Share

Bagian 17

Terima kasih Ya Allah, engkau hadirkan laki-laki berhati murni ini untukku. Hati yang kuharapkan mampu menyinari titik hitamku. Tubuhku berguncang. Aku menangis bahagia. Benar-benar bahagia. Sebelumnya aku telah begitu ketakutan jika akan kehilangan dirinya.

“Kamu menangis?” Dia merenggangkan dekapannya, tetapi aku justru semakin merapatkan.

“Anin …,” panggilnya tetap mencoba melepaskan dekapannya. Matanya terbuka menatapku. Jarinya mengusap basah di pipiku. Dia beranjak duduk, kemudian mengangkat tubuhku untuk duduk bersama.

“Maaf,” ucapnya.

“Aku yang minta maaf, Mas. Aku tidak jujur,” tuturku di antara isak.

“Tidak Anin, saya yang minta maaf,” tuturnya sambil membelai rambutku lembut, “Tidak seharusnya saya semarah itu.”

“Mas layak marah.”

 <

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (5)
goodnovel comment avatar
Cilon Kecil
secara tersirat berarti benar Anin ini korban pelecehqn seksual ya
goodnovel comment avatar
Kiki Sulandari
Kusuma ....dia takut & shock....dia tak ingin ditinggal oleh wanita yg dicintainya untuk kedua kali
goodnovel comment avatar
Indarini Rini
ceritamu bagus thor
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status