Share

Bab 903

Author: Fitri
Zaid tertegun. Dia tidak membuka kunci ponsel Sarah dan langsung mengembalikannya kepada Sarah.

"Sepertinya ada pesan masuk."

Sarah melihat isi pesan itu dan mengernyit. Sebelumnya Sarah memang sudah pernah menceritakan soal Kayden kepada Zaid, tetapi tidak banyak orang yang tahu bahwa dia dan Zaid sedang dekat.

Dari kedua pesan itu, Sarah melihat bayangan masa lalu. Dia teringat pada beberapa pesan yang sebelumnya dia terima dan abaikan begitu saja.

Untuk sesaat, dia teringat kejadian yang dial
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 905

    Sebaliknya, setiap kali namanya muncul, hampir selalu disertai nama Kayden. Bahkan, nama mereka berdua muncul bersamaan lebih sering daripada nama Lunara dan Kayden.Zaid memang tidak tertarik menjalin hubungan asmara. Hanya saja, suatu musim panas, ketika hujan turun sangat deras, dia pernah ketinggalan bus. Dia tidak sempat mengejar dan terpaksa menunggu hujan reda sebelum kembali ke kampus.Hujan turun begitu deras hingga air mengalir deras memenuhi jalan. Zaid bahkan sulit melangkah.Seorang gadis datang sambil membawa payung untuk berteduh di halte. Ketika hendak pergi, dia mengeluarkan sebuah payung dari tasnya dan menyerahkannya kepada Zaid."Kamu juga mahasiswa Universitas Andara, 'kan? Aku pinjamkan payung ini."Gadis itu sendiri memegang payung dengan logo Universitas Andara. Mungkin itu payung yang disediakan perpustakaan untuk dipinjam mahasiswa. Sedangkan payung yang diberikan kepada Zaid adalah payung merah muda bergambar beruang kecil.Jelas sekali itu payung milik seora

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 904

    Membicarakan masa lalu di hadapan Zaid membuat Sarah merasa canggung.Sarah menatap isi ponselnya, melihat berbagai hal dari masa lalu yang sengaja dia simpan. Untuk sesaat, dia tidak tahu harus mulai dari mana.Masalah antara dirinya dan Virelle bukan sesuatu yang bisa dijelaskan hanya dalam beberapa kalimat.Orang yang mempelajari hukum, sebagian besar pada akhirnya akan berdiri di ruang sidang dan beradu argumen dengan banyak orang.Orang yang berkecimpung di bidang hukum juga jarang ada yang tidak pandai berbicara. Namun, saat ini hati Sarah terasa sesak. Dia memilih diam.Saat ini sudah memasuki bulan Mei. Hotel mulai menyalakan pendingin udara.Melihat Sarah tak kunjung bicara, Zaid memahami bahwa mau atau tidaknya Sarah menceritakan semuanya kepadanya adalah haknya. Namun, entah kenapa dia tetap merasa gelisah dan kesal.Dia berdiri. "Aku keluar sebentar untuk merokok."Hotel menyediakan area khusus merokok di lantai bawah. Zaid mengambil salah satu kartu kamar, lalu bergegas tu

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 903

    Zaid tertegun. Dia tidak membuka kunci ponsel Sarah dan langsung mengembalikannya kepada Sarah."Sepertinya ada pesan masuk."Sarah melihat isi pesan itu dan mengernyit. Sebelumnya Sarah memang sudah pernah menceritakan soal Kayden kepada Zaid, tetapi tidak banyak orang yang tahu bahwa dia dan Zaid sedang dekat.Dari kedua pesan itu, Sarah melihat bayangan masa lalu. Dia teringat pada beberapa pesan yang sebelumnya dia terima dan abaikan begitu saja.Untuk sesaat, dia teringat kejadian yang dialaminya ketika masih kuliah, juga seorang wanita yang selama ini Sarah kira sudah dia lupakan.Virelle.Gaya bahasa dalam beberapa pesan ini benar-benar mirip dengan cara bicara Virelle. Untuk sesaat, Sarah tidak yakin apakah Virelle sudah keluar dari penjara.Sarah menarik napas dalam-dalam. Dia ingin menelepon Lunara, tetapi kemudian teringat bahwa Lunara sudah memasuki akhir masa kehamilan dan tidak boleh diganggu.Dia menggigit bibir bawahnya.Zaid bertanya dengan penuh perhatian, "Orang yang

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 902

    Belakangan ini, Sarah merasa dirinya sedang tidak beruntung. Kalau dia pergi mencari peramal, mungkin peramalnya akan berkata, hari ini kamu akan bertemu pencopet.Masalah ponselnya yang sebelumnya pernah dipasangi plugin tidak pernah Sarah ceritakan kepada Zaid.Sekarang, dia menemukan kesempatan untuk menceritakannya. Hanya saja, dia tidak menyebutkan bagian yang membuatnya curiga terhadap Sandy.Bagaimanapun, hubungan Zaid dan Sandy sudah jelas. Sarah tidak mungkin menyampaikan dugaan yang tidak memiliki dasar.Mereka berjalan menuju kantor polisi terdekat. Mendengar cerita Sarah, Zaid bertanya, "Sebelumnya ponselmu sempat diisi daya di mana?""Terakhir kali di penginapan sebelum sampai Tibera. Kamu masih ingat?"Zaid masih mengingatnya. "Aku ingat. Tapi malam itu cuma aku yang menyentuh ponselmu. Apa ada orang lain yang pernah menyentuhnya?""Aku nggak ingat." Sarah asal mencari alasan. "Mungkin plugin itu sudah tertinggal di charger yang sebelumnya digunakan orang lain. Lagi pula,

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 901

    Namun, selama bertahun-tahun, ini adalah pertama kalinya Sarah mencicipi seperti apa rasa arak yang direndam dengan beberapa tanaman obat.Rasanya sedikit lebih pahit daripada yang dia bayangkan. Ternyata juga tidak seistimewa yang dibayangkan.Sarah menyesap sedikit. Dia hanya merasakan aliran hangat mengalir turun melalui tenggorokannya, membuat perutnya ikut terasa hangat.Melihat Sarah minum, Zaid juga ikut menyesap sedikit.Ada pelanggan lain yang datang ke restoran, jadi pemilik restoran pergi menyambut mereka.Setelah minum sedikit, wajah Sarah langsung memerah. Dia memang mudah terlihat mabuk. Melihatnya, Zaid mengangkat tangannya dan menyentuh pipi Sarah yang kemerahan dengan ujung jarinya. Kulitnya terasa sedikit panas."Kamu nggak bisa minum alkohol?""Bisa kok. Segelas ini belum cukup untuk membuatku mabuk. Wajahku memang cepat merah kalau minum alkohol."Sarah tumbuh di pegunungan. Sejak kecil, dia hidup di daerah dengan ketinggian yang cukup tinggi, sehingga kulitnya juga

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 900

    Memang ada beberapa layanan di rumah sakit yang sudah dihentikan dan diselesaikan operasionalnya.Sebelumnya rumah sakit memiliki terlalu banyak utang. Ditambah lagi, proses pengalihan kepemilikan rumah sakit juga membutuhkan banyak prosedur. Saat itu, Zaid sendiri masih memiliki cukup banyak utang.Setelah rumah sakit dialihkan kepada pemilik baru, Zaid pun melunasi seluruh utangnya, tetapi dia juga benar-benar melepaskan segala sesuatu yang berkaitan dengan rumah sakit.Kayden memiliki pemikirannya sendiri. Dia juga ingin melakukan perombakan menyeluruh terhadap rumah sakit sebelum membukanya kembali.Zaid percaya, Kayden pasti bisa mengelolanya lebih baik daripada dirinya.Di dunia bisnis, Kayden benar-benar seorang genius. Dia berbeda dengan Zaid yang hanya terjun ke bidang ini di tengah jalan karena tiba-tiba tertarik melakukan kegiatan amal.Mendengarnya, wajah bulat pemilik restoran itu tersenyum cerah. "Serius? Wah, syukurlah! Untung ada Pak Zaid yang kasih tahu!""Beberapa wak

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status