Short
Liana yang Tidak Pernah Menjadi Miliknya

Liana yang Tidak Pernah Menjadi Miliknya

By:  MaudyCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
11Chapters
37views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Di hari pernikahanku, musuh bebuyutanku menginjak pedal gas dalam-dalam dan menabrakkan mobilnya ke mobil pengantin. Dia berpikir jika tidak bisa mendapatkanku, lebih baik kami mati bersama. Namun, pada akhirnya dia mengalami luka parah, sementara aku kehilangan ingatan. Dengan kaki yang patah, dia menyeret langkahnya sambil memelukku dengan penuh suka cita, lalu mengatakan bahwa dirinya adalah kekasihku. Setelah menikah, Aldo memperlakukanku layaknya harta yang paling berharga selama 5 tahun. Sampai akhirnya, dia merasa bosan. Di acara kumpul bersama, muncul seorang gadis muda. Sifat dan penampilannya sangat mirip denganku di masa lalu. Dengan tersenyum jahil, dia bersikeras mengajakku bermain permainan yang bernama “Aku punya, kamu tidak punya”. “Aku pernah berselingkuh dengan bos.” “Bos bahkan mencuri cincin pernikahan istrinya dan memberikannya padaku. Selain itu ....” Dia tersenyum penuh tantangan dan kesombongan. “Ada seorang anak di dalam kandunganku. Usianya sudah 4 bulan.” “Kakak Ipar, kamu kalah. Sebagai hukumannya, selama 6 bulan ke depan Tuan Roove jadi milikku, ya? Dia sudah berjanji akan menemaniku melahirkan.” Semua orang yang hadir langsung terdiam, bahkan tidak berani bernapas terlalu keras. Hanya Aldo yang bergantian menatapku dan gadis itu secara mendalam. Setelah terdiam cukup lama, barulah dia membuka mulut. Namun aku sudah malas mendengar jawabannya. “Baiklah. Ambil saja.”

View More

Chapter 1

Bab 1

Ekspresi Aldo segera berubah. Dia belum tahu bahwa ingatanku telah pulih.

Sebelum dirinya, orang yang benar-benar kucintai bernama Ricky.

Wajahnya sangat tampan, sifatnya sangat liar, dan dia adalah orang yang tidak akan membiarkan siapa pun lolos begitu saja setelah menyakitinya.

Dan sifatku sama dengannya.

Aldo sudah tamat ….

….

“Liana, dengarkan penjelasanku. Aku sudah memperingatkannya agar tidak bicara sembarangan. Dia sendiri yang ….”

Aldo mendekat dan hendak meraih tanganku. Namun aku mengangkat kaki dan menahan bahunya dengan ujung kakiku, lalu mendorongnya sedikit ke arah gadis itu.

Arin langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk mengait lengannya, lalu mengangkat dagu dengan senyum penuh kesombongan.

“Kenapa tegang begitu? Sebelumnya kamu sudah berkali-kali mengingatkanku agar tidak membuat keributan di hadapannya. Kukira sehebat apa dirinya, ternyata ....”

Dia memiringkan kepala, lalu mengamatiku dari atas sampai bawah dengan tatapan penuh penghinaan.

“Lihatlah. Bukankah dia sangat mudah dihadapi? Aku sudah melakukan semua ini, tetapi dia bahkan tidak berani berkata apa-apa. Benar-benar menyedihkan!”

“Ayo, ayah dari anakku, pulanglah bersamaku. Buatkan makanan untuk ibu hamil, ya ….”

Namun, Aldo tidak bergerak sedikit pun. Tatapannya tetap tertuju padaku.

Mungkin sikapku yang begitu acuh membuatnya tidak senang. Dia ingin mencari secuil emosi di wajahku.

Aku mengangkat 3 jari perlahan, lalu berkata sambil tersenyum tipis.

“Siapa yang mengizinkan kalian pergi? Ayo lanjut bermain.”

“Pertama, aku punya akta nikah. Aku bukan wanita simpanan.”

Langkah Arin terhenti dan senyumnya membeku.

“Kedua, sebenarnya aku punya banyak cincin pernikahan. Dia beli semua cincin yang pernah kulihat di etalase agar bisa kuganti-ganti. Yang dicuri itu justru cincin yang paling tidak kusukai dan paling tidak berharga.”

Wajahnya benar-benar menggelap, sementara sorot matanya mulai memancarkan bahaya.

Teman-teman Aldo segera mencoba menengahi.

“Kakak Ipar, jangan dilanjutkan! Arin terkenal sebagai wanita cantik yang gila. Jika sudah membuatnya marah, dia bisa melakukan apa saja!”

Aku tersenyum tipis, lalu mengalihkan pandangan ke perut bawahnya.

“Ketiga, Aldo pernah merasakan sendiri sakitnya kontraksi persalinan. Katanya terlalu sakit dan tidak tega melihatku menderita, jadi dia berencana untuk tidak memiliki anak seumur hidup, atau mengadopsi seorang anak.”

“Jadi kupikir ... mungkinkah dia menyuruh orang lain melahirkan anak untukku?”

Wajah Arin seketika berubah sangat buruk.

Aku menurunkan jari-jariku lalu tersenyum kepadanya, “Kamu kalah.”

Suasana mendadak begitu sunyi hingga terasa mencekam.

Setelah beberapa saat, semua orang baru tersadar dan mulai berbicara untuk mencairkan suasana.

“Kakak Ipar sebenarnya tidak tega meninggalkan Kak Roove. Lihat saja, sampai berusaha keras untuk memenangkan Kak Roove kembali!”

“Sudahlah, sudahlah. Ini hanya permainan, jangan dianggap serius. Kakak Ipar, Arin, kalian berdua jangan banyak bicara lagi ….”

Aldo jelas terlihat lega. Dia segera melepaskan pergelangan tangan Arin, lalu berjalan menghampiriku sambil tersenyum.

Namun, aku menggeleng dan menatap Arin dengan senyum lebar.

“Aldo, biarkan dia menjadi milikmu. Sebagai hukumannya, aku menginginkan anakmu.”

“Perempuan jalang, kamu mau mati, ya? Anak yang susah payah kulahirkan tentu hanya akan mengakuiku sebagai ibunya ....”

Aku menopang dagu sambil tersenyum, lalu memotong ucapannya.

“Maksudku, aku menginginkannya sekarang.”

Sebuah pisau buah perlahan didorong ke arah Arin. Pantulan pada bilah pisau itu memperlihatkan wajahnya yang penuh amarah dan rasa tidak percaya.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
11 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status