Partager

395. Hasrat Merindu

Auteur: OTHOR CENTIL
last update Date de publication: 2026-06-23 09:59:47

“Kamu benar-benar tidak tahu apa itu ‘jamu penambah stamina’ bagi pria menikah?”

Rayden mendekati istrinya. Ia menggeser tubuhnya di atas karpet hingga posisi mereka saling merapat tanpa jarak.

Dalam jarak sedekat itu, sifat jahil Rayden mendadak kumat. Ia menyentil dahi istrinya pelan dengan telunjuknya.

Setelah melihat Aurin meringis dan menghadiahinya dengan tatapan sebal, barulah pria itu bertanya dengan nada berbisik. “Benar-benar tidak tahu?
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   408. Afasia

    Tuk, tuk, tuk. Suara langkah kaki yang tergesa memecah kesunyian koridor ruang ICU. Rayden, yang masih berdiri mematung di depan pintu kaca, langsung menoleh ke arah sumber suara. Aurin melangkah lebar menghampirinya, didampingi oleh Jack dan seorang anak buahnya yang lain yang berjaga di belakang. Tanpa sepatah kata pun, Aurin langsung menghambur ke pelukan Rayden, mendekap tubuh suaminya itu dengan teramat erat. Rayden pun sama. Ia melingkarkan lengannya, membalas pelukan sang istri dengan kehangatan yang sama besarnya. Sebuah pelukan yang menyalurkan ketenangan luar biasa di tengah badai yang sedang mereka hadapi. Begitu pelukan terlepas, Aurin mendongak, menatap lurus ke dalam manik mata suaminya yang tampak lelah. “Bagaimana keadaan Mama? Apa beliau sudah sadar?” tanyanya pelan. “Belumn.” Rayden menggeleng lemah. Tak mau membuat istrinya kelelahan jika harus terus berdiri di kor

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   407. Akhir Dari Ambisi

    Di rumah sakit.Sudah tiga jam lamanya Rayden berdiri mematung di depan kaca besar ruang ICU, namun ibunya belum juga menunjukkan tanda-tanda akan siuman. Di dalam ruangan steril itu, tubuh Rita tampak ringkih dikelilingi oleh berbagai kabel medis dan monitor yang berbunyi ritmis.Ingatan Rayden kembali pada kepanikan subuh tadi. Setelah dokter di klinik swasta menyatakan Rita terserang stroke mendadak. Hal itu ditandai dengan kesadaran yang menurun drastis dan sudut bibir sang ibu yang mulai meleyot ke satu sisi. Pihak klinik langsung angkat tangan. Mereka menyarankan Rega untuk segera melarikan wanita tua itu ke rumah sakit besar yang memiliki fasilitas penanganan stroke akut.Kini, Rita telah ditangani secara intensif oleh tim dokter spesialis saraf. Namun, statusnya yang masih tak sadarkan diri di dalam ruang ICU membuat atmosfer di koridor rumah sakit itu terasa begitu mencekam.Rayden menghela napas panjang, menyandarkan

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   406. Keluarga Suportif

    “Benar, ‘kan?” timpal Ken pelan. Ia rasa, wanita tua itu memang pantas mendapatkannya. “Itu namanya karma instan karena sudah keterlaluan dan mau mencelakai kamu di altar kemarin. Biar dia tahu rasa!” “Ken! Jaga bicaramu, tidak baik menyumpahi orang yang sedang sakit,” tegur Meisya cepat sambil menyenggol lengan putranya, meski di dalam hati kecilnya ia pun masih menyimpan rasa dongkol atas perlakuan Rita pada Aurin.Ken ikut menarik napas panjang. Meski ia terlihat biasa saja pasca kejadian mengerikan tadi, namun jauh di lubuk hatinya ia menyimpan dendam kesumat pada Rita. Rahangnya sempat mengeras saat kalimat ketusnya tadi ditegur oleh sang mama.Ia bahkan membayangkan betapa kehilangannya ia jika sampai Aurin tertusuk tusuk konde tadi. Membayangkan anak-anak harus kehilangan ibunya, dan bagaimana hancurnya keluarga mereka jika wanita tua itu berhasil melaksanakan niat busuknya. Bagi Ken, Aurin adalah adik kecil yang harus ia lindungi, dan melihatnya nyaris celaka membuat naluri

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   405. Karma Instan

    “Apa? Stroke?”Rayden tersentak bangun, sisa kantuknya menguap seketika. Ia baru saja terlelap satu jam yang lalu setelah melewati malam yang panjang dan intim bersama Aurin. Namun, kini ia terpaksa menegakkan punggung dengan raut wajah yang berubah tegang lantaran sambungan telepon dari Rega, asisten pribadinya, membawa kabar buruk tentang kondisi sang ibu.Dari seberang telepon, Rega menjawab dengan nada berat dan penuh penyesalan. “Benar, Tuan. Tekanan darah Nyonya Besar melonjak sangat tinggi karena ledakan emosi yang luar biasa saat insiden di pernikahan tadi. Ditambah lagi dengan benturan keras saat beliau terjatuh di tangga altar, hal itu memicu pecahnya pembuluh darah di bagian otak yang vital. Dokter menyatakan bahwa akumulasi syok berat dan trauma fisik tersebut menyebabkan Nyonya Besar mengalami stroke mendadak.”“Ya Tuhan ….” Usai meraup wajahnya, Rayden terdiam namun napasnya masih memburu.Pikirannya seketika melayang pada sosok ibunya yang tadi pagi masih penuh dengan

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   404. Menggoyangmu Semalaman

    “Tuan, Nyonya Besar—”Salah seorang pengawal yang berada paling dekat dengan posisi jatuhnya Rita menoleh ragu ke arah altar, menunggu instruksi lebih lanjut.“Biarkan saja. Bawa dia pergi!” titah Rayden santai. Suaranya terdengar begitu dingin dan datar, seolah wanita yang baru saja berguling di undakan tangga itu bukanlah orang yang penting dalam hidupnya.Padahal, jauh di lubuk hatinya, sang ibu tetaplah sosok yang sangat penting. Namun, karena tindakan Rita yang sudah melampaui batas—bahkan nyaris mencelakai Aurin dan merusak hari paling sakral dalam hidupnya—Rayden terpaksa menyingkirkannya dulu sementara waktu demi keselamatan semua orang.Rega, asisten pribadi Rayden yang sejak tadi bersiaga di bawah altar, langsung tanggap. Tanpa membuang waktu, ia segera mengkoordinir panitia acara dan memberi isyarat tegas kepada beberapa anak buahnya untuk mengangkat tubuh Rita dari lantai marmer.Namun, begitu tubuh wanita paruh baya itu diangkat, kepala Rita terkulai lemas. Ternyata ia su

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   403. Tergelincir Mengenaskan

    “Apa kamu bilang? Mau membuangku?!”Rita memekik dengan nada tinggi, tak percaya dengan kelancangan wanita di hadapannya. Ia meringis kesal karena cengkeraman tangan Aurin pada lengannya masih mengunci kuat, membuatnya tak bisa berkutik. Mengabaikan rasa sakitnya, Rita langsung menolehkan kepalanya dengan cepat ke arah Rayden, mencoba memprovokasi putranya agar tidak terpengaruh oleh ucapan Aurin.“Kamu dengar sendiri, ‘kan? Baru jadi pacarmu sebentar saja, dia sudah berani mengancam Mama! Lihat satu atau dua tahun lagi, kamu akan dikuasai sepenuhnya olehnya! Jadi, dia itu bukan wanita baik-baik, Rayden. Buka matamu! Jangan buta hanya karena cinta! Dia itu hanya wanita miskin yang mau panjat sosial menggunakan nama keluarga Hartono!”Rayden tidak terpancing. Ia melangkah maju dengan tenang, mengikis jarak di antara mereka. Bukannya membalas makian sang mama dengan urat yang tegang, Rayden justru berjongkok dengan anggun di hadapan Rita yang posisinya masih sedikit membungkuk menahan

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   335. Kurang Pengalaman

    “Bagi saya, keputusan kamu terlalu berat. Dan satu hal yang perlu saya tahu. Ini keputusan kamu sendiri atau sudah kamu pertimbangkan dengan Aurin?”Rayden menggeleng pelan. Ia memang tidak ingin membicarakan masalah ini dengan istrinya. Baginya, keputusan ini adalah bentuk tanggung jawabnya sebaga

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   332. Terus Terang Saja

    “Maaf, apa maksudTante? Dijodohkan bagaimana maksudnya?” tanya Rayden dengan raut wajah yang sepenuhnya dipenuhi kebingungan yang tulus—atau setidaknya, tampak demikian di mata orang lain.Sebenarnya, jauh di lubuk hatinya, Rayden sudah sepenuhnya paham akan niat licik ibunya dan wanita bernama Mei

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   331. Udang Di Balik Batu

    “Mama hari ini sangat aneh,” ungkap Rayden begitu ia tiba dan kembali ke kediamannya.Aurin, yang saat itu sedang sibuk membaca buku tentang panduan kehamilan, seketika mengalihkan perhatiannya. Ia menatap suaminya dengan dahi berkerut bingung. “Aneh bagaimana maksudmu?”“Tiba-tiba sikapnya berubah

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   330. Cincin Pernikahan

    Meisya tersenyum lebar, menarik sudut bibirnya ke atas. “Boleh saja, Jeng. Namun … apakah anak-anak kita itu bersedia dan saling menyukai jika kita jodohkan begitu saja?” “Nah, urusan itu bisa kita atur belakangan, Mei. Lagian, anakmu itu cantik, sopan, dan baik budi. Saya yakin seratus persen ana

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status