Share

Bab 888

Author: Fitri
Mendengar pernyataan cinta tulus dari Rupert, Sarah merasa tidak sanggup menerimanya. Wajah Zaid dipenuhi senyum.

"Kelihatannya kamu memang sangat populer."

Disukai oleh bocah laki-laki berusia empat tahun memang bisa dibilang cukup populer.

Sarah yang duduk di kursi penumpang depan langsung menutupi wajahnya dengan berkas.

Daisy bertanya, "Om, kamu temannya Papa dan Mama?"

"Bisa dibilang begitu. Aku juga kenal tantemu. Om bukan orang jahat."

Daisy mengangguk mengerti, lalu menunduk kembali untu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 889

    Untuk sesaat, tenggorokan Zaid terasa kering.Beberapa saat kemudian, barulah dia tertawa pelan."Bagus sekali.""Kamu membuat program itu karena Sandy?"Zaid menggeleng pelan."Aku sudah dewasa. Semua keputusan yang kubuat tentu saja untuk diriku sendiri. Nggak ada hubungannya dengan Sandy."Hanya saja, selama membawa Sandy berobat ke berbagai tempat, mereka sudah berkali-kali menemui jalan buntu. Mencari dokter yang bagus, mengumpulkan biaya operasi, lalu memastikan kebutuhan nutrisi dan program rehabilitasi setelah operasi tetap terpenuhi, semuanya sangat sulit.Zaid hanya ingin membantu dirinya sendiri di masa lalu. Seandainya saat dirinya dulu berjalan menerjang badai, dia juga bisa menerima sebuah payung yang disodorkan oleh dirinya dari masa depan, dia pasti akan merasa sangat bahagia.Daisy mendengarkan percakapan mereka, lalu bertanya dengan suara kekanak-kanakan, "Program apa?"Sarah juga tidak memperlakukan Daisy seperti anak kecil dan menjelaskan garis besarnya kepadanya."

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 888

    Mendengar pernyataan cinta tulus dari Rupert, Sarah merasa tidak sanggup menerimanya. Wajah Zaid dipenuhi senyum."Kelihatannya kamu memang sangat populer."Disukai oleh bocah laki-laki berusia empat tahun memang bisa dibilang cukup populer.Sarah yang duduk di kursi penumpang depan langsung menutupi wajahnya dengan berkas.Daisy bertanya, "Om, kamu temannya Papa dan Mama?""Bisa dibilang begitu. Aku juga kenal tantemu. Om bukan orang jahat."Daisy mengangguk mengerti, lalu menunduk kembali untuk membaca buku bergambar di tangannya. Sesekali dia mengobrol beberapa kalimat dengan Rupert.Sementara itu, isi kepala Rupert hanya satu, dia bisa makan apa lagi setelah sampai nanti malam?"Tante Sarah, di tempat kalian ada makanan enak nggak? Aku lapar.""Bukannya tadi kamu baru saja makan nasi?""Aku ini laki-laki sejati! Mana mungkin cuma sepiring nasi bisa bikin aku kenyang!"Gedung àl'aube sekarang sudah pindah ke pusat kota. Ada banyak tempat makan di sekitarnya. Sepertinya Rupert memang

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 887

    Kayden sedang rapat. Tim Amy beberapa hari ini pergi ke Kota Hegar untuk belajar dan baru akan kembali tiga hari lagi. Untuk sesaat, ternyata tidak ada orang lain yang cocok untuk menjemput Daisy selain Lunara.Begitu Lunara berdiri, perutnya langsung terasa menegang. Mungkin karena emosinya tadi sempat bergejolak, bayi di dalam kandungannya pun ikut bergerak gelisah.Saat itu Sarah masuk. Melihat Lunara berdiri sambil menopang pinggang belakangnya, dia buru-buru menghampiri untuk membantu."Mau ke mana? Dengan kondisi perutmu sekarang, kamu juga nggak boleh terlalu banyak bergerak.""Mau jemput Daisy."Sarah membantu Lunara duduk kembali."Biar aku saja yang pergi. Cuma masalah kecil begini. Kamu jangan menyetir. Bilang saja sama gurunya Daisy kalau aku yang akan menjemput."Setelah dipikir-pikir, Lunara memang merasa kurang nyaman kalau harus menyetir sendiri. Dia pun menyerahkan kunci mobil kepada Sarah. "Kalau Rupert juga ada di sana, jemput dia sekalian.""Oke."....Setengah jam

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 886

    Sebuah topik trending mengenai gim romantis di bawah Grup Narasoma mendadak meroket.[ Gim Heartbeat Sniper diduga menghina pemain perempuan. ][ Kolaborasi Heartbeat Sniper dan perhiasan Spring & Co. diduga sengaja membuat sensasi demi meraup keuntungan. ]Cukup banyak karyawan Spring & Co. dan àl'aube yang memainkan gim Heartbeat Sniper. Sebagai salah satu orang yang pernah terlibat dalam proyek Heartbeat Sniper, Lunara juga mengunduh gim tersebut di ponselnya.Awalnya Lunara ingin membuka gim itu untuk melihat-lihat. Namun karena sudah terlalu lama tidak pernah dibuka, begitu masuk dia langsung diminta melakukan pembaruan panjang dan mengunduh program baru. Akhirnya dia memilih menutupnya.Setelah membuka topik trending dan melihat-lihat, barulah dia tahu ada beberapa pemain yang sengaja mengambil potongan cerita di luar konteks dan menuduh karakter utama pria dalam gim itu tidak menghormati pemain perempuan.Sebenarnya sudah ada pemain yang memberikan penjelasan di kolom komentar.

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 885

    "Bu Lunara, ada sesuatu yang ingin kubicarakan denganmu.""Katakan saja."Sarah berpikir sejenak, lalu menceritakan masalah Sandy dengan bahasa yang sederhana. Setelah mendengarnya, Lunara juga merasa ada sesuatu yang aneh."Dia sampai bersusah payah melakukan semua itu hanya untuk mengetahui informasi pekerjaanmu?""Kalau bukan itu, masa dia tertarik dengan skripsiku? Bidang kami berbeda. Istilah-istilah khusus dalam jurusanku mungkin saja dia bahkan nggak mengerti."Lunara juga tidak mengerti keuntungan apa yang bisa didapat Sandy dengan melakukan semua itu.Namun kalau dipikir-pikir, àl'aube memang sedang menghadapi cukup banyak masalah kecil belakangan ini. Hanya saja semuanya ditangani dengan cepat. Setiap kali Lunara mengetahuinya, departemen terkait sudah membereskan masalah tersebut.Sementara itu, di pihak Spring & Co. justru sedang sangat ramai.Banyak gerai offline mereka di berbagai kota mulai dibuka.Mereka juga memanfaatkan kesempatan itu untuk mengumumkan kolaborasi deng

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 884

    Sebelum masuk ke kamar, Auriel diam-diam membuat gestur terima kasih kepada Zaid yang sedang duduk di sofa. Zaid membalasnya dengan senyum lembut.Sarah membantu menutup pintu kamar Auriel, lalu menghela napas pelan. Dia tahu Auriel memang terlalu banyak memikirkan segala sesuatu.Gadis yang tumbuh di lingkungan seperti itu memang harus banyak berpikir dan berhati-hati. Kalau tidak, sedari dulu dia pasti sudah ditelan habis oleh berbagai aturan tak tertulis yang berlaku di daerah pegunungan itu.Auriel akhirnya punya seorang teman, tetapi Becca malah pindah sekolah. Sekarang waktu yang bisa mereka habiskan bersama juga tidak banyak.Zaid duduk di sofa. Kedua kakinya bersilang, dengan sedikit senyum menghiasi sudut bibirnya saat memandang Sarah.Di ruang tamu menyala sebuah lampu penghangat lilin. Di bawahnya diletakkan lilin aromaterapi beraroma apel, membuat seluruh ruangan dipenuhi aroma hangat dan menenangkan yang membuat orang ingin berlama-lama di sana.Sarah menghampiri dan memat

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status