Share

290. Maaf ....

Author: OTHOR CENTIL
last update publish date: 2026-05-27 17:59:42

“Kalau Anda meminum obatnya secara disiplin, maka peluang hidup Anda sama saja dengan orang yang tidak mengidap HIV, Nyonya. Bisa puluhan tahun, bisa sampai usia tua, bahkan bisa seumur hidup layaknya orang normal pada umumnya.”

Dokter itu menjeda ucapannya sejenak, menatap Dea serius. “Taoi ingat, semua itu bergantung pada diri Anda sendiri. Selama obat itu diminum tepat waktu dan tidak pernah putus, maka virusnya akan melemah.”

Dea pulang dengan langkah gontai
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   432. Happy Ending

    Begitu mereka menginjakkan kaki di Hong Kong Disneyland, jarum jam baru saja menunjuk tepat pada pukul 9 pagi. Udara pagi yang bersih dan hangatnya sorot mentari menyambut kedatangan mereka, bersinergi dengan alunan musik khas Disney yang menggema ceria di sepanjang jalan.Begitu melewati gerbang pemeriksaan, mereka langsung disuguhkan oleh pemandangan Main Street, U.S.A. yang dipenuhi bangunan-bangunan berarsitektur klasik dengan warna-warni megah yang memanjakan mata. Di ujung jalan, kemegahan Castle of Magical Dreams berdiri dengan anggun, menara-menaranya yang menjulang tinggi seolah mengundang siapa saja untuk masuk ke dalam dunia dongeng.Pemandangan menakjubkan itu seketika menerbitkan senyum lebar di wajah Nora dan Aurin. Nora bahkan sampai melompat-lompat kecil di tempatnya, menunjuk-nunjuk ke arah kastel dengan pekikan heboh yang tidak bisa ia tahan lagi. Rasa lelah akibat perjalanan sama sekali tidak bersisa, digantikan oleh

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   431. Kebahagiaan Keluarga Besar

    Setelah empat jam mengudara membelah langit, jet pribadi mereka akhirnya mendarat dengan selamat. Sesampainya di gerbang kedatangan, perlahan Nora membuka kedua matanya. Sisa kantuk yang masih menggelayut membuat bocah kecil itu merengek pelan sembari mencari-cari kehangatan yang familiae di setiap paginya.“Mommy ... Mommy .…”Aurin, yang kebetulan baru saja dari toilet, segera melangkah cepat menghampiri sang putri lantaran Rega mencarinya. “Nyonya, Nora menangis.”“Saya akan ke sana.” Aurin mempercepat langkah. Begitu di dekat stroller anak-anaknya, Nora sudah terbangun. Sementara kedua putranya masih terlelap. “Oh, Princess Mommy sudah bangun rupanya. Mau apa, hm?”Nora yang masih setengah sadar merentangkan kedua tangan mungilnya ke atas, menuntut untuk didekap dengan sikap yang teramat manja.Namun, tepat setelah Aurin mengangkat dan menggendongnya, sepasang mata biru jernih milik Nora mengerjap beberapa kali. I

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   430. Nora Merajuk

    “Hoaaaa! Daddyyyyy!”Teriakan Nora yang melengking tidak wajar dari seberang telepon seketika membuat Rayden tersentak dan langsung beranjak dari posisi duduknya. Jantungnya berdegup kencang. Ia menelan ludah dengan susah payah sebelum akhirnya bertanya dengan nada setengah memekik panik, “Nora?! Ada apa? Kamu terluka?!”Rayden sudah bersiap menyambar ponsel dan dompetnya di atas meja, bersiap menarik kedua putra kembarnya untuk berlari menyusul sang istri dan putrinya. Namun, seruan heboh Nora selanjutnya yang menggema lewat pesan suara yang baru masuk ke ponsel Aurin—dan diteruskan ke ponselnya—malah membuat pria itu termenung bodoh di tempatnya.“Tidak! Ini seru sekali, Daddy! Hoaaaaa! Seru banget!”Rayden mengerutkan keningnya dalam-dalam. ‘Seru? Memangnya mereka sedang di mana dan melakukan apa?’ pikir Rayden bingung, campur aduk antara lega dan kesal.Saking paniknya mengira anak dan istrinya kenapa-napa di tempat umum, Rayden tetap tidak bisa tenang. Ia bergegas menatap Reinh

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   429. Universal Studio Singapore

    Setelah menuntaskan seluruh urusan administrasi dan memastikan masa depan Daisy terjamin dengan baik di panti asuhan, Rayden menepati janjinya. Akhir pekan itu, ia memboyong Aurin dan ketiga anak mereka untuk bersenang-senang di Universal Studios Singapore.Wahana Transformers: The Ride menjadi destinasi pertama yang mereka tuju. Suasana antrean yang dirancang mirip seperti markas rahasia N.E.S.T. langsung menyambut kedatangan keluarga tersebut dengan dekorasi militer futuristik dan layar-layar digital raksasa yang menampilkan pesan darurat dari Optimus Prime.Begitu melangkah masuk ke area dalam, Reinhard dan Reynand yang memang sangat menggilai robot-robot alien ini langsung berdecak kagum dengan mata berbinar-binar. Atmosfer tegang namun seru di dalam wahana benar-benar membuat mereka merasa seperti sedang berada di dalam film.“Dad, lihat! Itu Bumblebee!” tunjuk Reinhard heboh, jarinya mengarah lurus ke sebuah replika mobil Chevrolet Camaro kuning ikonis yang dipajang di salah sat

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   428. Daisy

    “Halo, saya Rayden dan ini istri saya, Aurin. Kami ada keperluan mendesak dengan salah satu anak di yayasan ini. Apakah benar di sini ada anak dari saudari Dea Estrella? Namanya Daisy, dan ini foto mendiang Dea.”Setelah dipersilakan masuk dan berkenalan singkat, Rayden kini bertemu dengan kepala yayasan bernama Noor.Ketua yayasan bernama Noor itu meraih ponsel yang disodorkan oleh Rayden. Usai mengamati wajah Dea di layar dengan saksama, ia langsung mengangguk mantap untuk membenarkan.“Benar, Tuan,” tutur Noor ramah. “Nyonya Dea memang kerap berkunjung ke sini setiap satu bulan sekali untuk menemui Daisy.”“Apakah Daisy adalah putri kandungnya?” tanya Rayden memastikan.“Benar. Usianya kini hampir empat belas tahun, tapi dia memiliki sedikit keterbatasan fisik dan mental. Bisa disebut dia adalah anak istimewa,” terang Noor lembut. Raut wajah wanita paruh baya itu mendadak berubah sendu setelah membahas Dea. “Tapi sejak beberapa tahun b

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   427. Berkunjung Ke Panti Asuhan

    “Nanti kita langsung serahkan saja pada walinya di panti asuhan itu. Bagaimana menurutmu? Apa nama panti asuhannya sudah tertulis di surat wasiat itu, atau justru kita harus menebak-nebak lagi?”Setelah keheningan yang sempat merayap selama beberapa saat, akhirnya Aurin kembali bersuara. Ekspresi wajahnya tampak biasa-biasa saja. Rayden yang sejak tadi memperhatikannya dengan saksama tidak mendapati adanya guratan kecemburuan atau rasa iri yang kentara di sana. Ternyata, gumaman ‘oh’ tadi murni karena istrinya sedang berfokus pada kelanjutan nasib anak tersebut.Rayden pun mengembuskan napas lega dan mengesampingkan kekhawatiran konyolnya. Ia langsung menanggapi pertanyaan sang istri dengan anggukan pelan. “Boleh, Sayang. Nama panti asuhannya sudah tertera jelas di lembar akhir surat wasiat. Tapi letaknya cukup jauh dari sini. Kamu ... tidak keberatan kalau kuajak melakukan perjalanan jauh?”“Kenapa harus keberatan?” Aurin membalas dengan senyuma

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   61. Dinginnya Dinding, Hangatnya Tubuh

    “Siapa yang mengajarimu nakal seperti ini?” Aurin berusaha sekuat tenaga untuk menghapus bayangan sang majikan yang telanjang bulat sambil 0nani di bawah shower yang mengalir. Tadi, ia bermaksud memanggil pria itu karena dokter sudah tiba. Namun, Rayden tak mendenga

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   7. Masuk, Naik, Klimaks

    “Masuk, naik, klimaks, selesai. Oke, aku siap.” Aurin menahan napas, mencoba memberanikan diri bahwa semuanya akan semudah itu. Sekujur tubuh Aurin terasa panas dingin, merinding. Ia melangkah sangat pelan, nyaris tak bersuara, menuju ranjang besar di tengah ruangan. Dari ujung ranjang, Auri

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   6. Naiki Suamiku

    “N–nyonya, tempat apa ini?”Aurin menelan ludah kala melihat bangunan besar di hadapannya. Ia sempat memperhatikan, itu adalah klinik kandungan.Saat Aurin masih kebingungan, Dea hanya memerintah, “Ayo masuk.”Meski ingin bertanya ‘mengapa kita ke sini’, namun Aurin memilih mengangguk dan menurut s

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   5. Sebuah Sandiwara

    “Maaf atas kecerobohan saya, Tuan. Permisi.”Saat Rayden memilih tak peduli pada sentuhannya tadi, Aurin tak berani lagi mengangkat wajah. Ia lantas melangkah mundur dengan gerakan terburu-buru. Sambil bersandar di salah satu tembok dapur, Aurin merutuki kebodohan jemarinya yang seolah tak bisa di

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status