Home / Fantasi / Legenda Sang Immortal / Bab. 49. Su Li Xiu

Share

Bab. 49. Su Li Xiu

Author: Master KidOO
last update publish date: 2024-02-20 22:01:41

Ya, Fang Han benar-benar memfokuskan serangan pada satu titik. Itu tebasan yang diarahkan ke tengah-tengah dahi, tepat di antara dua alis. Bagi sebagian praktisi serangan seperti itu mungkin akan dianggap kejam dan tidak berperasaan.

Akan tetapi, beginilah kehidupan para cultivator yang sebenarnya. Mereka harus tegas saat menyerang, tidak peduli apakah itu hanya pertarungan biasa atau pertarungan hidup dan mati. Esensi dan niat sejati dari serangan harus keluar dan tidak boleh ada keraguan sama
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 120. Tangga Menuju Langit

    Akan tetapi, yang selanjutnya terjadi sama sekali tidak berjalan sesuai dengan harapan siapa pun. Setelah tiga jenis penghalang itu runtuh satu per satu, suara gemuruh tidak lantas mereda. Justru sebaliknya, seluruh Area Inti Tanah Salju Kuno bergetar semakin hebat, seolah-olah ada sesuatu yang selama ini tertahan kini berusaha bangkit ke permukaan.“Apa … ini belum berakhir?” salah satu kultivator bergumam dengan nada tidak percaya, matanya membelalak menatap tanah di hadapannya.“Mustahil … bukankah semua penghalang sudah hancur?” sahut yang lain, suaranya mulai bergetar, antara ragu dan cemas.Fang Han mengernyitkan keningnya. Pandangannya tetap tertuju ke depan, memperhatikan setiap perubahan sekecil apa pun. Ia tidak mengatakan apa-apa, tetapi sorot matanya menunjukkan kewaspadaan yang jauh lebih dalam dibandingkan yang lain.Di tengah tatapan semua orang, tanah yang tertutup salju tebal itu tiba-tiba retak. Retakan itu melebar dengan cepat, membelah permukaan seperti mulut rak

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 119. Menghancurkan Formasi Besar

    Orang-orang mulai memperhatikan langit di atas area inti Tanah Salju Kuno tampak begitu jernih. Matahari tergantung tinggi di angkasa, memancarkan cahaya keemasan yang hangat, sesuatu yang terasa begitu bertolak belakang dengan nama tempat ini. Fang Han berdiri dengan kedua tangan terlipat di belakang punggungnya. Tatapannya terarah lurus ke langit, tepat pada bola cahaya yang memancar terang di atas sana. Wajah Fang Han tenang, tetapi sorot matanya tampak dalam, seolah sedang menimbang sesuatu yang tidak terlihat oleh orang lain.Mereka semua menatap matahari itu dengan ekspresi berbeda-beda—ada yang bingung, ada yang ragu, ada pula yang mulai menyadari kejanggalan dari pemandangan tersebut.Setelah mendengar penjelasan Fang Han sebelumnya, banyak orang mulai memikirkan ulang apa yang mereka lihat sejak memasuki wilayah ini.Tanah Salju Kuno.Nama itu sendiri sudah menjadi petunjuk yang jelas. Tempat ini seharusnya adalah wilayah yang selalu tertutup oleh salju sepanjang tahun. U

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 118. Sebuah Formasi Besar

    Mereka kemudian segera memperhatikan apa yang dilakukan oleh banyak kultivator lainnya di sana. Banyak kultivator dari berbagai sekte dan klan telah berkumpul di depan penghalang tersebut.Beberapa di antara mereka mencoba menyerang dengan teknik pedang yang kuat. Ada yang memanggil api spiritual untuk membakar lapisan energi itu. Bahkan ada pula yang menggabungkan kekuatan bersama untuk menghantam penghalang dengan serangan gabungan.Namun hasilnya sama saja.Setiap serangan yang dilepaskan hanya menghasilkan riak kecil di permukaan penghalang, lalu segera menghilang tanpa meninggalkan bekas.Dentuman energi terdengar berulang kali.“Boom!”“Boom!”“Boom!”Namun tidak ada satu pun serangan yang berhasil membuat retakan pada tiga penghalang itu.Beberapa kultivator mulai mengerutkan kening.“Mustahil…”“Teknik pedangku bahkan bisa membelah gunung kecil, tapi penghalang ini bahkan tidak bergetar.”Seorang pria dari klan besar mencoba menggunakan jimat penghancur yang mahal. Jimat itu

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 117. Masalah Bersama

    Di area inti … angin panas berhembus pelan, namun cukup untuk membuat ujung jubah para kultivator berkibar tak beraturan. Udara terasa berat, seolah-olah setiap tarikan napas mengandung bara halus yang menggores paru-paru. Di hadapan mereka, tiga lapisan penghalang berdiri seperti tiga ujian yang memisahkan dunia luar dari misteri yang tersembunyi di dalam area inti.Dan kini, masalah yang dihadapi oleh semua orang di tempat itu, juga menjadi masalah yang harus dihadapi Fang Han—bagaimana cara memecah tiga lapisan penghalang tersebut dan masuk ke dalam area inti?Tidak ada jalan memutar. Tidak ada celah yang terlihat.Hanya ada penghalang yang harus dihancurkan. Lapisan pertama saja sudah sangat sulit untuk dipecahkan. Itu tidak hanya membutuhkan kerja sama, juga menguras Qi Sejati.Fang Han memandang dengan tenang, tetapi tatapannya tajam.Ia tidak hanya melihat api. Tapi merasakan struktur di baliknya.Energi roh yang menyelimuti kobaran itu bergerak dalam pola teratur—bukan kacau

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 116. Area Inti Tanah Salju Kuno

    Setelah menembus ke Ranah Yayasan Inti, Fang Han tidak langsung menghentikan kultivasinya melainkan masih terus duduk di tempat semula dan menstabilkan ranah kultivasi. Aura di sekeliling tubuhnya masih bergetar halus, Qi sejati di dalam dantiannya berputar dalam siklus yang lebih dalam dan lebih padat dibandingkan sebelumnya. Jika Fang Han menghentikan proses itu secara mendadak, fondasi yang baru saja terbentuk bisa menjadi tidak stabil.Fang Han menarik napas perlahan. Setiap helaannya terasa berbeda.Qi Sejati yang ia serap kini seperti memiliki saluran yang lebih luas, aliran meridian terasa lebih lancar dan kuat. Namun justru karena lonjakan itulah, ia tidak berani ceroboh.“Stabilkan dulu … jangan terburu-buru.” Fang Han berkata-kata di dalam.Ia terus memutar Qi, menghaluskan sisa-sisa gejolak energi yang masih bergema akibat penembusan ranah. Inti Yayasan di dalam dantiannya berdenyut lembut, memancarkan cahaya redup namun mantap.Proses itu tanpa disadari Fang Han telah m

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 115. Ranah Yayasan Inti

    Karena telah bersama Su Li Xiu kembali, Fang Han tidak langsung mengajak gadis itu ke area yang paling berbahaya, melainkan terlebih dahulu mempersiapkan segalanya dengan cermat. Fang Han memahami bahwa perjalanan mereka ke depan tidak akan mudah. Bahaya bisa muncul kapan saja, dan jika fondasinya sendiri belum benar-benar kokoh, maka bukan hanya dirinya yang akan terancam, tetapi juga Su Li Xiu.Fang Han menoleh sekilas ke arah gadis itu. Su Li Xiu berdiri tidak jauh darinya, pakaian birunya berkibar pelan tertiup angin lembah, wajahnya tampak tenang namun sorot matanya menyimpan kepercayaan penuh padanya. Justru karena kepercayaan itulah Fang Han semakin tidak ingin bertindak gegabah.“Li Xiu’er, Aku tidak akan masuk terlalu dalam dulu,” ujar Fang Han pelan.Su Li Xiu mengangkat alisnya sedikit. “Fang Han Gege, memiliki rencana lain?” tanyanya ringan, nada suaranya terdengar menggoda.Fang Han tersenyum tipis. “Iya, aku tidak ingin ceroboh.”Dia kemudian menambahkan dengan nada s

  • Legenda Sang Immortal   Bab. 95. Pertukaran Item (2)

    Setelah menghitung orang-orang yang hadir, Fang Han segera menarik kembali kesadaran spiritual miliknya. Dia tidak ingin orang lain merasa ditemukan oleh orang-orang yang memiliki tingkat kesadaran spiritual lebih tinggi darinya.Pada saat itu, salah seorang wanita dengan postur tubuh anggun, berjala

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Legenda Sang Immortal   Bab. 97. Perasaan Krisis

    Sekarang orang yang ada di tengah-tengah peron batu mengeluarkan meja, kertas jimat, dan lain-lainnya. Dia benar-benar bersiap memamerkan skil melukis jimat di depan semua orang.Fang Han memperhatikan alat-alat yang dikeluarkan dan diletakkan di atas meja oleh orang tersebut.Ada dua hal yang menarik

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Legenda Sang Immortal   Bab. 96. Pertukaran Item (3)

    Fang Han belum keluar untuk coba melelang pil miliknya. Orang-orang yang melelang barang masih belum terlihat berakhir. Pada saat ini, salah satu pelelang telah menarik perhatian Fang Han. Orang ini berkata dengan santai dan pembawaan yang menarik dia coba mendapatkan perhatian semua orang. “Saudar

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Legenda Sang Immortal   Bab. 93. Tiba Di Lembah Salju Utara

    “Tuan, ini baru pertama kalinya kami melihat trik yang dimainkan orang itu. Dia membawa keluar putri yang tidak sadarkan diri itu dengan mengatur banyak pengiriman—” Prajurit itu terlihat semakin takut dan menundukkan kepala, tidak berani menatap Hong Long.Dia bernama Leng Xuan, Orang ini tahu, sika

    last updateLast Updated : 2026-03-31
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status