공유

BAB 44

작가: Imamah Nur
last update 게시일: 2026-01-27 01:41:16
"Menangislah yang kencang Kirana Sayang! Kamu pikir ayahmu akan mendengarnya? Suara hatinya sendiri saja ia tidak bisa mendengarnya apalagi suara anak manja seperti kamu." Raisa semakin geram.

Ia tertawa kecil. "Ayahmu bukanlah pria yang peka."

"Ibu jahat, Kirana pasti mengadu sama Ayah nanti. Ibu pasti akan dimarahin oleh Ayah."

"Kamu tahu dengan istilah cepu Sayang? Teman-temanmu pasti enggak suka sama kamu jika tahu kamu jadi tukang mengadu. Asal kamu tahu ya, Ibu bisa membuat mereka m
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Mas, Ayo Bercerai!   BAB 96. Harapan Palsu

    "Aduh, sakit sekali." Zola meringis. Ia duduk berdiri duduk berdiri dengan gelisah. Mulutnya tidak henti-hentinya mengoceh tidak jelas. "Kenapa denganku, aduuh!" pada akhirnya Zola tidak tahan dan suaranya semakin keras. Dokter Gamal menoleh dan mendapati Zola berjongkok dengan tangan memeluk perut. "Lana!" ia segera berlari dan mendekati Zola. "Lana, kamu kenapa?" tanyanya dengan raut wajah khawatir. Zola mengangkat tangan. Dengan bibir bergetar dia berkata pelan, "Jangan mendekat, jangan pedulikan aku." Akan tetapi, dokter Gamal tidak mengindahkan. Ia tetap melangkah mendekati Zola. Tangannya terulur untuk menyentuh lengan Zola. "Jangan sentuh aku! Aku tidak sudi disentuh olehmu!" sentak Zola di tengah rasa sakit yang mendominasi perutnya. "Aduh, pinggangku juga–" "Lana, ada apa dengan perutmu? Apakah sudah kontraksi?" tanya dokter Gamal panik. Ia sama sekali tidak memikirkan kenapa Zola tiba-tiba tidak ingin disentuh olehnya. Yang harus dirinya hadapi sekarang adal

  • Mas, Ayo Bercerai!   BAB 95

    Dewi tak kalah terkejutnya. "Jadi kamu belum tahu ya Zola?" Zola. tersenyum pahit kemudian menggeleng. "Sorry, aku tidak bermaksud menyampaikan kabar yang bikin kamu sedih Tapi kabarnya Haidar menikah dengan Raisa karena terpaksa. Mungkin dia tidak ada pilihan lain karena Kirana butuh sosok ibu." "Kamu tidak salah Kok Wi, hanya saja aku berharap Raisa benar-benar tulus masuk ke keluarga Mas Haidar. Semoga Kirana bahagia bisa berkumpul dengan ibunya. Akhirnya ia merasakan keluarganya utuh kembali." Zola. menghela napas. "Ya semoga Mas Haidar berjodoh sama Raisa." Dewi mengerutkan kening. "Kamu enggak ada sedih-sedihnya gitu Zola? Kalau aku tuh jadi kamu. Ku doain keluarga mereka tidak bahagian. Enak saja, setelah berhasil menghancurkanmu, eh mereka malah hidup senang." Zola kembali tersenyum. "Untuk apa berdoa yang buruk-buruk Wi? Takutnya doa buruk itu berbalik kepada diri kita sendiri lagi pula karma bisa mencari jalannya sendiri." Dewi manggut-manggut. "Kamu benar Zola, peri

  • Mas, Ayo Bercerai!   BAB 94

    Sampai di rental, setelah selesai mengembalikan mobil, Zola menyadari ATM nya tidak ada di tas. Ia panik, tidak tahu akan mendapatkan uang dari mana untuk membayar ongkos pulang sementara uang tunai yang ada di dompet sudah diambil semua oleh ayahnya. "Aku harus menghubungi siapa ya?" tanya Zola menimbang-nimbang dalam hati. Awalnya ia ingin menghubungi dokter Gamal, tetapi ia mengurungkan diri karena pasti akan sangat merepotkan sementara dokter Gamal lagi ada kesibukan di kota lainnya. Selain itu, dia juga tidak mau dokter Gamal tahu dia pergi tanpa pamit. "Masa iya aku harus menghubungi Mas Haidar yang sama-sama ada di kota ini? Ah tidak, itu pasti memalukan. Nanti dipikir pula aku berubah pikiran ingin kembali padanya. Lagian aku malas ketemu dia langsung. "Kenapa Mbak? Ada yang masih ketinggalan di mobil?" tanya petugas rental menyadari Zola tak kunjung pergi setelah menyerahkan kunci. "Oh Tidak Mas, hanya menunggu teman saja, tapi kok lama banget," jawab Zola berbohong

  • Mas, Ayo Bercerai!   BAB 93

    Zola menghela napas lega. Ia hendak menghidupkan mesin mobil. Namun, suara seseorang di sebelah menahan gerakannya. Entah kapan orang itu masuk dan duduk dalam mobil, mungkin saat Zola fokus menatap Kirana di depan sana. "Zola, akhirnya kita ketemu juga." Suara itu, suara dari masa lalu yang sempat mengguncang dunianya. Zola syok. Tubuhnya Zola langsung merespon. Tegang, dingin, dan kaku. Peluh dingin membanjiri seluruh tubuhnya. "Ayah?" Mata Zola membelalak, tangannya membekap mulut. Pria di samping Zola tertawa kecil. "Huh, masih ingat ternyata kamu sama ayahmu." Pria itu berdecih. "Kenapa enggak pernah menjenguk Ayah selama di penjara, hah?" Zola menggeleng lemah. "Aku .... aku ....'" suaranya tercekat di tenggorokan. Oksigen di sekitar terasa menipis, dadanya sesak. "Aku kenapa, hah? Lupa sama yang sudah susah payah membesarkanku karena kamu sudah menikah dengan orang kaya, begitu?" Zola menggeleng. Lidahnya tiba-tiba terasa kelu. "Pria tadi ... Haidar Danish Azh

  • Mas, Ayo Bercerai!   BAB 92

    "Haidar, harus dengan apa aku membuktikan bahwa aku tulus ingin hidup bersama kamu dan Kirana. Harus bagaimana lagi agar aku bisa mendapatkan cintamu kembali? Tolong Haidar, katakan apa yang harus aku lakukan untuk menebus kesalahanku padamu?" Raisa sampai bersimpuh di lantai untuk menarik simpati Haidar. Namun pria itu sama sekali tidak peduli. "Kalau kamu tidak mau pergi dari kamar ini biar aku yang keluar," putus Haidar lalu bergegas ke arah pintu dan menutupnya dengan kencang. Raisa tersentak dan meringis. Ia bangkit, berdiri menatap kamar utama rumah Haidar. Dulu ini adalah kamarnya tetapi setelah itu direnovasi besar-besaran dan menjadi kamar Haidar dengan Zola. "Di mana cintamu yang dulu Haidar?" Raisa terisak lalu melangkah keluar. Ia menuju salah satu ruang tamu, tetapi mendapati Haidar yang duluan berbaring di sana. "Kalau tahu begini, lebih baik aku bawa Kirana pulang saja." Raisa menuju kamar Kirana dan membuka pelan pintunya. Keheningan langsung menyambutnya. Kirana

  • Mas, Ayo Bercerai!   BAB 91

    dan hanya melihat potensi. Aku mencintai caramu mencintaiku dan caramu memperlakukan anak dalam kandunganku." “Dan aku mencintaimu, Lana. Seluruh dirimu. Bahkan bayi yang tumbuh dalam ragamu." Lana mengulurkan tangan kanannya. Dokter Gamal tersenyum lega. Ia mengambil tangan Zola, dan dengan hati-hati menyematkan cincin kayu itu di jari manis Zola. Cincin itu pas, terasa seperti takdir yang sudah lama menunggu. “Ya,” bisik Zola. “Aku akan menikah denganmu. Mari kita bangun rumah kita dengan kesetiaan dan kejujuran.” Dokter Gamal menghela napas panjang, seperti baru saja menyelesaikan proyek paling rumit dalam hidupnya. Ia mencondongkan tubuh dan mencium kening Zola, ciuman yang lambat, stabil, dan penuh janji keamanan. “Terima kasih,” bisik dokter Gamal. “Terima kasih telah memberiku kesempatan ini.” Zola menunduk, pipinya bersemu malu. Dokter Gamal tersadar dengan apa yang baru saja ia lakukan. "Lana, maafkan aku, tadi aku reflek." Dokter Gamal benar-benar merasa bersa

  • Mas, Ayo Bercerai!   BAB 12

    Aku baik-baik saja." "Syukurlah." "Aku tunggu ya." Tanpa menunggu jawaban Dewi lebih lanjut, Zola menutup teleponnya. Ia menatap kamar Kirana lamat-lamat, setelah ini mungkin dia tidak akan pernah melihat tempat ini lagi. Zola menghela napas panjang, lalu beranjak ke kamarnya sendiri. Ia meng

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • Mas, Ayo Bercerai!   BAB 8

    Pagi itu, seperti biasa, Zola mengumpulkan pakaian kotor dari keranjang di kamar mandi. Tumpukan kemeja Haidar, beberapa celana, dan pakaian Kirana. Tugas rumah tangga adalah satu-satunya hal yang memberinya ilusi tentang normalitas. Ia memilah, memisahkan, lalu memasukkan ke dalam mesin cuci. Saat

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • Mas, Ayo Bercerai!   BAB 57

    "Bagaimana Tuan Kandar deal?" tanya dokter Gamal setelah Zola dan dirinya menentukan harga."Deal Tuan Gamal. Kami ambil semua yang tadi."Dokter Gamal mengangguk dan mengajak kedua orang itu ke meja. "San, mana minumannya!" seru dokter Gamal sembari menatap ke samping."Ada Tuan, sebentar," ucap

    last update최신 업데이트 : 2026-03-27
  • Mas, Ayo Bercerai!   BAB 9

    "Aku tidak sengaja,” bisik Zola, suaranya serak. “Air mataku menetes. Aku tidak sadar setrikanya berhenti bergerak.” Haidar tertawa sinis, tawa yang tidak mencapai matanya. “Air mata? Alasan apa lagi yang mau kamu pakai sekarang, Zola? Kamu pikir aku bodoh? Kamu marah karena kemeja itu, kan? Kare

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status