Share

Bab 226

Penulis: Naiynana
last update Tanggal publikasi: 2026-03-12 13:26:43

Kalea terus merintih. Rasa sakit benar-benar menggulung seluruh tubuhnya.

Bajunya semakin basah. Sudah basah karena ketuban pecah, kini basah pula karena keringat yang mengalir deras.

“D-D-Dokter … s-sakit s-sekali …” Air mata Kalea bercucuran. Bibirnya bergetar.

Dokter Jessica tak segera merespon. Mata dokter wanita itu masih tertuju pada monitor CTG yang menampilkan grafik detak jantung janin. Gerakannya terus berfluktuasi.

Garis merah itu melonjak, lalu menukik tajam setiap kali gelombang
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (12)
goodnovel comment avatar
Gendhis Ayu
kayae bakal trauma si hamis kalo punya anak lg
goodnovel comment avatar
Dyta NouriezQ
Yaahh misssss kok hoekk .........
goodnovel comment avatar
Alfiah Ummi Hani
ya ampuuuun..mafia kok kek gini yaa...semoga lancar lahiran nya ya...anak perempuan..cihuyyy
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 322

    Tiga tahun berlalu. Shaynala tengah sibuk-sibuknya dengan dunia perkuliahan. Sementara itu, Kalea juga tengah gencar mengembangkan Lunare.Hari ini, Lunare tengah mengadakan sayembara langsung untuk para perancang muda. Memberi kesempatan luas bagi para designer berbakat yang baru lulus kuliah agar bisa bergabung ke Perusahaan.“Sayaaangg!” Hamish bersedekap di ambang pintu. Memperhatikan Kalea yang sejak tadi mengabaikannya.“Apa belum selesai?” tanyanya. Dia pun memutuskan untuk menghampiri Kalea yang masih sibuk koordinasi dengan timnya.“Sebentar lagi. Ada apa memang?” Kalea mendadak merasa bingung melihat Hamish yang tiba-tiba mendatanginya ke Lunare di jam kerja. Rela menunggu pula.“Bukankah kita ada janji makan siang?”“Makan siang? Kapan? Aku perasaan gak ada janji itu.” Kalea akhirnya mendatangi Hamish.“Ada.” Hamish meyakinkan. Tetapi, Kalea masih tak ingat sama sekali. Dari beberapa hari lalu ia bahkan sudah memberi tahu suaminya itu bahwa dirinya akan sangat sibuk pekan i

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 321

    Kalea menyambut kepulangan suami dan anaknya dengan penuh sukacita. Tak hanya karena mendengar prestasi yang berhasil diraih Shaynala, tetapi juga karena mendapat kabar bahwa putrinya itu telah berbaikan dengan William.Bagaimana mungkin tak senang, ia dan Ginna selama empat tahun terakhir merasa ikut lelah dengan drama anak-anak mereka. Tak bisa lagi pergi berlibur bersama, tak bisa saling kumpul-kumpul dengan bebas, dan banyak hal lagi.Maka, pertanyaan pertama yang terlontar pun tak jauh-jauh dari seputar kabar perkembangan hubungan Shaynala dengan William. Seakan-akan kemenangan tinju Shaynala menjadi skala nomor dua.“Apa kalian jadian?” tanya Kalea menahan senyum.Shaynala tak buru-buru menjawab. Gadis itu hanya tertunduk seraya memainkan garpu di meja makan, menyembunyikan rona bahagia di wajahnya.“Heey, kalo diam berarti iya. Betul, kan?” Kalea kini tak bisa menahan senyumnya lagi. Baru kali ini melihat Shaynala yang tersipu malu-malu.Sementara Hamish, pria itu hanya mencibi

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 320

    Hamish memapah Shaynala di tengah hiruk pikuk Bandara Suvarnabhumi Bangkok. Hari ini, semua orang akan kembali. Tim tinju, Stephen, juga geng Nenek Ling Ling hendak pulang ke Indonesia. Sementara Arsen ke Amerika. Dan William, pemuda itu akan bertolak ke Jepang. “Kamu kuliah di mana nanti?” tanya William pada Arsen. Kedua pemuda itu berjalan di paling belakang rombongan.“Entah. Mamaku menyuruhku di Amerika saja. Tapi, Papa menyuruhku masuk univ negeri di Indonesia biar gampang katanya. Entah apa yang dimaksud gampang papaku. Aku juga gak paham. Tapi, Papi Hamish lain lagi. Dia tak menyuruhku di sana di sini. Dia malah menyuruhku menggali dulu apa yang paling membuatku tertarik. Menyuruhku melihat apa yang sekiranya ingin aku raih.” Arsen menjawab dengan dua tangan masuk ke saku jaket baseballnya.“Hah? Apa tadi? Papi Hamish? Sejak kapan kamu panggil Papi?” William mengernyit.Arsen menyeringai, lalu mengangkat dagunya dengan sombong.“Mulai sekarang, aku juga memanggilnya Papi. Dia

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 319

    Dari sejak makan malam dimulai, Hamish tak henti memperhatikan interaksi Shaynala dan William. Matanya begitu tajam pada setiap gerak-gerik keduanya, sekecil apa pun itu.Gara-gara ucapan Shaynala tentang perasaannya pada William sebelumnya, membuat Hamish menjadi gelisah sendiri.Dari sejak pulang jalan-jalan sore itu, Hamish mencium aroma-aroma konspirasi masa muda yang sangat mencurigakan di antara keduanya. Apalagi saat ia mendapati sebuah cincin perak yang asing telah melingkar di jari manis putrinya.“Apa mereka jadian? Jangan-jangan mereka pacarana di belakangku! Diam-diam? Hah? Hmmm!” Hamish bicara dalam hati sambil mengawasi William juga Shaynala.Ia sampai tak fokus pada makan malam perpisahan di restoran hotel tersebut. Ia juga beberapa kali tak menanggapi obrolan Johan seputar Shaynala gara-gara terlalu konsentrasi pada dua anak muda itu.Dan sepertinya, hanya ia saja yang tak menikmati makan malam itu tak peduli selezat apa menu-menu yang tersaji. Padahal, semua orang ten

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 318

    Hamish sudah menunggu di lobi. Mondar-mandir sambil sesekali mengecek arloji. Pria itu menunggu William yang membawa Shaynala jalan-jalan. Matahari sudah tenggelam dan ia mulai gelisah karena kedua remaja itu tak kunjung kembali.Gara-gara inisden malam-malam itu, Hamish jadi mudah cemas. Takut hal serupa terjadi lagi apalagi saat ini Shaynala dalam kondisi terkilir. Kakinya pincang tak bisa berjalan dengan benar untuk sementara waktu.“Ya Tuhan! Duduk saja! Aku pusing melihatmu bolak-balik seperti itu!” Stephen menegur.Pria berkacamata itu juga ada di sana. Duduk santai di salah satu sofa empuk sambil memeriksa laporan tentang pasien yang dikirim ke nomornya.“Bagaimana aku bisa tenang! Anakmu dua kali membawa Nala! Tak munggu izinku turun! Bagaimana kalau ada apa-apa?” Hamish langsung sewot.“Oh my god! Mereka baru mengabari kita lima menit yang lalu! Lima menit laluuuuu! Mereka bilang sudah di perjalanan pulang! Astaga! Sabar sedikit!” Stephen berdecak.“Lagipula dia sama William.

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 317

    Waktu terasa lambat sekali berjalan. Hamish dan Arsen tak kunjung kembali, Stephen entah sampai kapan di restoran, begitu juga para nenek yang sepertinya mendadak amnesia kalau di kamar itu ada Nala dan William yang tak bisa kemana-mana.Sementara William dan Shaynala, keduanya malah terjebak dalam suasana canggung yang aneh.Sejak saling setuju untuk ide yang diajukan Ling Ling, dua remaja itu malah berubah menjadi malu-malu. Mendadak bingung harus mengobrol apa seakan-akan semua topik yang ada di dunia tak lagi menarik untuk dibahas. Bahkan untuk mengobrol hal-hal ringan pun lidah mereka teras kelu.“Aku bosan!” keluh Shaynala setelah sekian lama waktu mereka dihabiskan hanya untuk membuka ponsel masing-masing.“Aku juga,” balas William. Pemuda itu melempar ponselnya ke sofa.“Jalan-jalan mau gak?” cetus William, menoleh menatap Shaynala.“Bagaimana caranya jalan-jalan dengan kaki pincangku?” Shaynala menunjuk kakinya yang bengkak dengan dagu.“Dengan kakiku,” jawab William yakin.“

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 211

    “Bukankah kamu masih cuti?” tanya Ginna. Memandangi Stephen yang grasak-grusuk berganti pakaian.“Iya, Sayang. Aku masih cuti. Tapi ada panggilan darurat. Aku harus operasi satu jam lagi. Ini permintaan khusus dari pasien VVIP. Dia pasienku langsung. Tak bisa aku delegasikan. Kondisinya sudah gawat

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-04
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 207

    Pernikahan Ginna dan Stephen berlangsung begitu meriah. Sebuah ballroom hotel bintang lima yang disulap tema glamorous. Semua tentang kemewahan, keanggunan, dan eksklusif dengan dominasi warna-warna bold.Ling Ling tak henti menangis karena tak menyangka jika putranya akhirnya bisa kembali menikah.

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-03
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 206

    Kalea mengantar Ginna untuk fitting baju pengantin ke Lunare dan setelahnya, mereka pergi untuk berjalan-jalan keliling mall.Hamish senang mendengarnya karena ini adalah kali pertama sang istri mau pergi bersosialisasi ke dunia luar sejak dari rumah sakit. Berharap, Kalea semakin membaik setiap ha

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-03
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 205

    Ginna berdiri di depan pintu rumah Kalea. Gadis itu ingin menjenguk sekaligus memberikan kabar bahagia. Ia datang diantar oleh Ling Ling.Dan saat bertemu, Kalea serta Ginna langsung berpelukan. Keduanya menangis. Lama.“Maaf aku baru datang, Lea. Aku kemarin ingin datang menjengukmu. Tapi Stephen

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-03
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status