Share

Bab 78

Author: Naiynana
last update publish date: 2025-11-26 11:14:21

Rasanya, seperti ada petir yang menggelegar tepat di gandang telinga. Marissa terkejut setengah mati. Matanya membelalak. Menatap tak berkedip pada sosok Hamish yang sedang berjalan sambil memasukkan lagi ponsel ke sakunya.

“J-jangan b-bohong!” Marissa tercekat. Ia menoleh pada Kalea dengan jantung mencelos.

Wanita itu tak percaya, tetapi tak bisa dipungkiri jika ia ketakutan Kalea berkata yang sesungguhnya. Apalagi bisa dilihatnya aura percaya diri yang begitu kuat di raut wajah gadis itu.

“Su
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (16)
goodnovel comment avatar
Hafid Ain
dua-duanya kaget .. pak Elias dan Bu Marissa .. masing-masing dengan pikiran buruknya .. terimakasih kak Nay 🤍 ..
goodnovel comment avatar
Evievoy Rafyno
ohhh Elias kamu lupa dia Hamis bukan diri mu yg mudah tergoda .... my bunny iiihhhh geli
goodnovel comment avatar
Rini Rosyani
Eeeyyyyyy ada apakah ini????? semua masih penuh misteri, itu si ular kadut emang masih mengharapkan Hamish???? terlalu, ini yg gila siapa sih???
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 284

    Shaynala pergi dengan langkah-langkah cepatnya. Tujuannya satu: rumah William. Gadis itu ingin mempertanyakan tentang kabar rencana kepergian kawannya itu ke luar negeri.Sesampainya di rumah William, ia disambut Ginna yang sedang menyiram bunga-bunga.“Will ada di perpustakaan, Nala,” ucap Ginna tanpa ditanya lebih dulu. Ia tahu, tujuan Shaynala datang ke rumah pastilah karena ingin menemui putranya.Shaynala mengangguk dan bergegas pergi ke dalam rumah.“Kenapa dia? Apa dia sedang marah?” tanya Ginna pada dirinya sendiri. Mengamati Shaynala yang tak biasanya. Datang dengan muka jutek dan langkah-langkahnya begitu cepat. Auranya sudah seperti hendak melabrak orang.Perpustakaan yang dimaksud Ginna ada di lantai dua. Gadis itu meniti tangga dua anak tangga sekaligus saking tak sabarnya ingin segera menemui William.Pintu perpustaan pun iia buka. Matanya dengan cepat mencari-cari keberadaan William.“Loh, Nala?” William muncul dari balik salah satu rak. Remaja berkacamata itu terkejut

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 283

    Shaynala pulang dengan hati ringan. Semangat hidupnya sudah kembali. Dadanya telah kembali penuh. Berbaikan dengan ayahnya benar-benar memberi dampak luar biasa.Sepanjang perjalanan gadis itu tak henti tersenyum dan bersenandung. Di sisinya, Hamish tak kalah cerianya. Ia mengemudi dengan perasaan sangat lega serta bahagia.“Mami pergi sama ibunya Arsen juga Mama Ginna,” ucap Hamish setelah membaca sebuah pesan di ponselnya.“Berangkat sama-sama dengan Oma Ling Ling dan kawan-kawannya.”“Pergi kemana?” tanya Shaynala. “Kenapa rombongan?”“Ke pemakamannya Gwen,” jawab Hamish.“Gwen? Gwen yang itu?”Hamish mengangguk.“Papi ga ke pemakamannya juga?”“Enggak.”“Kenapa enggak?”“Kamu nyuruh papi pergi kesana?” tanya Hamish dan Shaynala buru-buru menggeleng.“Papi di rumah aja sama aku.”“Baiklah.” Hamish tersenyum.Sesampainya di rumah, Shaynala terkejut karena ternyata masih ada William dan Arsen juga adiknya. Mereka tengah asyik makan camilan di ruang tengah. ShaynaIa kira, mereka sudah

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 282

    Di sudut restoran Jepang favorit Shaynala, Hamish berbicara dengan penuh kehati-hatian. Beberapa kali ia menjeda kisahnya karena harus memilih diksi dan kalimat-kalimat yang sekiranya aman dan dapat dipahami dengan mudah oleh anak remaja tiga belas tahun.Ia juga harus berpikir untuk merangkai alur agar cerita yang dibawakannya tak terlalu gelap dan berat untuk anak seusia Shaynala. Dan mau tak mau, anggota keluarga lain yang selama ini dianggap sempurna oleh gadis itu harus terseret, tercungkil borok-boroknya.Hamish tak bisa menghilangkan semua fakta itu karena jika membahas kehadiran Gwen, maka tak akan terlepas dari keterkaitan akan kisah kelam antara ia, ayahnya, neneknya, dan tentu saja … ibu dari kakak angkat Shaynala sendiri yakni mendiang Marissa.“Tunggu! Papi? Maksudnya, Papi pernah berpacaran dengan mami kandungnya Kak Eldan?” tanya Shaynala dengan wajah syok.Hamish mengangguk. Memang pahit, tapi pada akhirnya ia ungkapkan dari pada di kemudian hari tiba-tiba Shaynala dap

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 281

    Hamish keluar dari kamar dalam keadaan segar, bugar, dan tentu saja bahagia. Segala resah, letih, dan amarahanya lenyap tak bersisa.Sementara di dalam kamar, Kalea meringkuk. Tertidur lelap, lelah. Sungguh sebuah keadaan yang kontradiktif.“May,” panggil Hamish. Melihat asisten rumah tangganya yang sedang membersihkan perabot.“Ya, Tuan.”“Anak-anak belum bangun?”“Belum, Tuan. Eh, salah. Maksudnya belum semuanya, Tuan. Teman-temannya Nala belum bangun, EL juga belum. Tapi Nala sudah. Tadi saya lihat lagi di kebun belakang, kasih makan kelincinya.”Hamish mengangguk, lalu bergegas mencari putrinya.Dan benar, Shaynala sedang berjongkok di bawah pohon tanjung yang sedang berbunga banyak. Wangi bunganya semerbak, sudah tercium bahkan dari beberapa meter.Di bawah pohon sana, Shaynala tak sendirian. Gadis itu ditemani dua ekor kelinci abu-abu besar yang sudah dirawat dari dua tahun lalu. Ia terlihat asyik memberikan sayuran pada dua kelincinya itu.Hamish tersenyum. Akhirnya, ia bisa ke

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 280

    Hamish bersandar di bathtub dan ia biarkan Kalea memijit kepala serta pundaknya. Ah, rasanya segala pusing dan kepenatan sirna sudah. Jika telah seperti ini, ia merasa dunia dan seisinya ada dalam genggamannya.Tak ada yang lebih membahagiakannya selain bisa selalu pulang ke rumah yang di dalamnya ada istri dan anak-anak yang dicintainya. Pulang dengan sambutan penuh cinta dan kasih.“Aku pria paling beruntung di dunia,” ucap Hamish dengan mata terpejam. Merasakan nikmatnya sentuhan tangan Kalea.“Beruntung?” tanya Kalea.“Hmm. Aku punya kamu. Punya Nala. Punya ELvano. Hidupku lengkap. Sempurna. Penuh.”Kalea tersenyum, lalu mengecup pucuk kepala Hamish.“Aku masih merasa bahwa ini mimpi karena semuanya terlalu indah. Aku tiga puluh tahun lalu sepertinya tak pernah sedikit pun terbayang akan menjalani hidup sesempurna ini. Punya istri, punya anak-anak. Punya keluarga sendiri. Bagiku, ini kehidupan yang sangat mewah. Apalagi untukku yang seorang pendosa ini.”“Semua orang pernah menjad

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 279

    Semua orang kini memenuhi kantor polisi setempat. Ling Ling dan kawan-kawan dimintai keterangan perihal kematian Gwen.Baik Ling Ling ataupun yang lain tak ada yang bisa berkata-kata terlalu banyak. Semuanya syok. Tak mengira jika Gwen akan mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara mengerikan pula.Mereka juga tak ada yang nafsu makan karena melihat langsung dengan mata kepala sendiri bagaimana akhir hidup Gwen. Semua terbayang-bayang. Baik ketika Gwen yang berlari-lari sambil meminta tolong tanpa henti seperti dikejar sesuatu, lalu ketika Gwen berteriak-teriak di tengah jalan tol sebelum akhirnya tubuhnya berkeping-keping.Martha bahkan saat ini dilarikan ke rumah sakit gara-gara terus menerus pingsan saking terguncangnya melihat pemandangan semengerikan itu. Apalagi sebelumnya mereka sempat berinteraksi dekat. Semua seperti mimpi buruk.Stephen menjadi yang paling sibuk. Mondar-mandir memeriksa kondisi orang tuanya juga kawan-kawan yang lain. Memastikan agar mereka tetap fit dan kuat

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 211

    “Bukankah kamu masih cuti?” tanya Ginna. Memandangi Stephen yang grasak-grusuk berganti pakaian.“Iya, Sayang. Aku masih cuti. Tapi ada panggilan darurat. Aku harus operasi satu jam lagi. Ini permintaan khusus dari pasien VVIP. Dia pasienku langsung. Tak bisa aku delegasikan. Kondisinya sudah gawat

    last updateLast Updated : 2026-04-04
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 212

    “Steve,” panggil Ginna serak. Mendadak saja merasa tegang, takut, terkurung di sana berdua dengan Stephen. Padahal jelas-jelas pria itu adalah suaminya.Pikirannya bercabang kemana-mana gara-gara melihat pintu yang dikunci dari dalam. Tak mungkin kan Stephen mengajaknya macam-macam? Ini masih di ru

    last updateLast Updated : 2026-04-04
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 207

    Pernikahan Ginna dan Stephen berlangsung begitu meriah. Sebuah ballroom hotel bintang lima yang disulap tema glamorous. Semua tentang kemewahan, keanggunan, dan eksklusif dengan dominasi warna-warna bold.Ling Ling tak henti menangis karena tak menyangka jika putranya akhirnya bisa kembali menikah.

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 206

    Kalea mengantar Ginna untuk fitting baju pengantin ke Lunare dan setelahnya, mereka pergi untuk berjalan-jalan keliling mall.Hamish senang mendengarnya karena ini adalah kali pertama sang istri mau pergi bersosialisasi ke dunia luar sejak dari rumah sakit. Berharap, Kalea semakin membaik setiap ha

    last updateLast Updated : 2026-04-03
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status