Mag-log inAku setuju untuk menemani teman masa kecilku, yang mengaku menjadi korban perundungan, untuk pindah sekolah bersama. Namun, tepat sehari sebelum berkas kepindahan disahkan, dia menarik kembali ucapannya. Sahabatnya mencemooh. "Hebat juga kamu. Berpura-pura dirundung sekian lama hanya demi menyingkirkan Deandra." "Tapi dia itu teman masa kecilmu, apa kamu benar-benar tega membiarkannya pergi sendirian ke sekolah asing?" Samanta menjawab dengan nada datar, "Ini cuma sekolah lain di kota yang sama, memangnya sejauh apa sih?" "Lagi pula, aku sudah bosan ditempel terus olehnya setiap hari. Begini lebih baik." Hari itu, aku berdiri di depan pintu untuk waktu yang lama, sebelum akhirnya memutuskan untuk berbalik dan pergi. Hanya saja, pada formulir permohonan pindah sekolah itu, aku mengubah tujuannya. Dari SMA 3 Kota Hakan menjadi sekolah menengah atas di luar negeri, sesuai keinginan orang tuaku. Semua orang lupa bahwa antara aku dan dia, sedari awal memang ibarat awan dan tanah, terpaut jarak yang tak tergapai.
view more「お母さん、お姉ちゃん。やっぱり、行かないといけないよね……」
|北城彩花《きたしろあやか》は、広々とした和室の壁にかけられた黒い額縁の中で微笑む亡き母と、瓜二つの双子の姉にそう問いかけた。彩花にとって、二十歳という記念すべき誕生日は最悪な日であった。今日は、義兄である|拓也《たくや》の結婚式なのである。
十年前、亡き母の再婚に伴って、彩花には突然四歳上の兄ができた。血は繋がっていないとは言え、拓也は兄であったが、この十年、彩花は拓也にひたすら秘めた想いを抱いていた。
花柄のレースが施されたネイビーのドレスを着た彩花は、都心にある結婚式場まで何とか重い足を運んだ。会場に向かうタクシーの中で拓也から、
『渡したいものがある』
と、一言メッセージが届いた。一体何をもらうのかという疑問と、片想いをしていた兄を何とか祝わなければという憂鬱な気持ちのまま、気がつけば彩花は、結婚式場の控え室のドアの前に立っていた。
「はい」
ノックをすると、中から聴き慣れた男の声が聞こえた。彩花がドアを開けて入ると、タキシード姿で短髪をワックスで固めた拓也が鏡台の前に座っていた。「結婚、おめでとう」
彩花は心では思ってもいないことを、あえて口にした。
「ああ、ありがとう」
「何、渡したいものがあるって」
一刻も早くこの場から立ち去りたい彩花は、すぐに用件を尋ねた。拓也は何も言わずに彩花の目の前にやってきた。キリッとした目鼻立ちの拓也の顔が近づくと、そのまま大きな真珠がいくつも連なるネックレスをかけられた。ワックスのツンとした匂いが、彩花の鼻の中を刺していく。
彩花が不思議そうに拓也を見つめると、拓也は眉間に深い皺を寄せて、露骨に嫌な顔を彩花に一瞬見せると背を向けた。
「口止め料だ」
「口止め料……?」
彩花は訝しそうに真珠の一つを掴んだ。
「姉のことも、お前のその気持ち悪い感情も、全部忘れろ」
「それ、どういう意味……? 私は……」
彩花が何か言い返す前に、拓也は背を向けて、
「早く出ていけ。誤解されたくないからな」
「何、誤解って……」
これ以上、彩花には反論する気力が起きなかった。仕事で多忙な継父は頼れず、母も双子の姉も亡くなり、頼れる唯一の家族であった拓也から、まさかこんな扱いを受けるなんて。――何でこんな男に、十年も片想いしてきたんだろう。
部屋を出て、披露宴が行われる大広間に向かう彩花の顔は、とてもめでたい場に出席する親族の顔ではなかった。小学生の頃は、面倒を見てくれるたびに、「お兄ちゃんが大好き」なんて言ったものだが、今となってはそれも黒歴史に等しくなっている。義兄への片想いは、拓也自身の言動で一気に儚く散った。
アパレル事業を中心に海外にも展開を見せる株式会社『KSインターナショナル』の御曹司であり専務取締役でもあるだけに、拓也の結婚式は盛大に行われた。だが終始彩花は、感情を失ったような顔で式に参加していた。
その夜は、霧雨が降っていた。
ドレス姿のまま、コンビニで買ったビニール袋を差した彩花は、一人で夜の歌舞伎町を歩いていた。途中、カウンターバーに立ち寄り、マティーニやマルガリータなどのカクテルを何杯も飲んだ。
「お客様、少々飲み過ぎではありませんか?」
鼻の下の黒髭が妙に紳士的に見えるバーテンに、心配そうに声をかけられた。
「いえ、大丈夫です」
少し頭痛はしたが、泥酔になるほどではなかったため、彩花は飲み続けた。飲まずにはいられなかった。
店を出た頃には日付が変わり雨も止んでいたが、繁華街の夜は店や看板の灯りでまだ明るく輝いている。澄んだ大きな瞳で童顔の彩花は、顔全体を真っ赤に染めている。そんな彩花の姿は異様に目立ち、通り過ぎる男たちの目を釘付けにしていく。
「お姉さん、ちょっとどうですか?」
「お姉ちゃん可愛いね。今なら安くしとくよ」
「良い店、紹介しましょうか?」
「一発、どう?」
ホストと思われる男、客引きの男、何となくナンパしてくる男など、周囲にいる男たちが彩花に何のためらいもなく、声をかけていく。そんな男たちを、彩花は拓也と重ねていた。
――彼らは皆、義兄と同じで偽善者だ。
体目当てだったら捨て駒にされ、店で金さえ払えば後は用済みにされる。結局、優しいフリをしているだけで、自身が満足のいく結果になれば、平気で人を裏切り、捨てていく。まさしく、この男たちは義兄と同じだ、と彩花は思いながら、再び夜の街をさまよっていく。
十年間、同じ屋根の下で暮らした義兄の本性に、何故ずっと気づけなかったのだろう。そんな自分が嫌いになり、何より義兄への憎しみが強くなっていく。この感情をどこにぶつけて良いのかと思いながら路地裏に入ると、少し遠くで一人の人影が集団暴行を受けている光景が目に留まった。
「何してるの!」
酒の力、そして義兄への憎悪が募っていたこともあり、思いのほか大きい声で怒鳴った自分自身に彩花は驚いた。集団は慌てて逃げるように、夜の闇へと消えていった。
「大丈夫ですか?」
彩花が側までやってくると、ボロボロの服を着た男が一人しゃがんだままじっとしていた。暴行が原因で服が破れているのではないことは、一目瞭然だった。汗臭さが少し鼻についたが、彩花はそこまで気にならなかった。
「ありがとう……」
か細い声だった。顔はやつれ、目には正気が無いように見える。
「何か、お礼を……」
浮浪者になっても、そういう気持ちがあるのかと、彩花は感心した。
一瞬考えると、彩花は一言、男に言い放った。
「じゃあ、私を抱いてください」
Kerja sama antara Perusahaan Tantio dan Perusahaan Krisna berjalan stabil. Tiga tahun kemudian, aku dan Leila menikah. Pernikahan kami diadakan di sebuah kota kecil klasik di luar negeri, di mana setiap rumah menggantungkan lonceng angin berwarna-warni. Saat angin berembus, dentingan jernih terdengar seperti untaian doa yang tulus.Menjelang acara berakhir, aku menerima sebuah kado. Tidak ada nama pengirimnya, tetapi semua orang mengenali stempel Perusahaan Ondri.Sebenarnya, setelah Leila resmi memegang kendali Perusahaan Krisna, dia melakukan penekanan besar-besaran terhadap Perusahaan Ondri. Jika dulu Perusahaan Ondri tanpa Nyonya Disya ibarat gedung yang hampir runtuh, maka Perusahaan Ondri yang sekarang hanya menyisakan puing-puing bangunan. Leila tidak akan membiarkan keluarga yang mengkhianati ibunya lepas begitu saja.Aku memilih untuk bekerja sama dengannya, bahkan bertindak lebih keras. Perusahaan Ondri sudah tidak punya nama lagi di lingkaran bisnis. Karena aku pun ti
Sudah sangat larut saat kami selesai membuat laporan di kantor polisi, jadi aku membawa Leila langsung ke rumahku. Keesokan paginya saat membuka mata, sarapan sudah tersaji di atas meja.Aku bersandar di pintu, menatap orang yang sedang serius mencuci alat makan. "Rajin sekali?""Kan belum punya status resmi, jadi harus rajin supaya calon suamiku terkesan.""Kalau dia marah lalu nggak mau menikah denganku lagi, bagaimana?"Leila mencubit hidungku sambil mengeluh manja. Aku hanya bisa pasrah, teringat bagaimana teman-temanku menatapnya dengan penuh rasa ingin tahu semalam.Sambil bersantai melihat ponsel, perhatianku tertuju pada sebuah berita. Aku tersenyum. "Kalau kamu butuh status, ini dia kesempatannya."Berita yang sedang memuncaki trending topik memiliki judul besar dan tebal. [Pewaris Perusahaan Tantio Berperilaku Buruk, Menggoda Wanita Bersuami!][Kehidupan Pribadi Pewaris Perusahaan Tantio Berantakan, Mengajak Wanita Asing Menginap Di Rumahnya!]Dua judul itu muncul beruru
Aku bertemu kembali dengan Samanta di acara jamuan makan yang diadakan teman-temanku. Kami semua sudah dewasa. Pembicaraan di lingkaran sosial kami mulai beralih ke urusan bisnis dan pengelolaan keluarga. Cahaya lampu yang temaram, minuman yang manis, suasananya cukup nyaman.Aku memutuskan untuk tinggal sedikit lebih lama, tetapi tiba-tiba tamu tak diundang masuk. Suasana di ruangan privat itu seketika hening.Seorang teman menarik ujung bajuku dan berbisik, "Deandre, nggak ada yang mengundangnya."Aku mengangguk paham. Temanku mendengus jijik. "Pasangan ini sudah dianggap seperti hama di lingkaran pertemanan kita. Keluarga mereka sudah bangkrut, perangai mereka pun buruk.""Terutama Mario. Dia memperlakukan Samanta seolah gadis itu adalah barang paling berharga di dunia. Dia waspada pada setiap pria yang mendekat."Aku menoleh. Benar saja, di belakang Samanta, ada Mario. Saat melihatku menatap ke arah mereka, Mario refleks menciutkan bahunya ketakutan. Namun sedetik kemudian, dia
Kantor pusat perusahaan berada di kota ini, jadi aku langsung berkendara pulang untuk mengambil dokumen. Demi kenyamananku, ibuku membelikan sebuah vila kecil dengan taman yang asri.Aku mendorong gerbang utama, tetapi saat hendak menekan kode kunci pintu, aku tersentak. Seseorang ternyata sedang duduk di koridor samping pintu.Dia menoleh, memperlihatkan sepasang mata yang merah padam. Aku mengernyit. "Samanta? Bagaimana kamu bisa masuk ke sini?"Tiba-tiba aku melihat lututnya yang memar kebiruan. Kerut di keningku makin dalam. "Kamu memanjat pagar rumahku? Ada urusan apa?"Orang yang sedari tadi diam itu menatapku tajam, lalu berucap tiba-tiba, "Deandre, kamu jadi kurusan sekarang."Aku tidak mengerti apa maksud basa-basi anehnya itu. Saat aku berbalik hendak pergi, dia mendadak menghambur dan memelukku. Kekuatannya begitu besar, seolah ingin meremukkan tubuhku.Untungnya, pelatihan fisik yang kujalani bukan sekadar pajangan. Aku menyentak tangannya hingga terlepas, lalu mengusa






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.