แชร์

Bab 159 Kepergok Wati

ผู้เขียน: Jackie Boyz
last update วันที่เผยแพร่: 2026-07-28 08:02:53

Keesokan harinya, Devan lebih dulu bangun dari atas ranjang. Devan melihat Yuyun masih rebah di atas ranjang dengan tubuh berbalut sehelai selimut dengan poosisi miring memunggunginya. Devan keluar dari dalam kamarnya untuk pergi mandi. Dia melihat beberapa orang sudah duduk di ruang makan untuk menikmati sarapan, hanya Yuyun yang masih berada di dalam kamar.

Wati baru keluar dari dalam kamarnya, dia sudah bersiap pergi pagi ini.

“Bang? Nggak sarapan?” tanya Wati sambil berjalan menuj
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 184 Nonstop

    “Oukhh, Dev, akh, enak sekali Dev, oukhh, terus Dev, aku pengen muncrat lagi, oukhhh, emhh, Dev, aakhh, sshhh, terus sayang, aahhhh,” pinta Amina dengan nada merengek, napas Amina dan Devan sama-sama tersengal. Mereka berdua memadu cinta dengan sangat bergairah.“Emhh, Mi, oukhh, pepek Mami memang sangat enak, oukhh, akh, ah, ah,” timpal Devan sambil terus mendorong kejantanannya menusuk-nusuk liang intim Amina yang kini terpampang di depan kedua matanya.Cairan mereka berdua sudah menyatu dan meleleh keluar, membasahi area intim Amina seluruhnya. Devan membungkuk lalu melumat bibir wanita yang memiliki status sebagai ibu tirinya itu. Status hanya status, semuanya tidak dipikirkan lagi, yang ada saat ini hanya nafsu dan gairah dari masing-masing pihak yang ingin disalurkan.Amina menjulurkan lidahnya, Devan melahapnya sambil terus menyodok liang basah Amina. Sejenak Devan melepaskan tautan bibir mereka berdua lalu menarik lingkar dada Amina turun hingga bukit putih mulus

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 183 Gairah liar Mami

    Darto merasa tidak pernah puas melakukan hubungan intim dengan Yuyun, hari semakin larut. Jam sudah menunjukkan pukul satu pagi dan Darto masih terus menggenjot liang basah Yuyun dengan posisi Yuyun bertelungkup di atas tubuhnya. Sambil meremas-remas bokong Yuyun, Darto menyodok dan menusuk-nusuk liang intim Yuyun dari sisi bawah.“Ah, ah, ah, ah, Yun, oukhh, aku merasa senang oukhh, enak sekali pepekmu oukhh, sshhh Yun, aku ketagihan,” ujarnya sambil terus mengangkat bokongnya naik hingga tubuh telanjang Yuyun di atas tubuhnya ikut bergerak naik akibat sodokan Darto.“Pak, emhh, ahhh, Bapak, sshh, oukhh, aku keluar lagi, ukhhh, ahhh, ssshhh, mhhh, enghh,” desah Yuyun sambil melumat bibir Darto dengan penuh nafsu. Yuyun mengusap pipi Darto dengan sentuhan lembut dan mesra. Perlakuannya tersebut membuat Darto semakin gencar menusuk-nusuk liang intim Yuyun dengan lebih cepat dan penuh semangat.“Paaak, oukhhh, Paaak, emhh, oukhh, sshhh, ahhh, Bapak, oukhh,” pekik Yuyun lan

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 182 Menikmati

    “Bapak, sshh, ahhh, mhhh, aahhh, akh, Bapak, awh, akh,” pekik Yuyun, wanita itu memukul lengan Darto yang memeluk kedua pahanya erat-erat. Yuyun merasakan area intimnya habis dimainkan oleh bibir dan lidah panas Darto.“Enak, kan? Kamu kesal sama aku, kamu tahu aku nggak bisa ke sini kalau belum bikin Amina tidur?” tanyanya pada Yuyun.Yuyun memijit pelipisnya sendiri lalu menatap Darto yang kini merangkak naik di atas tubuhnya sambil menyingkap gaun tidur Yuyun hingga ke leher, sambil menekan-nekan tongkatnya masuk perlahan Darto memilin puting Yuyun yang kencang.“Sshhh, awh, Bapak, emhh, akhhh,” desah Yuyun ketika Darto sengaja menekan tongkatnya lalu menariknya kembali dengan tiba-tiba. Yuyun merasa sangat bernafsu tapi juga merasa dipermainkan oleh Darto dengan sengaja.“Masih marah kamu?” tanya Darto dengan suara berbisik seraya mulai menggesek liang Yuyun dengan tongkatnya. “Gimana? Enak? Aku gesek kasar mau?” tawarnya lalu melumat bibir Yuyun.Yuyun meran

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 181 Menjenguk menantu

    Sampai di dalam kamar, Darto langsung melepaskan kaos santainya dan hanya mengenakan kolornya. Amina baru saja masuk ke dalam kamar, Darto langsung menarik tangan Amina hingga tubuh Amina jatuh ke dalam pelukan.“Ibu marah sama aku, sejak sore cemberut,” tanya Darto. Darto menatap wajah murung Amina, dia menatap Amina menggigit bibir bawahnya sambil menggeliat di dalam dekapan lengannya. Darto sudah tidak bisa bersabar karena Amina hanya diam saja. Darto tidak mau membuang waktu, dia langsung melumat bibir Amina lalu menciumi lehernya sambil meremas-remas dada Amina. Darto memilih putingnya lalu memelintir dari luar gaun tidur tipis Amina yang tidak ada apa pun lagi di balik gaun tipis warna merah muda tersebut.“Emmhh, emhh, emhh, Paaak, umhh,” lenguh Amina dalam lumatan bibir Darto.“Sakit Bu, hem? Pepekmu ini bikin aku gemas, aku pengen usap, boleh ya?” tanya Darto sambil beralih pada selangkangan Amina dan mengusap kasar kewanitaan Amina dari luar gaun yang hanya seb

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 180 Ajakan Amina

    Yuyun agak kesal, jadi dia sengaja menyalakan kembali motornya dan memasuki garasi dengan mengendarai motornya. Saat masuk ke dalam dia melihat samar-samar Amina dan Anto saling melumat bibir satu sama lain lalu mereka terkejut dan Amina buru-buru keluar dari dalam mobilnya. Berikutnya Anto. Amina menatap kesal ke arah Yuyun seakan Yuyun sudah membuat misinya gagal.Amina sampai lupa kalau kancing pada sisi atas gaun ketatnya masih belum dikancingkan dan putingnya terlihat keluar.Yuyun menatap bulatan putih dan kencang yang sangat montok itu, kedua puting Amina basah seperti baru saja dijilat.Yuyun sengaja tidak menegur dan membiarkan Amina berlalu dengan penampilan seperti itu menuju ke pintu samping rumah. Yuyun melepaskan helm dari kepalanya lalu meletakkan di rak garasi.Melihat Anto masih berdiri di samping mobil di dalam garasi dengan cahaya temaram itu, Yuyun segera menegurnya.“Kamu nggak ke beranda? Atau ke dapur minta Rinten menyiapkan jatah makan mal

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 179 Mendesak Yuyun

    “Kamu memang sangat pintar dan cerdas,” puji Rangga pada Yuyun lalu menarik tepi celana dalam Yuyun ke samping dan menyentuh bukit berbulu tersebut sambil menyesap bukit kenyal Yuyun. “Mas Rangga, emhhh, enghh, oukhhh,” Rengek Yuyun seraya menjejakkan kedua kakinya di atas sofa. Yuyun mengapitkan kedua kakinya sambil meremas tengkuk Rangga. Rangga terkejut karena biasanya Yuyun akan membuka pahanya lebar-lebar agar dia menyesap liang intim Yuyun. Kali ini Yuyun memperlakukannya dengan agak berbeda. “Kenapa? Nggak mau aku sentuh?” tanya Rangga terang-terangan dengan wajah agak kesal. Yuyun menelan ludahnya, sebenarnya Yuyun bukan ingin menolak, tapi entah kenapa dia agak lelah dan ingin pulang ke rumah lebih awal untuk beristirahat. Rangga menarik lepas celana dalam Yuyun, dia juga membuka seluruh baju Yuyun hingga tubuh Yuyun telanjang tanpa penutup lagi. “Malah diam?” tegur Rangga dengan nada tidak senang. “Mau,

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 1 Panasnya ibu tiriku

    Pagi-pagi sekali Sarinten menyiapkan sarapan untuk keluarga Darto. Janda berusia tiga puluh dua tahun beranak satu tersebut sudah enam bulan bekerja di kediaman Darto sejak diceraikan oleh suaminya.Darto memiliki istri sambung bernama Amina, wanita berusia empat puluh tahun pengelola empat toko pe

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 2 Layani aku

    Brak! Saking terburu-buru sampai terdengar gebrakan keras di pintu. Sarinten bersembunyi di belakang punggung Devan, wanita itu malah merangkul pinggang Devan.Yuyun mendengar suara pintu terbuka dan tertutup kembali langsung berbalik dan mengetuk pintu kamar mandi. “Mas! Mas Devan di dalam? Burua

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 3 Istri Majikan yang menggoda

    Tak lama kemudian, Darto dan Amina berjalan bersama-sama menuju ke ruang makan. Seperti biasa Amina mengenakan baju terusan ketat sepanjang lutut. Kedua bahu jenjangnya tampil mulus karena baju yang dikenakan Amina hanya sampai sebatas dada.Anto hampir memuntahkan kopinya menatap kedua bola yang h

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 66 Kelelahan

    Yuyun sebenarnya merasa lelah karena belakangan ini dia sering bercinta dengan Darto. Tidak ada waktu untuk memikirkan Rangga karena tubuhnya sudah tidak mampu menerima sentuhan intim dari Rangga. Yuyun sampai melamun dalam pelukan Rangga."Kamu kenapa? Ada yang mengganggu pikiran kamu, Yun?"

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status