Short
Mantan Tak Perlu Kembali, Aku Jemput Hidup Baru

Mantan Tak Perlu Kembali, Aku Jemput Hidup Baru

By:  YuraCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9Chapters
2views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Pada hari kami seharusnya berangkat ke Pegunungan Rapen untuk liburan kelulusan, pacarku mendadak hilang kontak. Saat aku menunggu dengan cemas di bandara, teman sekamarku tiba-tiba mengirim pesan dengan makna tersirat. [Reza, jangan panik dulu. Sebentar lagi ada kejutan besar!] Aku langsung lega. Kukira Nova, pacarku, terlambat karena sibuk berdandan. Karena, dia pernah berjanji akan mengenakan gaun pengantin dan menikah denganku begitu kami lulus. Sampai akhirnya, ketua kelas mengirim berita besar di grup obrolan WA. @Semua Orang. [Terima kasih kepada dosen dan teman-teman yang sudah hadir untuk menjadi saksi acara pertunangan Nova Tardin dan Fando Batio! Hubungan tiga tahun penuh perjuangan ini, akhirnya berbuah manis!] Pesan itu segera dibalas dalam sekejap. Teman-teman sekelas berbondong-bondong memberikan selamat. Hingga seseorang menyadari sesuatu dan mengetik pesan, [Astaga, Ketua Kelas, apa kamu lupa mengeluarkan Reza dari grup?] Seketika grup itu menjadi hening. Tak lama kemudian, semua orang mulai menyebutku. [Reza, kamu jangan nekat datang dan bikin kekacauan, ya! Mereka sudah pacaran sembunyi-sembunyi selama tiga tahun, nggak gampang bagi mereka untuk sampai di titik ini.] [Lagi pula, kamu biasanya terlalu mengekang. Kasihan Fando, selama tiga tahun ini dia sampai nggak berani menampakkan diri.] Bahkan Dosen Pembimbing Akademik kami, ikut membujukku. [Tolong hargai Saya. Kamu itu laki-laki, lapangkan dadamu dan jangan buat keributan. Berikan sedikit rasa hormat untuk pasangan baru ini.] Di tengah kata demi kata desakan dari mereka, aku merasa sangat sesak hingga tak punya tenaga lagi untuk mempertanyakan apa pun. Ternyata, bukan cuma janji mengenakan gaun pengantin untukku yang palsu. Bahkan semua hal yang kujalani selama empat tahun ini, juga palsu.

View More

Chapter 1

Bab 1

Pesan-pesan di grup yang memintaku untuk mengalah, masih terus bermunculan.

Dosen Pembimbing Akademik bahkan langsung meneleponku.

"Reza, dengarkan nasihat Saya. Hari ini adalah hari bahagia mereka, jangan ke sana untuk merusak suasana."

Aku mengepalkan tangan lalu bertanya dengan suara berat, "Tapi saya dan Nova sudah pacaran selama empat tahun. Lalu hubungan kami ini dianggap apa?"

Dia menghela napas, nadanya terdengar sangat tidak setuju. "Kenapa kamu keras kepala sekali?"

"Fando bahkan sampai belum tamat SMA demi bekerja dan membiayai kuliah Nova. Kamu tahu nggak seberapa menderitanya dia?"

"Keluargamu nggak buruk, pendidikanmu tinggi, dan masa depanmu cerah setelah lulus. Nanti wanita seperti apa yang nggak bisa kamu dapatkan? Kenapa harus berebut dengan orang yang nasibnya malang?"

"Anggap saja saya yang memohon padamu, tunjukkan sedikit jiwa besar sebagai laki-laki. Jangan buat keributan, kalau sampai ribut, ‘kan nggak enak dilihat semua orang."

Napasku semakin sesak dan bergetar pelan.

"Jadi, Bapak dan yang lainnya sudah tahu dari awal? Cuma saya yang dibodohi seperti orang tolol?"

Dosen Pembimbing Akademik hening selama dua detik.

"Watakmu terlalu keras. Kami takut kamu emosi, lalu main fisik sampai mencoreng nama baik kampus, makanya kami merahasiakannya darimu."

"Nova itu mahasiswi yang baik dan tahu balas budi. Karena dia sudah menentukan pilihan, kamu harusnya mundur secara terhormat."

Setelah menyampaikan hal itu, dia langsung mematikan telepon.

Dosenku langsung menutup telepon begitu saja, meninggalkanku yang kebingungan di tengah hiruk-pikuk aula bandara.

Entah berapa lama berlalu, sampai pengumuman panggilan naik pesawat terdengar.

Aku tersenyum getir, lalu merobek tiket pesawat di tanganku.

Ini adalah tiket untuk kami berdua yang dipesan langsung oleh Nova setengah bulan lalu.

Dia bilang ingin menemaniku bermain skydiving dan ingin aku memasangkan cincin di jarinya pada ketinggian puluhan ribu meter.

Namun saat ini, dia justru sudah mengenakan cincin dari pria lain.

Aku masih ingin menuntut penjelasan. Dengan tangan gemetar, aku meneleponnya.

Suara di seberang sana sangat bising, sesekali diselingi sorak-sorai teman-teman sekelas.

Nova mencari sudut yang tenang, lalu berkata dengan suara pelan, "Reza, maaf ya. Aku lagi makan bareng teman-teman lama, jadi agak berisik."

Sudah sampai di titik ini, dia ternyata masih berniat membohongiku.

Aku tertawa sinis dan langsung berterus terang.

"Nova, aku sudah lihat pengumuman di grup kelas."

Suara di seberang sana hening sejenak.

Tak lama kemudian, dia menghela napas dengan nada pasrah.

"Akhirnya kamu tahu juga."

"Maaf, aku memang salah, tapi aku benar-benar nggak punya pilihan."

"Kondisi tubuh Fando nggak bagus, ditambah beberapa tahun ini dia selalu hidup menderita di luar. Satu-satunya impiannya adalah mengadakan acara formal denganku."

"Kami cuma bertunangan, belum menikah, jadi nggak ada kekuatan hukumnya."

"Orang yang aku cintai dalam hati tetap kamu. Kamu ‘kan laki-laki, masa nggak bisa memahami posisiku?"

Aku menggenggam ponselku makin erat, hampir tidak percaya dengan apa yang kudengar.

"Kamu bertunangan dengan pria lain di belakangku, lalu minta aku memahami posisimu?"

Mendengarku marah, nadanya sedikit melunak. "Reza, bukannya biasanya kamu sangat lapang dada?"

"Fando nggak punya apa-apa, dia cuma punya aku."

"Tapi kamu beda. Kamu punya Nenek yang menyayangimu, punya ijazah, dan masa depan yang cerah. Kenapa kamu harus meributkan status formalitas seperti ini dengannya?"

"Kalau acara hari ini selesai, besok aku akan menemanimu ke Pegunungan Rapen, bagaimana?"

Sikap merasa paling benar itu terasa sangat asing bagiku.

Seolah-olah perselingkuhan ini bukan masalah besar baginya.

Aku hening beberapa detik, lalu menjawab dengan dingin. "Nova, kita putus."

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status