Share

Pergi ke suatu tempat

"Bukan hanya tak punya apa-apa lagi, tapi orang tuanya pun ikut lenyap dari muka bumi ini," sahut Amira.

"Ma-maksudnya bagaimana, Nak? Siapa yang lenyap?"

"Mama. Eh, bukan tapi Santi." Amira menyahutinya lagi.

"Innalillahi. Apa yang sudah, kamu lakukan untuk mereka, Nak?"

"Hanya permainan kecil kok, Bu" sahut Amira.

"Maksudnya?" Lagi-lagi Darmi belum paham dengan perkataan Amira.

"Maaf, Bu aku nggak bisa ceritakan. Intinya aku pernah bersumpah waktu itu untuk membalaskan dendamku pada pria jahanam itu. Selama aku masih hidup aku tidak akan membiarkan mereka hidup dengan tenang. Itulah sumpahku."

"Tapi, Nak apa yang terjadi selama beberapa tahun ini denganmu? Semenjak, kamu meninggalkan rumah, kamu tidak pernah ngasih kabar pada ibu. Lalu hari ini, kamu datang ke rumah ini dengan penampilan, kamu yang sudah banyak perubahan. Ibu sampe nggak ngenalin, kamu tadi, loh. Bisakah, kamu menceritakan sedikit tentang kehidupan, kamu selama ini, Nak. Biar ibu tidak merasa bersalah terus menerus
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status