LOGINXiao Tian tersenyum kecil. “Untuk membunuh ular raksasa, tidak perlu memotong tubuhnya apalagi ekornya. Cukup memotong kepalanya, maka seluruh tubuhnya akan mati. Aku akan membunuh Leluhur mereka dan juga Kaisarnya. Jika kepala mereka yang menjadi sandaran mati. Siapa yang masih memiliki keberanian untuk menyerang?” Ucapan itu membuat banyak orang terdiam beberapa saat. Kata-kata Xiao Tian tidak panjang, tetapi maknanya sangat jelas. Ia tidak berniat melawan seluruh pasukan yang datang secara langsung. Ia ingin menghancurkan pilar kekuatan mereka. Mendengar penjelasan Xiao Tian, rasa ngeri di hati orang-orang sedikit berkurang. Entah mengapa, walaupun hal itu tidak mudah, mereka mempercayai Xiao Tian tanpa syarat. Mungkin karena pemuda itu sering membuat keajaiban. Banyak dari mereka yang masih mengingat berbagai peristiwa sebelumnya. Dari saat Xiao Tian pertama kali muncul di Alam Hundun, hingga perubahan besar yang terjadi dalam waktu singkat. Ranah mereka meningkat dengan kecep
Puluhan juta kultivator yang sedang berlatih segera menghentikan gerakan mereka. Gelombang aktivitas yang sebelumnya memenuhi dunia itu berhenti hampir bersamaan. Benturan teknik yang tadi masih mengguncang udara mereda dalam waktu yang sangat singkat. Formasi besar yang sedang dibangun perlahan dibubarkan. Para kultivator yang sedang bertarung menarik kembali kekuatan mereka, lalu mengarahkan perhatian ke satu titik yang sama. Tuo Xun muncul bersama beberapa penguasa kota dan para komandan inti. Mereka segera memahami bahwa perintah Xiao Tian tidak mungkin keluar tanpa alasan. “Apakah mereka sudah tiba?” tanya Tuo Xun. “Mereka belum tiba di Alam Hundun. Jarak mereka masih sangat jauh. Kebetulan aku menempatkan banyak formasi pelacak di luar Alam Hundun. Salah satu formasi pelacak ku aktif. Sekarang mereka masih berjarak sembilan ratus juta mil. Mungkin dalam waktu tiga hari, mereka sudah sampai di sini,” jawab Xiao Tian. Ucapan itu membuat suasana yang semula hanya tegang ber
Kaisar Laut Timur berkata dengan suara yang semakin berat. “Dengan leluhur Istana Laut Timur memimpin pertempuran ini. Kalian semua hanya perlu menyaksikan bagaimana Alam Hundun dilenyapkan dari Alam Semesta Lautan Kosmik.” Gelombang aura dari miliaran kultivator mulai berubah. Keraguan yang sebelumnya muncul perlahan digantikan oleh keyakinan yang jauh lebih kuat. Di berbagai sektor, para komandan mulai mengangkat senjata mereka tinggi-tinggi. Penguasa-penguasa alam yang tadi masih berhati-hati kini mulai menunjukkan semangat yang jauh lebih besar. Miliaran pasukan di bawah mereka merasakan hal yang sama. Salah satu jenderal perang dari Istana Laut Timur berteriak keras. “Hidup Istana Laut Timur!” Teriakan itu segera diikuti oleh gelombang suara dari seluruh pasukan. “Hidup Istana Laut Timur!” “Hancurkan Alam Hundun!” “Hancurkan Alam Hundun!” Suara dari miliaran kultivator bergema di seluruh wilayah Istana Laut Timur. Langit di atas mereka bergetar oleh gelombang suara yang s
Gelombang pergerakan pasukan yang sangat besar mulai terbentuk. Tidak lama kemudian, Kaisar Laut Timur muncul di langit di atas wilayah utama tempat seluruh pasukan berkumpul. Tubuhnya berdiri tegak di kehampaan, memandang lautan manusia yang memenuhi daratan hingga ke cakrawala. Di bawahnya, miliaran kultivator dari berbagai alam berkumpul menunggu perintah. Wilayah utama Istana Laut Timur yang sangat luas itu sudah tidak lagi terlihat seperti wilayah kekaisaran, melainkan seperti samudra manusia yang tidak memiliki ujung. Formasi-formasi pasukan dari ratusan bahkan ribuan alam kecil dan menengah berdiri memenuhi setiap sektor yang telah disiapkan oleh Istana Laut Timur. Di bagian pusat, pasukan inti Istana Laut Timur berdiri dalam susunan yang jauh lebih rapi dan padat. Di luar mereka, para pasukan bantuan dari berbagai alam tersusun dalam blok-blok besar sesuai asal wilayah masing-masing. Masing-masing blok berisi jumlah yang sangat besar, dan jika keseluruhan susunan itu dilih
Di bagian tengah wilayah tersebut berdiri pasukan inti Istana Laut Timur. Susunan mereka jauh lebih teratur dibanding pasukan dari alam lain. Puluhan juta Penguasa Dewa Sejati dari Istana Laut Timur berdiri dalam barisan yang terpisah dari pasukan lain. Aura mereka membentuk lapisan tekanan yang jauh lebih kuat dibanding kultivator lain di sekitarnya. Kaisar Laut Timur sangat puas menyaksikan itu. Dia menyeringai dan tersenyum sinis saat menyaksikan lautan manusia. “Bocah, kamu pikir Istana penguasa bisa kamu singgung sesukanya. Sekarang akan ku perlihatkan kekuatan Istana Laut Timur yang sesungguhnya,” gumamnya penuh keangkuhan. Kaisar Laut Timur berdiri di atas Paviliun utama Istana Laut Timur, memandang pasukan yang terus berdatangan dari berbagai Alam. Paviliun itu berdiri sangat tinggi, sehingga seluruh wilayah mobilisasi dapat terlihat dengan jelas dari tempatnya berdiri. Dari sana, lautan pasukan itu tampak seperti arus yang tidak pernah berhenti. Setiap beberapa saat, sus
Di dalam aula istana, lantai batu yang keras mulai mengeluarkan retakan halus di bawah tekanan aura tersebut. Para pejabat tinggi Alam Huaxia yang berdiri di dalam aula merasakan tubuh mereka ditekan oleh kekuatan yang tidak mampu mereka lawan. Bahkan bagi mereka yang telah mencapai ranah tinggi, tekanan dari Penguasa Dewa Sejati peringkat delapan tetap merupakan kekuatan yang sulit ditanggung. Tetua Agung tetap berdiri dengan tenang di tempatnya, sementara aura miliknya terus menyelimuti seluruh Alam Huaxia. Wanlo merasakan tubuhnya sendiri menjadi berat. Ia sangat memahami makna dari tindakan Tetua Agung itu. Jika ia membuat keputusan yang salah, Tetua Agung tidak akan ragu menghancurkan seluruh Alam Huaxia. Wanlo akhirnya menundukkan kepalanya sedikit. “Tetua, aku akan mempersiapkan pasukan sesegera mungkin. Dan langsung pergi ke Istana Laut Timur,” ucapnya dengan berat hati. Begitu kalimat itu keluar dari mulut Wanlo, tekanan yang menyelimuti aula istana sedikit mereda. Wa




![Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]](https://acfs1.goodnovel.com/dist/src/assets/images/book/43949cad-default_cover.png)


