共有

Merenung

作者: Kurnia_cy
last update 公開日: 2026-04-04 07:31:09

Sementara itu, Feyla yang kini sudah berada di dalam kamar tampak menggeram kesal akibat Yanto yang berani menamparnya.

"Mas Yanto sungguh keterlaluan. Teganya dia menamparku seperti ini hanya demi membela perempuan munafik itu," gumamnya sambil mengepalkan kedua telapak tangannya. Rasa sakit bekas tamparan itu masih terasa dan hal itu kian menambah kebenciannya kepada Viana.

"Semua ini gara-garamu, Viana! Aku harus membalasmu, aku tidak rela diperlakukan seperti ini dan aku pastikan kau tidak
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Madu Pemberian Ipar    Rencana Licik

    Runi terperanjat kaget, wajahnya tiba-tiba memucat mendengar perkataan ibu mertuanya itu. “A-apa? Mama mau menginap di sini?” “Iya, kenapa memangnya? Kamu keberatan?” selidik Bu Elvina. “Ti-tidak, Ma. Tentu saja aku tidak keberatan. A-aku malah senang mama sama papa mau menginap di sini karena kita kan jarang jumpa, hanya sesekali saja kita bisa langsung bertatap muka seperti sekarang ini,” bohong Runi sembari memasang senyum palsu di wajahnya. ‘Sialan, pake acara nginap pula mereka, mana nenek lampir ini mau ngajak aku ke dokter kandungan besok. Saat ini aku belum tahu gimana sebenarnya kondisi tubuhku, kenapa aku tidak mendapatkan tamu bulananku dalam waktu yang cukup lama. Jika aku pergi berdua bersamanya dan ternyata ada yang salah pada tubuhku, ini bisa berbahaya untuk kelangsungan posisiku dalam keluarga ini. Tidak boleh, nenek lampir ini tidak boleh tahu lebih dulu akan kondisiku. Aku harus cari akal agar dia tidak ikut menemaniku ke dokter besok.’Runi yang sudah mulai ben

  • Madu Pemberian Ipar    Kedatangan Mertua 

    Setahun kemudian.... “Jadi bagaimana, apa sudah ada tanda-tanda kamu hamil?” tanya Bu Elvina kepada Runi. “Uhuk...uhuk...” Runi yang sedang mengunyah makanan langsung tersedak, tangannya segera menyambar gelas berisi air putih di sampingnya lalu meneguknya hingga tandas. Satu tangannya menepuk-nepuk pelan dadanya untuk memberi rasa lega pada tenggorokannya.Saat ini mereka yaitu Pak Bagas, Bu Elvina, Yuda dan Runi tengah makan malam bersama di rumah Yuda. Ya, Pak Bagas dan Bu Elvina memutuskan untuk berkunjung ke Kota M, ke tempat Yuda dan Runi untuk melepas rasa rindu kepada anak dan menantu mereka disamping Pak Bagas juga ingin membahas perihal perkembangan perusahaan yang dipimpin oleh Yuda.Pada awalnya, Bu Elvina merasa sedikit keberatan dengan kepindahan Yuda dan Runi ke Kota M karena dengan tinggal berjauhan seperti itu, dia akan sulit memantau kondisi Runi jika hamil nanti. Pengakuan Runi bahwa dia adalah wanita subur membuat Bu Elvina merasa yakin kalau Runi akan bisa seger

  • Madu Pemberian Ipar    Tamparan Yanto

    “Viana tidak ikut, jadi Anda tidak perlu menguras energi Anda untuk memanggil orang yang memang tidak ada keberadaannya di sini,” ucap Nyonya Julia dengan nada dingin. Sejujurnya, dia merasa muak melihat tingkah Feyla yang demikian.“Bohong, kau pasti berbohong! Dia adalah anak buahmu, kau pasti akan melindunginya! Sekarang aku minta kau berkata jujur, katakan dimana dia, cepat katakan!” hardik Feyla.Emosi tingkat tinggi mengungkung serta membutakan hati dan pikirannya sehingga Feyla tidak lagi memedulikan sopan santun dan etika saat berbicara dengan orang yang jelas-jelas berusia jauh di atasnya.“Hei, sopan sedikit kalau bicara! Apa kau tidak lihat, lawan bicaramu siapa? Main njeplak sembarangan tuh mulut. Katanya orang kaya, orang berpendidikan...tapi setelah melihat sikapmu ini, aku jadi meragukan status yang kau miliki!”Ayu yang sudah tidak tahan lagi melihat bos nya dibentak-bentak oleh Feyla akhirnya melontarka

  • Madu Pemberian Ipar    Dimana Wanita Pembunuh Itu?!

    Siang itu, awan hitam bergelayut di langit biru Kota U, menciptakan nuansa mendung yang pekat. Sang surya seolah menghilang di balik kepungan barisan awan yang siap memuntahkan jutaan liter air ke permukaan bumi. Orang-orang yang berlalu lalang di jalanan kian mempercepat langkahnya supaya mereka bisa terhindar dari guyuran air yang disebut hujan itu.Akan tetapi, pada sebuah area pemakaman, di sebuah makam yang tampak baru dengan tanah yang masih basah dan taburan bunga-bunga yang masih segar, terlihat orang - orang yang hadir di sana tetap berdiri di tempatnya seolah-olah tidak terpengaruh dengan kondisi cuaca saat itu. Beberapa orang tampak mulai membuka payung yang rupanya sudah mereka siapkan sebelumnya untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang berubah-ubah saat mereka merasakan tetesan air mulai jatuh di atas kepala mereka.Seorang wanita berpakaian serba hitam berjongkok di samping makam. Wajahnya pucat bersimbah air mata yang tiada hentinya mengalir dari kedua ma

  • Madu Pemberian Ipar    Pertikaian Runi dan Feyla

    “Anak kita, Mas... anak kita tidak selamat... Dia meninggal... hu... hu...hu.. .” tangis Feyla dalam pelukan Yanto.Degh!Yanto terkejut kala mendengar Feyla sudah tahu perihal bayi mereka yang telah meninggal itu. Dalam pikirannya, Feyla belum mengetahui hal tersebut dan dia berencana untuk menunda memberitahukannya minimal sampai kedatangan Pak Indra.Kondisi Feyla yang baru selesai operasi menjadi pertimbangan Yanto untuk mengambil keputusan tersebut. Dia tidak ingin Feyla menjadi stress karena mendengar berita tersebut sehingga dapat memperburuk kondisinya pasca operasi.Akan tetapi, harapannya tidak terkabul. Feyla sudah mengetahui perihal kematian bayi mereka dan hal itu membuat Yanto menjadi khawatir dengan kondisi fisik dan mental Feyla ke depannya.Yanto mengelus surai hitam milik Feyla dengan lembut, berusaha menenangkan wanita yang berstatus sebagai istrinya itu.“Iya, mas juga sudah mengetahuinya. Kamu yang saba

  • Madu Pemberian Ipar    Air Mata Yanto

    “Bagaimana keadaan istri saya, Dok? Dia baik-baik saja, kan? Anak yang dalam kandungannya juga baik-baik, kan?” cecar Yanto bertubi-tubi ketika mereka sudah berada di dalam ruangan Dokter Nilam, dokter yang menangani Feyla.Dokter Nilam menatap Yanto dengan wajah serius.“Pak Yanto, setelah kami melakukan pemeriksaan pada istri Bapak, ternyata istri Bapak mengalami ruptur uterus atau perobekan pada rahim dimana kerasnya benturan menyebabkan dinding rahim robek atau pecah sehingga mengakibatkan pendarahan hebat. Untuk itu kami harus segera melakukan operasi guna mengeluarkan janinnya dan untuk melakukan operasi tersebut, kami harus mendapatkan persetujuan terlebih dulu dari keluarga pasien,” jelas Dokter Nilam.“Tidak mungkin...tidak mungkin, Dok. Tidak mungkin sampai separah itu!” Tanpa sadar, Yanto menolak penjelasan dokter.“Tapi itulah kenyataannya, Pak dan berhubung kondisinya darurat, kami sangat mengharapkan

  • Madu Pemberian Ipar    Haris Ketahuan 

    Dua hari sebelumnya...Siang itu, Haris tengah berada di dalam mobilnya yang terparkir di depan gedung kantor Feyla, dia sedang memantau aktivitas Yanto dan Feyla.Beberapa bukti kedekatan Yanto dan Feyla telah berhasil diabadikannya melalui kamera ponselnya secara diam-diam.

  • Madu Pemberian Ipar    Hasil Penyelidikan Haris 

    Runi memandang paper bag berisi makanan yang diakuinya sebagai hasil masakannya, padahal tidak. Sebenarnya makanan itu dibelinya dari sebuah restoran dan dia berbohong mengatakan bahwa dia sendiri yang memasaknya dengan tujuan untuk menambah nilai plus dirinya di hadapan Deon sebagai wanita yang

  • Madu Pemberian Ipar    Bekal Makan Siang Untuk Deon

    Haris, pria yang berstatus teman SMA Viana itu menatap wanita di hadapannya dengan lekat. Rasanya sulit untuk mempercayai pendengarannya saat ini karena selama ini yang diketahuinya, rumah tangga Viana dan Yanto selalu terlihat harmonis dan nyaris tidak ada pertengkaran di dalamnya.

  • Madu Pemberian Ipar    Meminta Bantuan 

    Feyla melirik Deon dan Runi secara bergantian lalu mengedarkan pandangan ke sekelilingnya. Tampak beberapa orang karyawan memperhatikan mereka dari kejauhan dengan tatapan penuh tanda tanya.Tidak ingin menjadi bahan gosip para karyawan di sana, Feyla lalu menegur Deon."Deon, sambu

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status