Inicio / Rumah Tangga / Lelaki Plus-Plus / Bab 62 : Belum Siap

Compartir

Bab 62 : Belum Siap

Autor: Ichageul
last update Última actualización: 2026-02-07 21:46:58

Kehidupan rumah tangga Kalandra dan Alya tetap berjalan seperti biasanya. Kondisinya masih tetap sama, masih belum ada komunikasi yang berarti di antara keduanya. Alya masih cenderung membatasi interaksi dengan suaminya.

Hanya Nabila yang menjadi penghubung keduanya. Kadang Kalandra memanfaatkan anaknya agar bisa berdekatan dengan Alya. Untung saja Nabila mau membantunya. Terlebih anak itu terlihat senang ketika melihat kedua orang tuanya berdekatan.

Setiap malam, Nabila selalu ingin ditemani
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Lelaki Plus-Plus   Bab 64 : Nabil Ngantuk

    “Nabil akan tetap berada di ICU.” Alya mengambil lembaran kertas tersebut kemudian merobeknya. Kalandra yang merasa kesal, meminta formulir lain pada sang perawat. Melihat perdebatan pasangan suami istri itu, membuat perawat tersebut bingung. Di tengah perdebatan Kalandra dan Ayla, Bayu mendekat. Pria itu mengatakan kalau Nabila sudah bisa ditengok. Setelah mengenakan pakaian steril, pasangan tersebut segera masuk ke dalam ruang ICU. Alya hampir saja menangis melihat anaknya terbaring lemah dengan banyak peralatan medis menepel di tubuhnya. Kalandra langsung mendekat lalu memegang tangan anaknya. “Nabil..” “Papa..” suara Nabil terdengar pelan dan lemah. “Sayang,” Alya mendekati anaknya kemudian mencium kening Nabila. “Sehat-sehat ya, sayang. Nabil anak yang kuat,” suara Alya bergetar menahan tangis yang hendak meledak. Nabila memandangi kedua orang tuanya bergantian. Wajah keduanya nampak sedih dan cemas. Sebisa mungkin anak itu mencoba tersenyum agar kedua orang tuanya tidak

  • Lelaki Plus-Plus   Bab 63 : Kritis

    Kalandra terbangun saat mendengar teriakan Alya. Buru-buru pria itu masuk ke dalam kamar. Nampak Alya tengah mengguncang tubuh Nabila yang tak kunjung bergerak. “Kenapa, sayang?” “Nabil, Mas. Nabil…” Kalandra segera memeriksa keadaan anaknya. Dia masih bisa merasakan hembusan nafas anaknya, namun denyut nadinya sangat lemah. Tanpa pikir panjang, pria itu langsung mengangkat tubuh Nabila. “Hubungi dokter Bayu, kita ke rumash sakit sekarang.” Tanpa menunggu jawaban Alya, Kalandra langsung keluar kamar. sambil membopong tubuh Nabila, pria itu berjalan cepat ke rumah sakit. Di belakangnya Alya menyusul dengan tergesa. Tak lupa wanita itu menghubungi Bayu. Sambil terus berjalan, Alya menunggu sampai Bayu menjawab panggilannya. “Halo.” “Mas.. Nabil, Mas. Nabil pingsan lagi.” “Kamu di mana sekarang?” “Mas Andra dan aku lagi jalan ke rumah sakit.” “Ya sudah, aku tunggu di IGD.” Dengan nafas terengah, akhirnya Kalandra tiba juga di IGD rumah sakit. Bayu yang sudah menunggu di sana

  • Lelaki Plus-Plus   Bab 62 : Belum Siap

    Kehidupan rumah tangga Kalandra dan Alya tetap berjalan seperti biasanya. Kondisinya masih tetap sama, masih belum ada komunikasi yang berarti di antara keduanya. Alya masih cenderung membatasi interaksi dengan suaminya. Hanya Nabila yang menjadi penghubung keduanya. Kadang Kalandra memanfaatkan anaknya agar bisa berdekatan dengan Alya. Untung saja Nabila mau membantunya. Terlebih anak itu terlihat senang ketika melihat kedua orang tuanya berdekatan. Setiap malam, Nabila selalu ingin ditemani tidur oleh kedua orang tuanya. Tentu saja Kalandra dengan senang hati mengabulkan keinginan anaknya. Setiap malam dia selalu menemani Nabila sampai tertidur. Namun setelahnya dia cukup tahu diri untuk pindah ke kamar sebelah. Malam ini, seperti biasa Nabila minta ditemani kedua orang tuanya. Alya selalu mengambil di pojok dekat tembok, sementara Kalandra berada di bagian sisi. Nabila berbaring telentang sambil memegangi tangan kedua orang tuanya. Dia masih mengajak keduanya untuk berbicara.

  • Lelaki Plus-Plus   Bab 61 : Hati yang Tersakiti

    Setengah jam kemudian Kalandra sampai di café bersama dengan Nabila. Pria itu terkejut melihat Yulia sedang bersama dengan istrinya. “Apa yang kamu lakukan di sini?” berang Kalandra. “Aku merindukan mu,” jawab Yulia dengan nada manja. Alya nampak kesal karena Yulia melakukan itu di depan Nabila. Anak itu hanya melihat pada orang tuanya dan Yulia bergantian, tanpa anak itu tahu apa yang sedang terjadi. Alya segera berdiri kemudian memeluk lengan Kalandra dengan mesra. Matanya melihat pada Yulia penuh kemenangan. Kalandra cukup terkejut dengan apa yang dilakukan istrinya, namun pria itu tentu saja memanfaatkan situasi yang terjadi. dia melepaskan pegangan Alya di lengannya kemudian menarik pinggang sang istri. “Apa kamu lama menunggu, sayang?” “Ngga, Mas. Apa pekerjaannya sudah selesai? Maaf kalau aku mengganggu pekerjaan Mas.” “Ngga apa-apa.” “Mama.. tadi Papa jualan mobil. Papa bisa juga tiga mobil, Ma,” celetuk Nabila dengan nada bangga. Sambil bermain sendiri, Nabil

  • Lelaki Plus-Plus   Bab 60 : Istri Sah vs Jablay

    Karena Kalandra membawa pulang Nabila, mau tidak mau Alya pun ikut pulang ke rumah. Wanita itu membawa kembali semua barang-barang yang dibawa sebelumnya. kembalinya wanita itu bukan karena sudah memaafkan suaminya, tapi hanya demi Nabila. Biar bagaimana pun anak itu masih butuh kasih sayang dan perhatian kedua orang tuanya. Kehidupan rumah tangga Kalandra dan Alya berjalan seperti biasanya, namun suasananya sudah jauh berubah. Sekarang seolah ada jarak tidak terlihat di antara pasangan suami istri tersebut. Alya tetap menjalankan kwajibannya sebagai istri, menyiapkan makan, mencuci dan menyetrika baju suaminya dan membereskan rumah. Namun tidak ada komunikasi di antara keduanya. Untuk meminta Kalandra makan saja, Alya meminta Nabila yang menjadi perantara. Wanita itu masih belum mau membuka komunikasi dengan suaminya. Takut hanya ada pertengkaran saja di antara mereka. Kalandra sendiri memilih mengikuti apa yang diinginkan istrinya, walau hatinya sakit melihat sikap diam Alya. Tap

  • Lelaki Plus-Plus   Bab 59 : Rindu Papa

    Cecaran pertanyaan diberikan oleh Bayu. Pria itu dilanda kecemasan. Takut kalau perselisihan yang terjadi antara Alya dan Kalandra karena masalah tempo hari. Di mana Kalandra memergokinya tengah memeluk bahu Alya. “Mas Andra ada di rumah. Aku sedang ingin saja tinggal di sini.” “Kamu ada masalah dengan suami mu? Apa karena kejadian waktu itu?” “Bukan Mas, bukan karena itu. Aaku memang ada masalah dengan Mas Andra, tapi ngga ada hubungannya dengan Mas.” “Jangan bohong, Al. kalau memang masalah mu dengan Andra karena itu, aku akan menemui dan menjelaskan semuanya padanya.” “Aku ngga bohong. Semua ngga ada hubungannya dengan Mas. Ini masalah pribadi kami.” Bayu tidak memaksa lagi dan mempercayai saja apa yang dikatakan oleh Alya. Matanya kembali melihat pada Nabila. Mata anak itu masih terpejam, namun tidurnya Nabila nampak gelisah. Bibirnya terus bergerak, satu kata yang terus keluar dari mulutnya, Papa. “Sebaiknya kamu hubungi Andra. Sakitnya Nabil karena dia merindukan Ayahnya.

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status