Share

Bab 2 Layani aku

Author: Jackie Boyz
last update publish date: 2026-02-13 14:17:47

Brak!

Saking terburu-buru sampai terdengar gebrakan keras di pintu. Sarinten bersembunyi di belakang punggung Devan, wanita itu malah merangkul pinggang Devan.

Yuyun mendengar suara pintu terbuka dan tertutup kembali langsung berbalik dan mengetuk pintu kamar mandi. “Mas! Mas Devan di dalam? Buruan keluar, anak-anak harus ke sekolah. Aku mau pergi ke kantor!” Teriak istri Devan dari luar pintu.

“Ukh! Keras Yun, aku masih buang air ini, keras sekali, uukhh!” Devan memencet batang hidungnya s
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 188 Gairah Darto yang sangat liar

    Napas Yuyun tersengal, dadanya nampak naik turun, Yuyun meremas-remas tengkuk Darto menggunakan tangan kanannya, sementara tangannya yang lain menyangga tubuhnya hingga posisi tubuhnya menjadi setengah condong ke belakang di atas meja dapur, kedua pahanya mengangkang lebar lantaran bibir Darto masih sibuk menikmati selangkangan Yuyun. Lidah basah dan panas Darto menyapu ke atas kacang kecil di antara bibir area intim Yuyun."Sssshhhh, Pak, ouhhhhhh," desah Yuyun dengan kedua mata mengerjap nikmat. Yuyun menelan ludahnya berulang kali. Sapuan lidah Darto sangat kasar dan panas, tubuh Yuyun sudah basah oleh keringat akibat permainan barusan. Entah kenapa Darto begitu lama menikmati area intim Yuyun dengan bibirnya seolah merasa begitu lapar dan haus dengan cairan yang Yuyun keluarkan di sisi bawah tubuhnya.Darto merobek celana dalam Yuyun lalu menyibak bibir area intim Yuyun ke samping kiri dan kanan, tidak hanya menjilatinya Darto kembali menyedot biji kecil di antaranya.

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 187 Tidak tahan melihat Yuyun

    Mendengar ucapan Darto yang begitu tergila-gila pada Amina, Wati hanya bisa menggelengkan kepalanya. Di ruang depan, Sarinten mengetuk pintu kamar Yuyun. "Neng Yuyun, ke kantor apa tidak? Sudah jam enam," ucap Sarinten sambil mengetuk pintu kamar Yuyun. Sarinten tidak mendengar jawaban tapi dia mendengar suara langkah kaki mendekat ke pintu. "Ya, aku sudah bangun, Ten. Buatkan aku kopi ya?" Pintanya pada pelayan rumah tersebut. Sarinten menganggukkan kepalanya. "Iya Neng, aku buatkan dulu," ujarnya sambil berlalu pergi ke dapur. Di ruang makan Sarinten melihat Darto kembali duduk seorang diri, dia melewatinya dan terus berjalan menuju ke dapur untuk membuatkan kopi Yuyun. Darto melihat Yuyun berjalan menuju ke ruang makan dengan gaun tidur warna peach, gaun tipis tersebut memperlihatkan pinggang ramping Yuyun di dalamnya serta pusarnya. Yuyun mengenakan stelan penutup dada dan penutup intim berenda yang

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 186 Seksinya Mami

    "Padahal aku masih pengen genjot tapi Amina sudah tidur duluan," keluh Darto sambil menatap bulu-bulu halus yang lebat pada area intim Amina. Jika Amina tertidur pulas maka tidak ada gunanya Darto mendorong tongkatnya dari liang Amina. Darto memutuskan untuk menyudahi aktivitas tersebut.Darto pergi mandi lalu keluar dari dalam kamarnya. Hari sudah hampir pukul setengah enam pagi.Sarinten sudah menyajikan beberapa menu di atas meja makan.Di sisi lain, Yuyun dan Devan sama-sama masih terlelap dalam tidurnya. Pasangan itu nampak sangat kelelahan. Tidak ada tanda-tanda bahwa mereka akan terjaga dalam waktu singkat.Darto melihat rumah sepi, dan hanya ada Sarinten yang sibuk menyiapkan sarapan pagi.Melihat Darto celingukan pikir Sarinten Darto sedang mencari seseorang."Pak Darto nyari siapa?" Tanyanya pada Darto.Darto menoleh ke arah Sarinten yang sedang membawa sayuran ke meja makan."Sepi sekali? Bukannya Devan sama Wati sudah pulang?" Tanyanya ser

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 185 Sepanjang malam

    Gerakan bokong Amina semakin liar, Amina terlihat akan kembali sampai pada klimaksnya. Devan menatap buah dada yang montok Amina berada dalam remasan tangannya. Pikir Devan Amina akan tiba pada klimaksnya tidak lama lagi. Dan tidak lama setelah Devan memilin kedua putingnya Amina melenguh dan berbicara dengan penuh kenikmatan yang dirasakan.“Dev, aku mau keluar lagi, oukhh, emhh, ukhh, ahhh, sshhh, Dev, akhhhh, aaaaaaakhhh!” pekik Amina sambil membungkuk, bokong Amina masih aktif bergerak memukul-mukul organ intim Devan dengan liangnya yang ditarik dan dipukulkan ditekan masuk ke dalam liangnya.“Mami memang sangat lihai tentang masalah di ranjang,” puji Devan sambil tersenyum lalu meremas bokong montok Amina.“Bisa saja kamu,” balas Amina dengan wajah memerah lalu melumat bibir Devan.“Buah dada Mami putih dan montok, selalu terlihat menonjol dan menarik dengan gaun seksi yang Mami kenakan sehari-hari,” ucap Devan pada Amina.“Kamu suka?” tanya Amina dengan waj

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 184 Nonstop

    “Oukhh, Dev, akh, enak sekali Dev, oukhh, terus Dev, aku pengen muncrat lagi, oukhhh, emhh, Dev, aakhh, sshhh, terus sayang, aahhhh,” pinta Amina dengan nada merengek, napas Amina dan Devan sama-sama tersengal. Mereka berdua memadu cinta dengan sangat bergairah.“Emhh, Mi, oukhh, pepek Mami memang sangat enak, oukhh, akh, ah, ah,” timpal Devan sambil terus mendorong kejantanannya menusuk-nusuk liang intim Amina yang kini terpampang di depan kedua matanya.Cairan mereka berdua sudah menyatu dan meleleh keluar, membasahi area intim Amina seluruhnya. Devan membungkuk lalu melumat bibir wanita yang memiliki status sebagai ibu tirinya itu. Status hanya status, semuanya tidak dipikirkan lagi, yang ada saat ini hanya nafsu dan gairah dari masing-masing pihak yang ingin disalurkan.Amina menjulurkan lidahnya, Devan melahapnya sambil terus menyodok liang basah Amina. Sejenak Devan melepaskan tautan bibir mereka berdua lalu menarik lingkar dada Amina turun hingga bukit putih mulus

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 183 Gairah liar Mami

    Darto merasa tidak pernah puas melakukan hubungan intim dengan Yuyun, hari semakin larut. Jam sudah menunjukkan pukul satu pagi dan Darto masih terus menggenjot liang basah Yuyun dengan posisi Yuyun bertelungkup di atas tubuhnya. Sambil meremas-remas bokong Yuyun, Darto menyodok dan menusuk-nusuk liang intim Yuyun dari sisi bawah.“Ah, ah, ah, ah, Yun, oukhh, aku merasa senang oukhh, enak sekali pepekmu oukhh, sshhh Yun, aku ketagihan,” ujarnya sambil terus mengangkat bokongnya naik hingga tubuh telanjang Yuyun di atas tubuhnya ikut bergerak naik akibat sodokan Darto.“Pak, emhh, ahhh, Bapak, sshh, oukhh, aku keluar lagi, ukhhh, ahhh, ssshhh, mhhh, enghh,” desah Yuyun sambil melumat bibir Darto dengan penuh nafsu. Yuyun mengusap pipi Darto dengan sentuhan lembut dan mesra. Perlakuannya tersebut membuat Darto semakin gencar menusuk-nusuk liang intim Yuyun dengan lebih cepat dan penuh semangat.“Paaak, oukhhh, Paaak, emhh, oukhh, sshhh, ahhh, Bapak, oukhh,” pekik Yuyun lan

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 1 Panasnya ibu tiriku

    Pagi-pagi sekali Sarinten menyiapkan sarapan untuk keluarga Darto. Janda berusia tiga puluh dua tahun beranak satu tersebut sudah enam bulan bekerja di kediaman Darto sejak diceraikan oleh suaminya.Darto memiliki istri sambung bernama Amina, wanita berusia empat puluh tahun pengelola empat toko pe

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 3 Istri Majikan yang menggoda

    Tak lama kemudian, Darto dan Amina berjalan bersama-sama menuju ke ruang makan. Seperti biasa Amina mengenakan baju terusan ketat sepanjang lutut. Kedua bahu jenjangnya tampil mulus karena baju yang dikenakan Amina hanya sampai sebatas dada.Anto hampir memuntahkan kopinya menatap kedua bola yang h

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 66 Kelelahan

    Yuyun sebenarnya merasa lelah karena belakangan ini dia sering bercinta dengan Darto. Tidak ada waktu untuk memikirkan Rangga karena tubuhnya sudah tidak mampu menerima sentuhan intim dari Rangga. Yuyun sampai melamun dalam pelukan Rangga."Kamu kenapa? Ada yang mengganggu pikiran kamu, Yun?"

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 65 Rencana Rangga

    “Ngelindur kamu? Aku itu mana paham jadi tukang parkir? Lawong naik motorku sendiri saja sering nyeruduk tukang becak. Aku nggak begitu paham dengan rambu-rambu pinggir jalan itu.”Wati merasa bingung, gadis itu menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Apa sih hubungannya tukang parkir sama ram

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status