pasti tampan kalau sudah besar nanti.""Tentu saja. Lihat saja Daisy kita, kakaknya secantik itu, adiknya pasti juga tampan."Mereka berdua berdiri di depan jendela sambil memandangi bayi itu beberapa saat.Priya mengambil ponselnya dan memotret beberapa foto. Hanya dengan melihat kehidupan kecil yang begitu mungil dan lembut itu, matanya sudah terasa panas dan berkaca-kaca.Ikatan darah memang aneh, tetapi juga sangat istimewa.Melihat kehidupan diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya membuat bagian paling lembut di dalam hatinya tersentuh. Dia teringat saat dulu melahirkan Lunara.Mereka tidak boleh terlalu lama berada di area bayi baru lahir. Selain itu, mereka berdua juga terus memikirkan keadaan Lunara, jadi mereka pun meninggalkan tempat itu.Saat berada di koridor, Priya tersenyum."Anak ini mirip sekali sama Lunara waktu baru lahir. Waktu itu ibu mertuaku t

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 944

    Rasa sakit itu datang secara teratur dan terasa sangat familier.Kayden seketika berdiri dan memanggil dokter. Para tenaga medis segera menutup tirai dan melakukan pemeriksaan dengan teratur. Setelah memeriksa Lunara beberapa saat, dokter menatapnya."Air ketubannya sudah pecah. Kami akan segera menyiapkan ruang operasi.""Baik."Kayden menggenggam erat tangan Lunara.Lunara sudah pernah melahirkan sebelumnya, jadi dia tidak terlalu gugup. Sebaliknya, telapak tangan Kayden justru dipenuhi keringat. Saat menggenggam tangannya, telapak tangan Kayden bahkan terasa basah."Sayang, kamu baik-baik saja?"Suara pria di hadapannya terdengar sedikit serak.Sebelumnya, dia sudah membaca banyak informasi tentang proses persalinan.Namun, semua itu tetap tidak mampu menghilangkan kegugupannya saat menghadapi keadaan yang sebenarnya.Lunara mengangguk. "Aku masih baik-baik saja. Rasa sakitnya belum terlalu kuat."Tatapan Kayden beralih kepada dokter. "Aku boleh masuk ke ruang operasi?"Melihat dia

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 943

    Perlukah menghubungi pihak rumah sakit agar mereka datang?Melihat Kayden setegang itu, Lunara akhirnya memutuskan untuk masuk rumah sakit beberapa hari lebih awal."Beberapa hari lagi Mama akan pulang. Saat itu, perut Mama akan mengecil.""Apakah Mama akan pulang bersama adik laki-laki atau adik perempuanku?""Iya."Daisy berpikir sejenak. "Kalau begitu, aku berharap adiknya laki-laki."Selama masa kehamilan, hampir setiap kali bertemu seseorang, orang itu pasti akan menggunakan pengalaman atau tebakannya sendiri untuk membahas jenis kelamin bayi di dalam kandungan Lunara. Hal itu bahkan sudah menjadi semacam hiburan.Daisy juga sesekali membicarakan jenis kelamin adiknya.Lunara bertanya dengan sabar, "Kenapa?""Karena adik laki-laki seperti Rupert itu menyenangkan. Aku belum pernah punya adik perempuan, jadi aku nggak tahu gimana rasanya. Tapi selama dia anak Mama, aku pasti akan menyukainya."Daisy memeluk ponselnya, mendekat dan memberikan ciuman kepada Lunara melalui layar, baru

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 942

    Bahkan dia bisa cemburu pada dirinya sendiri.Ini juga pertama kalinya Lunara melihat pria seperti ini.Usia 18 tahun adalah usia saat mereka pertama kali bertemu. Kalau Lunara yang sekarang bertemu dengan Kayden di masa itu, mungkin dia tetap akan melirik pria itu. Bagaimanapun, orang yang bisa menarik perhatiannya saat itu, sekarang juga tetap bisa menarik perhatiannya.Namun, Kayden masih tidak mau menyerah."Jadi maksudmu, kalau sekarang kamu bertemu denganku yang masih belasan tahun, kamu akan jatuh hati?""Kalau kamu bertemu denganku yang dulu, memangnya kamu nggak bakal jatuh hati?"Kayden menggeleng. "Karena aku yang dulu menyukai kamu yang dulu, barulah aku yang sekarang bisa mencintai kamu yang sekarang. Urutannya memang harus seperti itu."Kalau salah satu saja dari rangkaian itu berubah, tentu mereka tidak akan memiliki kehidupan seperti sekarang. Karena itu, Kayden sangat yakin akan hal ini. Dia juga yakin bahwa dirinya yang sekarang adalah orang yang paling cocok untuk Lu

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 941

    Saat berada di padang rumput Efrika dulu, Carol dan timnya nyaris hidup bersama hewan-hewan liar di sana, makan dan tinggal di lingkungan yang sama.Akibatnya, dia sempat terserang berbagai penyakit.Setelah pergi ke luar negeri kali ini, dia kurang berhati-hati dan tanpa sengaja kembali terkena infeksi.Kebetulan lokasi Carol berada tidak jauh dari kota tempat Eden tinggal. Anggota timnya menemukan kontak Eden di ponsel Carol, lalu menghubunginya.Mereka meminta Eden menjemput dan membawa Carol pergi."Soal pemotretan nggak perlu terburu-buru. Kalaupun baru bisa dilakukan bulan depan, produknya juga baru akan diluncurkan dua bulan lagi. Suruh dia fokus memulihkan kondisi tubuhnya dulu.""Nanti setelah kondisi Carol agak membaik, aku akan menyuruh dia menghubungi Kakak Ipar sendiri."Setelah membicarakan keadaan Carol beberapa saat, Lunara masih terlihat cemas.Di seberang telepon, Eden terdiam sejenak."Oh ya, aku beliin beberapa barang untuk Daisy dan sudah kukirimkan. Aku sudah kasi

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 940

    Apa yang dipikirkan Saphira tidak penting. Yang terpenting adalah membuat Lunara senang.Kayden mengurangi banyak pekerjaannya dan mencurahkan seluruh waktunya untuk menemani Lunara. Selama itu pula, dia benar-benar melihat sendiri betapa beratnya perjuangan seorang ibu selama menjalani kehamilan.Lunara mengulurkan tangan dan mengusap rambut Kayden yang lembut. "Pusat perawatan pascapersalinan juga belum tentu senyaman di rumah."Memang begitu.Saat sebelumnya mengalami keguguran, Lunara dipaksa menjalani masa pemulihan di rumah dan dirawat dengan sangat baik. Namun, kali ini berbeda. Kayden tidak ingin terlalu banyak orang keluar masuk rumah hingga mengganggu waktu istirahatnya."Kalau begitu, kita tinggal di sana dua hari dulu. Kalau kamu nggak suka, kita pulang."Lunara tampak ragu. "Kalau baru beberapa hari sudah pulang, bukannya kita cuma buang-buang uang?"Sebelumnya, Gaia pernah merekomendasikan beberapa pusat perawatan pascapersalinan. Namun, kebanyakan tempat mengharuskan pel

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status