Compartilhar

Bab 532

Autor: Fitri
Lunara menolak ajakan makan malam itu, membuat Tamara merasa agak tidak senang. Dia merasa, padahal Lunara hanya mengandalkan wajah cantiknya dan perhatian Kayden padanya.

Di dunia ini, wanita cantik tidak pernah kekurangan. Kalau mengira cinta bisa abadi, itu benar-benar salah besar.

Saat suatu hari Kayden kehilangan ketertarikan padanya, Lunara akan sadar kalau cinta sebenarnya tidak berarti apa-apa. Pria tidak mungkin hanya ada satu wanita di sisinya, apalagi pria sesukses Kayden.

Silvar meli
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 533

    Silvar mengangkat pandangan menatap Sutan. Mendengar ucapan Sutan, dia mengangkat sudut bibirnya lalu tersenyum tipis."Jadi di mata Pak Sutan, anak perempuan memang untuk dipukul dan dimarahi?""Tentu saja bukan. Tapi, anak dan wanita itu berbeda."Dalam hati Sutan, Elina sebenarnya cukup baik. Hanya saja, dia terlalu kaku dan lamban. Saat patuh, dia masih bisa dianggap lembut. Namun begitu tidak patuh, rasanya semua hal tentang dirinya kalah dibanding Yuna.Sekarang dia bahkan sedikit menyesal dulu tidak mengeluarkan uang yang sama untuk membesarkan Yuna. Dengan begitu, saat Keluarga Sankara berada dalam kesulitan seperti sekarang, setidaknya ada satu anak perempuan lagi yang bisa dimanfaatkan.Sayangnya, Yuna hanyalah anak angkat.Bukan darah dagingnya sendiri, jadi Sutan merasa sayang menghabiskan terlalu banyak uang untuknya.Silvar berkata santai, "Di keluarga kami nggak ada pendidikan memukul atau memarahi istri. Lagi pula Elina sangat baik."Ucapan Silvar yang mengatakan Elina

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 532

    Lunara menolak ajakan makan malam itu, membuat Tamara merasa agak tidak senang. Dia merasa, padahal Lunara hanya mengandalkan wajah cantiknya dan perhatian Kayden padanya.Di dunia ini, wanita cantik tidak pernah kekurangan. Kalau mengira cinta bisa abadi, itu benar-benar salah besar.Saat suatu hari Kayden kehilangan ketertarikan padanya, Lunara akan sadar kalau cinta sebenarnya tidak berarti apa-apa. Pria tidak mungkin hanya ada satu wanita di sisinya, apalagi pria sesukses Kayden.Silvar melirik Lunara. Nada bicaranya terdengar perhatian, tapi tetap menjaga jarak dengan pas."Kak Lunara, mau aku suruh orang antarin kamu pulang?""Nggak usah, Kayden datang jemput aku."Silvar mendecakkan lidah. Sesuai dugaan.Dengan tingkat perhatian Kayden terhadap Lunara, walaupun pria itu tidak ikut menghadiri acara membosankan seperti ini, jelas sekali dia pasti akan datang menjemput Lunara.Elina menggandeng tangan Casya. "Kamu benar-benar mau ikut? Masakan di rumahku nggak enak."Casya pergi ke

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 531

    "Tinggal di rumahku beberapa hari saja. Ibuku pasti suka sama kamu."Floryn memang menyukai anak perempuan yang penurut dan manis, serta suka bicara lembut dan manja. Casya bukan tipe seperti itu. Sebaliknya, Elina malah memang tipe seperti itu.Wajah Yuna langsung menjadi canggung.Tamara sebenarnya ingin marah, tapi di acara seperti ini dia tidak mungkin kehilangan kendali. Ekspresinya sampai berubah karena menahan emosi.Sepanjang acara malam itu, Lunara dan Gaia sama-sama membeli beberapa perhiasan. Lunara membelinya untuk Saphira dan Priya, sementara Gaia membeli untuk dirinya sendiri.Gaia menyipitkan mata saat melihat Lunara."Kamu nggak beli untuk diri sendiri? Jangan-jangan Pak Kayden melarangmu pakai uang?""Kartu yang kupakai juga kartunya dia. Aku cuma lebih suka perhiasan dari brand-ku sendiri."Akan tetapi, rasanya tidak pantas kalau tidak belanja sedikit ketika menghadiri acara seperti ini. Membeli sedikit sebagai bentuk dukungan untuk brand saja sudah cukup.Tamara memb

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 530

    Tamara langsung tercekat oleh jawaban Lunara. Dia pun tidak berkomentar lebih jauh lagi. Namun di dalam hati, dia menahan kekesalan. Wanita-wanita Keluarga Narasoma memang sama menyebalkannya!Yuna memandang Elina dengan sorot mata berputar lembut."Kak, akhir-akhir ini kamu nggak pulang ke rumah, Ibu dan Ayah khawatir sekali sama kamu. Ibu sampai nggak bisa tidur karena mikirin kamu."Diam-diam Yuna merasa puas.Elina meliriknya sekilas. Setelah melihat jelas niat buruk Yuna, dia hanya merasa level permainan gadis itu terlalu rendah. "Beberapa hari ini aku menjalani infus di rumah sakit. Kalian nggak tahu?"Nada suaranya tenang, tapi wajahnya pucat. Bahkan riasan wajah tidak bisa menutupi kelelahan di matanya. Wajah lelah itu begitu jelas sampai Gaia saja sempat bertanya apakah dia sedang sakit. Hanya keluarganya sendiri yang tidak menyadarinya.Tamara tertegun. Reaksi pertamanya adalah melihat punggung tangan Elina untuk memastikan ada bekas jarum infus atau tidak. Naluri pertamanya

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 529

    Namun Javier juga mengerti, Kayden sebenarnya sudah sangat menahan diri.Soal Lunara dan anaknya, fakta bahwa Kayden tidak membalas dengan darah dibayar darah saja sudah menjadi batas terakhirnya sebagai anak dan cucu keluarga itu.....Beberapa hari kemudian, di acara makan malam sebuah merek mewah, suasana penuh dengan orang-orang yang saling bersulang.Meski disebut sebagai jamuan makan malam, sebenarnya acara itu adalah ajang promosi produk baru dan perhiasan mewah dari brand tersebut. Beberapa artis yang menjadi duta dan promotor juga hadir serta berjalan di karpet merah.Sejak acara peluncuran Kepompong Pecah terakhir kali, cukup banyak nyonya kaya yang mulai akrab dengan Lunara. Begitu melihat dia datang bersama Casya dan Elina, mereka langsung menyapa dengan hangat.Gaia melambaikan tangan dari sudut meja."Lunara, di sini."Setelah Lunara mendekat, Gaia tersenyum."Aku tahu kamu nggak suka acara sosial begini, jadi aku sengaja ambilin tempat buat kamu."Di acara seperti ini, h

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 528

    Bagi Kayden, membuat perusahaan Keluarga Sankara bangkrut saja sudah termasuk kemurahan hati. Dia tidak takut membuat Zafran marah.Hanya saja, fondasi pria tua itu terlalu dalam. Walaupun sudah tidak ikut mengurus urusan keluarga, jaringan dan relasinya tetap sangat luas. Menggoyahkannya memang mudah, tapi yang diinginkan Kayden bukan sekadar menggoyahkan.Satu-satunya yang dia khawatirkan hanyalah Lunara.Tatapan Kayden bergerak sekilas. Lewat jendela kecil di area pintu masuk, dia melihat di hutan bambu luar rumah utama, seorang wanita muda sedang mendorong kursi roda Shaka. Keduanya tertawa dan berbicara akrab.Tangan Shaka terus membelai punggung tangan wanita itu berulang kali. Wanita itu bukan hanya tidak menjauh, malah tersenyum manja.Kemudian, mereka masuk ke dalam hutan bambu kecil.Di luar hutan bambu, Alden berdiri di sana dengan tangan terkepal, seolah sedang mempertimbangkan apakah harus masuk atau tidak. Saat masih ragu-ragu, dia menoleh dan melihat Kayden sedang memand

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status