Short
Meninggalkan Luka Lama, Menyambut Cinta Baru

Meninggalkan Luka Lama, Menyambut Cinta Baru

Par:  WinterComplété
Langue: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
22Chapitres
3.5KVues
Lire
Bibliothèque

Partager:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

Lula dan Seth adalah pasangan yang diakui seluruh sekolah sebagai jodoh yang ditakdirkan. Seth adalah pria paling populer di sekolah, dikelilingi banyak orang, bertubuh tinggi dengan kaki jenjang, wajahnya tampan dengan aura yang begitu tajam. Dia selalu mengenakan jaket hitam, terlihat cuek tetapi memesona, membuat entah berapa banyak gadis terpikat padanya. Namun, di matanya sejak awal hanya ada Lula seorang. Mereka adalah teman masa kecil yang tumbuh bersama. Saat usia 1 tahun, mereka sudah memilih satu sama lain secara simbolis. Usia 7 tahun, keluarga sudah menjodohkan mereka. Usia 14 tahun, mereka saling memberi surat cinta. Usia 16 tahun, mereka menyatakan perasaan. Usia 18 tahun, mereka berjanji masuk universitas yang sama .... Hingga tahun terakhir SMA, seorang murid pindahan datang ke kelas mereka. Murid itu bernama Maia. Saat wali kelas mengatur sistem pendampingan per siswa, dia sengaja menempatkan Maia bersama Seth, lalu menegaskan berulang kali, "Kalau kamu nggak membantunya, jangan harap bisa pacaran dengan Lula di lingkungan sekolah."

Voir plus

Chapitre 1

Bab 1

Seth yang selama ini selalu bersikap dingin, hanya bisa menerima tugas ini.

Awalnya hanya bimbingan belajar biasa, sekaligus membantunya mengenal lingkungan sekolah, tetapi perlahan, semuanya mulai terasa tidak beres.

Maia bilang ingin makan kue dari toko di barat kota yang harus antre panjang, Seth bolos kelas malam untuk membelikannya. Maia memposting di media sosial bahwa suasana hatinya buruk, Seth menemaninya telepon semalaman. Bahkan suatu kali, saat Maia sedang menstruasi dan sakit perut, Seth sampai memanjat ke luar sekolah untuk membelikannya minuman jahe gula merah ....

Lula marah, bertengkar dengannya, dan mulai berkali-kali mengajukan putus.

Kali pertama mengajukan putus, dilakukan lewat telepon. Seth terdiam lama, lalu Lula mendengar napasnya yang memburu. Malam itu hujan deras. Dia berlari ke bawah rumah Lula, berdiri semalaman dalam keadaan basah kuyup, memanggil namanya berulang kali dengan suara serak, memohon agar dimaafkan.

Kali kedua mengajukan putus, Seth bolos seharian, menunggu di depan kelasnya. Matanya dipenuhi urat merah saat menyodorkan surat cinta tebal dengan tulisan berantakan tetapi penuh perasaan, bahkan dia memohon mati-matian untuk balikan.

Namun lama-kelamaan, Seth seolah-olah akhirnya memahami batasnya .... Dia tahu Lula tidak bisa hidup tanpanya!

Sejak itu, cara dia membujuk menjadi semakin asal-asalan. Dari langsung membujuk, berubah menjadi sehari kemudian, tiga hari kemudian, seminggu kemudian ....

Hingga yang ke-99 kali, di pesta perayaan setelah ujian akhir, Maia bilang ingin makan semangka, Seth mengambil potongan paling tengah yang paling manis dan memberikannya kepadanya dengan sangat alami. Dia sama sekali lupa bahwa Lula ada di samping dan juga paling suka bagian tengah semangka.

Kekecewaan dan rasa sakit yang terakumulasi terlalu lama, seketika seperti tanggul yang jebol. Lula menatap potongan semangka merah itu, suaranya tenang sampai terasa menakutkan. "Seth, kita putus."

Gerakan Seth terhenti sejenak. Dia mengangkat kelopak matanya dengan acuh tak acuh, nada suaranya membawa sedikit ketidaksabaran. "Kamu mau buat keributan lagi?"

Lula tidak berkata apa-apa lagi. Dia mengambil tasnya dan bangkit meninggalkan ruang privat itu.

Kali ini, Seth tidak seperti sebelumnya yang langsung mengejarnya ke luar. Dia merasa Lula hanya sedang merajuk. Beberapa hari lagi, setelah amarahnya reda, dia pasti akan kembali ke sisinya seperti biasa.

Karena itu, dia bahkan masih sempat menemani Maia yang didesak semua orang untuk minum, menggantikannya minum beberapa gelas.

Namun, dia tidak tahu kali ini Lula benar-benar serius. Hati yang telah berkali-kali sakit dan sudah penuh luka itu, akhirnya kehabisan sisa kehangatan dan harapan terakhirnya.

....

Sesampainya di rumah, hal pertama yang Lula lakukan adalah menyalakan komputer. Tanpa ragu, dia mengubah pilihan kampus di formulir pendaftaran. Yang awalnya sudah disepakati dengan Seth, Universitas Pikolo, menjadi Universitas Nanora yang jaraknya ribuan kilometer.

Kemudian, dia mulai membereskan semua hal yang berkaitan dengan Seth. Berbagai boneka edisi terbatas yang dia berikan, gelang pasangan, catatan berisi kata-kata cinta, setumpuk tebal foto .... Setiap benda membawa kenangan. Mau itu yang manis atau pahit, kini semuanya terasa begitu berat.

Lula memasukkan semuanya ke sebuah kardus besar. Keesokan harinya, dia memeluk kardus berat itu dan datang ke rumah Seth.

Pengurus rumah mengenalnya, langsung membawanya ke ruang tamu. Di ruang tamu yang luas, Seth dan Maia duduk berdampingan di atas karpet lembut, memainkan gim elektronik terbaru. Jarak mereka sangat dekat, bahkan Maia sesekali mengeluarkan seruan antusias dan tawa manja.

"Seth, kamu hebat sekali! Aku sudah lama nggak bisa melewati level ini!" Tatapan Lula seketika tertarik pada kaus hitam longgar yang dikenakan Maia.

Itu adalah edisi terbatas yang tahun lalu dia dapatkan untuk Seth sebagai hadiah ulang tahun setelah berkeliling beberapa mal.

Saat itu Seth begitu senang, memeluknya sambil berputar beberapa kali, juga berbisik di telinganya dengan napas panas, "Kalau dari Lula, aku mau pakai setiap hari."

Ternyata, yang dia maksud dengan pakai setiap hari, juga bisa berarti dipinjamkan begitu saja pada perempuan lain.

Seolah-olah merasakan tatapannya, Maia menoleh. Melihat Lula yang memeluk kardus, wajahnya langsung menampilkan senyuman polos. "Lula, kamu datang ya? Seth yang mengajakku main gim, dia juga masak pasta sendiri untukku!"

"Sayangnya aku ceroboh, nggak sengaja numpahin jus, jadi dia pinjamkan bajunya untukku. Kamu nggak keberatan, 'kan?"

Mendengar itu, Seth hanya mengangkat mata dengan malas. Dia melirik Lula, jarinya tetap lincah menekan kontroler, nadanya santai tanpa beban. "Kamu ke sini buat apa? Bukannya sudah putus?"

Melihat sikapnya yang sama sekali tidak peduli itu, dalam hati Lula muncul ejekan besar untuk diri sendiri.

Dia teringat saat pertama kali mengajukan putus, bagaimana Seth berdiri dalam hujan deras dengan keadaan menyedihkan, memohon dengan putus asa. Namun kemudian, bujukannya semakin lama semakin tertunda, bahkan terakhir kali hanya mengirim pesan "jangan ngambek, nanti malam aku ajak kamu makan hotpot".

Seth terus-menerus menguji batasnya. Karena kelembutan hati Lula dan pengampunannya yang berulang kali, dia menjadi semakin tanpa batas.

Namun dia tidak tahu, kesabaran manusia ada batasnya. Setelah putus yang ke-99 kali, Lula benar-benar tidak menginginkan pria itu lagi.

Lula menarik napas dalam-dalam, menahan rasa sesak di tenggorokan. "Justru karena sudah putus, ada beberapa barang milikmu yang ingin kukembalikan."

Seth menekan pelipisnya, seolah-olah sedikit kesal. "Kalau kamu mau terus ngambek begini, barang-barang itu tinggal dibuang saja, nggak perlu repot-repot dibawa ke sini."

"Baiklah." Lula mengangguk tanpa ragu, memeluk kardus penuh kenangan itu, lalu berjalan ke arah tempat sampah besar di samping. Tanpa sedikit pun menoleh, dia langsung melemparkannya ke dalam.

Kardus itu seketika jatuh ke dalam tong kosong, mengeluarkan suara benturan yang berat!
Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Dernier chapitre

Plus de chapitres

Aux lecteurs

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Pas de commentaire
22
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status