Share

Kembali

"Kenapa diam?" tanya Hana lagi.

"Sudahlah...aku minta maaf" Sean terlihat menyerah dan kembali mengompres dahi Hana yang ikut menurut karena telah sukses membuat es balok didepannya ini meminta maaf langsung kepadanya.

Hana diam-diam memperhatikan Sean yang terlihat sangat serius mengompres dahinya. Seam terlihat sangat tampan jika berperilaku lembut seperti ini, seketika Hana langsung dibuat meleleh olehnya.

Menyadari Hana yang sedari tadi diam-diam memperhatiknnya, membuat Sean memberhentikan aktivitasnya dan beralih menatap Hana

Di saat mereka sedang bertatap-tatapan tiba-tiba Hana menjerit kesakitan hingga membuat Sean langsung kaget.

"Ada apa..? Kamu kenapa..?" tanya Sean bingung.

"Kepalaku sakit banget..." jawab Hana sambil memegang kepalanya.

Tidak pakai menunggu lama lama Sean segera berdiri mengambil obat dan segelas air kemudian

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status