Share

Bab 53

Author: Naiynana
last update publish date: 2025-11-11 04:29:27

Harusnya Kalea bahagia. Jalan lebar telah dibukakan untuk menuju masa depannya yang lebih baik. Impiannya untuk mejadi seorang desainer tampak lebih dekat.

Tetapi, hatinya merasa hampa. Sedih. Ia tak bisa untuk tak menangis. Rasa bersalah pada Hamish terasa mencucuk di hatinya.

Ia sudah sangat marah dan kecewa tanpa memberi kesempatan sedikit pun pada pria itu untuk menjelaskan alasan soal diskualifikasi karyanya tersebut. Ia yang kadung dipenuhi ledakan emosi sudah tak bisa mendengar apa pun l
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (17)
goodnovel comment avatar
Wahyu Nyu
ayo berjuang dulu buat nyembuhin trauma mu,jan cengen dan kamu bisa memulai lagi dengan lea nanti
goodnovel comment avatar
Ummu Kholifah
segeralah sembuh hamish
goodnovel comment avatar
Evievoy Rafyno
sembuh kan hati dan mental mu Tuan dari rasa trauma
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 273

    “Heh! Jangan macam-macam kamu, ya!” Leo berteriak seraya mengacungkan bilah kayu di tangannya. Tak peduli meski tubuhnya masih bergulingan di tanah yang menurun.“Jangan macam-macam sama istriku!” Leo kembali berteriak-teriak. Pria itu susah payah berusaha bangkit berdiri.“Papaaa!” Ling Ling menatap Leo dengan rasa cinta yang kembali menyala. Hatinya tersentuh. Leo terlihat gagah. Keren. Begitu berani demi membela dirinya.Mbah Ageng kini beralih mengacungkan pisaunya pada Leo. Pria dengan baju serba hitam itu mulai kuda-kuda. Waspada. Bersiap menyerang Leo.Leo tak gentar. Pria itu maju sambil mengayunkan bilah kayu di tangannya tinggi-tinggi.“HIyaaaaahh!” Leo berteriak dan ….KREKK!Leo tiba-tiba melotot, terdiam, mematung.“Adduuuuuuuhhh!” Pria itu tiba-tiba berteriak, mengaduh kesakitan. Pinggangnya keseleo sampai berbunyi.Kayu di tangannya pun terlepas dan berganti sibuk memegangi pinggangnya yang kesakitan.“Aiyaaa! Papa! Papanya Steveee! Haduuuhh!” Ling Ling langsung panik.

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 272

    “Pa, kamu berjaga. Kalau misal lihat ada yang janggal cepat kasih kode.” Ling Ling memberi perintah pada suaminya.“Gak aku aja yang turun, kamu yang jaga?”“Aiyaaa! Pinggang dan kakimu sering cekot-cekot. Mana bisa kamu harus turun ke pinggir sungai sana. Jalannya banyak batu.”Leo akhirnya setuju.Ling Ling yang keluar lebih dulu dari persembunyian. Berjalan membungkuk-bungkuk, mengendap, menuju nampan sesajen di bawah obor yang cahaya apinya menyala meliuk-liuk tertiup angin.Tak lama, Martha ikut turun setelah membuang sepatu princess-nya dan menggulung celana panjangnya. Ia rela tak beralas kaki demi menemani Ling Ling.Setelahnya, kawan-kawan yang lain ikut turun satu per satu.“Cepaaat! Ambil saja semua!” bisik Martha seraya membuang penutup sangkar yang menaungi nampan sesajen tersebut.“Ini kita bawa pulang?” tanya Donna yang rebutan ayam hitam yang sudah disembelih dengan Maria.“Aiyaa! Kenapa dibawa pulang? Memang mau kau bikin sop, hah? Buang saja.”“Kemana?”“Ke sungai!”

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 271

    Gwen sudah sangat bertekad. Ia lawan dinginnya air sungai. Tetap tenang berendam di cekungan. Duduk bersila di batu yang ada di dasar.Gwen memejamkan matanya. Berusaha memusatkan seluruh pikiran pada apa yang tengah diinginkannya.Hamish.Wanita itu menginginkan Hamish pergi selamanya dari muka bumi. Ia ingin Hamish membayar semua perbuatan buruk yang pernah dilakukan padanya. Ia ingin Hamish dikirim ke neraka. Mati menderita.Dendam kesumat menyala-nyala dalam dada Gwen. Kenangan demi kenangan masa lalu berkelebatan. Dari mulai kenangan manis nan indah, hingga memori-memori buruk yang sampai sekarang pun masih sukses membuatnya gemetaran.“Aku ingin pria iblis itu mati! Dia tak berhak bahagia! Dia harus tersiksa! Dia harus merana seperti halnya aku.” Gwen benar-benar sudah dibutakan dendam serta kebencian.“Kau mau Hamish mati seperti apa?” Sayup-sayup, ia merasa ada sebuah suara membisiki. Suara itu jenis suara yang berat, suara laki-laki.“Katakanlah dan aku akan mengabulkannya.”

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 270

    Gwen tercengang saat mendengar syarat-syarat yang harus dipenuhinya. Wanita itu menatap Mbah Ageng, berharap bisa mendapat kemudahan, tetapi Mbah Ageng hanya bisa menggeleng.“Ini belum seberapa. Ini sudah diambil yang paling mudah buatmu. Sudah mbah bilang, pikirkan masak-masak soal ini. Lihatlah sekarang! Kamu malah jadi ragu-ragu. Dan seperti yang mbah katakan sebelumnya, sekali kamu terjun, maka tak ada lagi jalan kembali. Kita Sudah sepakat itu, kan?”Gwen tercenung beberapa saat, memikirkan segala resiko yang mungkin akan ditanggungnya. Namun, kemudian ia kembali menganggukkan kepala.“Saya akan menerimanya, Mbah. Saya akan lakukan semua ritualnya. Lalu, kapan kita mulai, Mbah?” Gwen benar-benar sudah tak sabar“Satu jam lagi,” ucap Mbah Ageng.“Nanti, kamu akan berendam di dekat hulu Sungai tak jauh dari sini sampai tengah malam. Jangan keluar dari sana apa pun yang terjadi sebelum mbah beri instruksi.”Gwen menangguk.“Mungkin nanti kamu akan mendapat gangguan. Tapi kamu harus

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 269

    “Mati?” Pria tua itu mengerutkan alisnya.“Ya. Saya ingin dia mati.” Gwen berkata mantap, menatap sungguh-sungguh pria tua yang biasa dipanggil dengan sebutan Mbah Ageng.Dulu, ia memang memuja dan begitu mencintai Hamish. Tapi kini, yang tersisa hanya dendam dan ketakutan yang tak berkesudahan.Gwen ingin mengakhiri segalanya. Ingin terbebas dari kungkungan kecemasan akan kehadiran Hamish. Ia ingin Merdeka. Lepas seutuhnya. Dan baginya, untuk mereguk kebebasan itu adalah dengan tidak ada Hamish di dunia ini.“Buat dia mati dengan cara paling menderita, yang paling menyakitkan, dia harus juga merasakan apa itu sakit. Apa itu menderita. Aku ingin dia tersiksa,” ucapnya dengan tangan mengepal. “Buat dia mati sesegera mungkin, Mbah.”Mbah Ageng tampak berpikir lama, lalu mengerjap seraya mengusap janggut tipisnya yang berwarna keperakan.“Kamu yakin?” tanyanya.“Tentu saja. Saya sudah jauh-jauh kesini, Mbah.”“Urusan nyawa itu sulit, loh. Bayarannya mahal. Sangat mahal,” ucap Mbah Ageng.

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 268

    Gwen sudah seperti buronan. Berlari dengan kepala tak henti menengok ke kiri dan kanan, depan serta belakang.Wanita itu menuju mobil rental yang disewanya dari sejak melarikan diri dari rumah. Sengaja sekali ia tak menggunakan mobil pribadinya. Dari pengalaman yang telah lalu-lalu, ia kini berbuat lebih waspada. Takut jika seseorang akan dengan mudah melacak keberadaannya.Ia juga sudah mengganti ponselnya lengkap beserta nomornya. Untuk sementara waktu, ia akan benar-benar menyembunyikan diri dari semuanya termasuk dari Roy.“Dasar tak berguna!” geramnya mengingat Roy yang sama sekali tak bisa diandalkan. Percuma sekali ia bisa menikahi seorang pejabat, tetapi di saat genting tak ada uluran tangan sama sekali. Gwen marah karena harus kembali mengulang pengalaman ketika menjadi seorang pelarian seperti dulu.Sebelum mengemudi, dia memakai masker, topi, dan kacamata hitam. Ia berusaha menutupi segala jati dirinya.Sementara itu, Ling Ling tengah melakukan percakapan grup sambil menyet

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 211

    “Bukankah kamu masih cuti?” tanya Ginna. Memandangi Stephen yang grasak-grusuk berganti pakaian.“Iya, Sayang. Aku masih cuti. Tapi ada panggilan darurat. Aku harus operasi satu jam lagi. Ini permintaan khusus dari pasien VVIP. Dia pasienku langsung. Tak bisa aku delegasikan. Kondisinya sudah gawat

    last updateLast Updated : 2026-04-04
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 212

    “Steve,” panggil Ginna serak. Mendadak saja merasa tegang, takut, terkurung di sana berdua dengan Stephen. Padahal jelas-jelas pria itu adalah suaminya.Pikirannya bercabang kemana-mana gara-gara melihat pintu yang dikunci dari dalam. Tak mungkin kan Stephen mengajaknya macam-macam? Ini masih di ru

    last updateLast Updated : 2026-04-04
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 207

    Pernikahan Ginna dan Stephen berlangsung begitu meriah. Sebuah ballroom hotel bintang lima yang disulap tema glamorous. Semua tentang kemewahan, keanggunan, dan eksklusif dengan dominasi warna-warna bold.Ling Ling tak henti menangis karena tak menyangka jika putranya akhirnya bisa kembali menikah.

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 206

    Kalea mengantar Ginna untuk fitting baju pengantin ke Lunare dan setelahnya, mereka pergi untuk berjalan-jalan keliling mall.Hamish senang mendengarnya karena ini adalah kali pertama sang istri mau pergi bersosialisasi ke dunia luar sejak dari rumah sakit. Berharap, Kalea semakin membaik setiap ha

    last updateLast Updated : 2026-04-03
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status