공유

bab 294

작가: Naiynana
last update 게시일: 2026-05-14 16:21:42

Shaynala pulang dengan hati yang terasa riang. Senyum sesekali terbit tanpa sadar dan hal itu tak luput dari perhatian Hamish.

Dari sejak menjemput Shaynala dari rumah Hanny, Hamish tak henti memperhatikan tindak tanduk putrinya itu. Bahkan saat di meja makan seperti sekarang pun, Shaynala masih sering tersenyum sendiri.

Hamish ingin bertanya, tetapi masih ditahannya. Takut membuat gadis itu tertekan dan akhirnya tak mau cerita. Walaupun sesungguhnya ia sangat penasaran luar biasa.

Bukan tanpa
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (7)
goodnovel comment avatar
Larose
sehat² ya nenek Ling Ling biar selalu rame
goodnovel comment avatar
Gendhis Ayu
aku dah dig dug
goodnovel comment avatar
Joezeus Maria Catalanoto
asyik ayo nenek Ling Ling bikin Willy sama Nala bersatu yokkk
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 294

    Shaynala pulang dengan hati yang terasa riang. Senyum sesekali terbit tanpa sadar dan hal itu tak luput dari perhatian Hamish.Dari sejak menjemput Shaynala dari rumah Hanny, Hamish tak henti memperhatikan tindak tanduk putrinya itu. Bahkan saat di meja makan seperti sekarang pun, Shaynala masih sering tersenyum sendiri.Hamish ingin bertanya, tetapi masih ditahannya. Takut membuat gadis itu tertekan dan akhirnya tak mau cerita. Walaupun sesungguhnya ia sangat penasaran luar biasa.Bukan tanpa sebab karena Hamish baru melihat gerak-gerik Shaynala yang seperti itu.“Apa ada hal yang membuatmu senang, Nala?” tanya Hamish pada akhirnya. Lidahnya gatal sekali. Tak kuasa untuk tak bertanya.Shaynala yang semula tengah tersenyum, perlahan melipat bibirnya, lalu pura-pura sibuk menyendok isi piring makan malamnya.“Kamu pasti senang karena ada aku, kan?” Arsen yang juga ikut makan malam nyeletuk dengan kepedeannya yang menyundul langit itu.“Aku juga senang, Nala,” sambungnya sambil terseny

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 293

    “William?”Shaynala menegak. Matanya membelalak dengan tanpa sadar mulutnya menganga. Gadis itu terkejut setengah mati melihat wajah di balik masker itu.Dia William. Teman masa kecilnya. William yang selama ini selalu ia rindukan sekaligus ia hindari.Dari semua ketidakmungkinan untuk bertemu itu, ia tak pernah mengira sama sekali bisa berjumpa dengan William di forum seperti ini. Dalam sebuah kebetulan yang benar-benar tak terduga.Kurang lebih empat tahun ia berusaha sama sekali tak pernah bertemu William. Sama sekali tak mencari kabarnya, menahan diri untuk tak pernah ingin tahu perkembangan pemuda itu, sama sekali tak pernah melihat seperti apa William sekarang. Dan hari ini, apa yang selalu dihindarinya muncul dengan sendirinya. Tepat di depan mata.William hari ini sungguh berbeda sama sekali dengan William yang selama ini tertinggal dalam memorinya. Tak ada William berwajah cekung nan kurus. Kacamata bulat tebal dengan postur sedikit bungkuk karena terlalu banyak membaca.Wil

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 292

    “Tuaaaan! Tuaaaaan!” Diana lari tergopoh-gopoh. Mencari Hamish yang sedang memberi makan kelinci di halaman belakang.“Ada apa?” tanya Hamish.“Tuaaann! Ada mobil balap masuk ke rumah, Tuan.” Diana mengadu dengan satu tangan menunjuk-nunjuk.“Mobil balap?” Hamish langsung berdiri. “Mobil balap apa?”“Mobil balap yang kayak dulu Tuan punya waktu Tuan muda. Yang pintunya dua, Tuan.”Hamish mengerutkan dahi.“Memang siapa yang datang?” tanya Hamish sembari bertanya-tanya siapa gerangan yang memakai mobil balap datang ke rumahnya.“Saya tidak tahu, Tuan. Belum sempat melihat. Belum turun orangnya. Tapi dari bayangannya saya lihat itu Nala. Dan yang bawa mobil itu kayak cowok, Tuan. Apa mungkin pacarnya?”Hamish melotot dan seketika itu juga berlari ke depan. Dan benar, sebuah mobil sport merk kuda jingkrak terparkir tepat di muka rumahnya.Hamish mendekat dan terkejut karena Shaynala keluar dari mobil tersebut.“Kamu sama siapa?” tanya Hamish. Matanya menilik ke arah depan mobil tersebut.

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 291

    Seorang pemuda jangkung berbadan tegap dengan rambut gondrong sebahu keluar dari mobil sportnya yang mentereng.Pemuda itu berkacak pinggang sebentar, menatap gerbang tinggi sekolah menengah atas di seberang jalan yang sudah macet dengan deretan kendaraan yang hendak menjemput para siswa.Pemuda dengan jaket baseball-nya itu menyebrang. Berjalan di antara ramainya para siswa yang baru keluar dari sekolah. Kepalanya sesekali celingukan, mencari seseorang.“Hai!” sapanya pada segerombolan anak perempuan yang tengah berjalan saling bergandengan sambil cekikikan.Tawa mereka seketika mereda, berganti tatapan berbinar penuh kekaguman.“H-haii!” mereka serempak balas menyapa. Senyum-senyum di bibir para gadis seketika merekah bersamaan.“Ganteng bangettt!” Bisik-bisik mulai terdengar.“Boleh tanya?” ucap si pemuda sembari menyugar rambut gondrongnya.“Oh, boleh dong. Tanya apa?”“Apa saja silakan?”“Kita siap menjawab.”Para gadis berebutan bicara dengan gaya centil.“Kalian tahu Nala? Shay

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 290

    Shaynala berjalan gontai dengan lima buku tebal berisi latihan-latihan soal di tangannya. Kepalanya serasa hendak pecah. Ia sudah lelah berlatih keras untuk kejuaraan boxing internasional yang akan diikutinya pekan depan dan sekarang tengah pusing-pusingnya belajar untuk persiapan ujian masuk universitas.Lorong sekolah tengah ramai. Anak-anak di angkatannya sedang sibuk-sibuknya membahas universitas-universitas yang akan menjadi tujuan mereka. Tak sedikit dari mereka yang bahkan sudah stress gara-gara ujian sekolah juga ujian seleksi perguruan tinggi. Ya, tak jauh beda keadaannya dengan Shaynala saat ini.Shaynala menghela napas. Melirik jam tangan sporty-nya, lalu mempercepat langkahnya. Pulang dari sekolah, ia masih harus mampir ke sasana. Ia hendak mengambil baju-baju kotor bekas latihan tinjunya yang tertinggal di loker kemarin.“Nala! Nala!” Hanny, Seorang gadis berkacamata tebal mengejar Shaynala. Di tangannya, berkibar beberapa lembar flyer universitas negeri. Gadis itu kawan

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 289

    Shaynala melilit handwraps di tangan sebelum nanti dibungkus sarung tinju. Gadis itu tengah berlatih mati-matian untuk mengikuti kejuaraan boxing internasional U 18. Dan dengan sangat berat hati, kejuaraan kali ini adalah kejuaraan terakhir yang akan diikutinya.Shaynala akan mengakhiri kariernya sebagai atlet boxing setelah menjalaninya dari sejak ia duduk di bangku SD.Gadis itu kemudian mengikat rambutnya yang sudah panjang hingga punggung. Kepalanya menoleh, menatap Hamish yang berdiri bersedekap, mengawasi dari ambang pintu sasana.Hamish balas menatap Shaynala. Pria itu tersenyum, lalu mengacungkan jempol. Memberi semangat berlatih pada putrinya yang kini sudah berusia tujuh belas tahun.Tak terasa, waktu berputar begitu cepat. Gadis itu kini sudah tumbuh menjadi remaja yang cantik. Wajahnya mirip dengan Hamish, tetapi proporsi badannya menjiplak tubuh Kalea.Dan semakin besar Shaynala, semakin sibuk Hamish mengantar putrinya itu kemana-mana. Sadar bahwa putrinya semakin banyak

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 60

    Kalea tercenung, sendirian di kursi teras kedai kopinya. Malam sudah mulai larut dan ia masih di sana.Perutnya yang semula lapar perlahan terlupakan. Ia masih memikirkan penawaran Elias.“Sepertinya, hubunganmu dan Hamish tak sesederhana antara pelayan dan tuannya. Benar begitu? Dan saya merasa ka

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 34

    “Ah, baru datang? Kemana saja? Aku menghubungimu dari siang. Aku mau izin visit Kalea tadi.” Stephen segera meletakkan piring di nakas.Hamish diam saja. Pria itu menatap bergantian Kalea juga Stephen.“Kamu habis apa, Bro? Kenapa bajumu merah-merah? Apa ….” Stephen membelalak dan segera bangkit be

    last update최신 업데이트 : 2026-03-19
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 37

    Sudah hampir tengah malam. Hamish masih berkeliling dengan mobilnya. Sendirian, tanpa tujuan jelas.Bar? Eksekutif klub? Atau kehidupan malam lainnya, kini sudah tak menarik lagi. Tak ada tempat pelarian yang pas saat ini untuknya. Ia butuh tenang, ia butuh pikiran waras.“Kenapa? Kenapa aku terje

    last update최신 업데이트 : 2026-03-19
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 26

    “Bobby?” Kalea terkejut melihat kemunculan Bobby. Dan ia senang karena melihat pemuda itu tersenyum ramah padanya. Tandanya, insiden pesan balasan Hamish sudah benar-benar termaafkan.Di sisi Kalea, Hamish berdecak. Menatap malas Bobby yang hari ini diakuinya tampil lebih rapi. Pemuda itu memakai s

    last update최신 업데이트 : 2026-03-18
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status