แชร์

Bab 11 Datang Ke Kantor

ผู้เขียน: Manila Z
last update วันที่เผยแพร่: 2026-08-20 23:03:04

Lunaya menatap dirinya ke arah cermin, hari yang cerah untuk dirinya karena sekarang dia akan memulai kembali kehidupan dirinya.

Nomor Edward sudah dia blokir karena pria itu terus menghubungi dirinya, termasuk dengan Selena yang pura-pura peduli padanya, padahal dia tahu kalau dibalik semuanya adalah ulah wanita itu.

Sampai kemudian, ponsel milik Lunaya berdering. Dia melihat nomor yang tertera di sana, rupanya adalah Evano.

"Pria itu..."

Dengan sangat cepat, akhirnya Edward memutuskan untu
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Mengubah Takdir Lunaya    Bab 11 Datang Ke Kantor

    Lunaya menatap dirinya ke arah cermin, hari yang cerah untuk dirinya karena sekarang dia akan memulai kembali kehidupan dirinya. Nomor Edward sudah dia blokir karena pria itu terus menghubungi dirinya, termasuk dengan Selena yang pura-pura peduli padanya, padahal dia tahu kalau dibalik semuanya adalah ulah wanita itu. Sampai kemudian, ponsel milik Lunaya berdering. Dia melihat nomor yang tertera di sana, rupanya adalah Evano. "Pria itu..."Dengan sangat cepat, akhirnya Edward memutuskan untuk mengangkat telepon dari orang tersebut. "Hallo.""Kamu sudah siap? Apa mau supirku yang jemput?" tawar Evano. Lunaya tahu kalau pria itu sangat baik dan perhatian, tetapi dia akan datang sendiri ke kantor pria itu. "Tidak usah, aku bisa sendiri ke sana.""Kamu yakin?" tanya Evano. "Tentu saja, bukannya kamu sendiri yang bilang akan mengundang para media, akan lebih bagus kalau aku datang sendiri ke sana, tetapi ingat kalau kamu harus menyambut kedatanganku nanti," saran Lunaya sambil terse

  • Mengubah Takdir Lunaya    Bab 10 Kesepakatan Dalam Mobil

    Edward dibuat kesal karena Lunaya malah memilih pergi dengan begitu saja di hari pernikahan dirinya, bahkan di saat semua tamu undangan yang sudah hadir. Desi kembali menghampiri anaknya. "Bagaimana ini nak?" tanya Desi pada Edward. Edward juga frustasi karena Lunaya sudah pergi dengan begitu saja. Dia langsung berteriak pada semua tamu undangan yang datang. "Pergi kalian semuanya!"Edward mengusir orang-orang yang ada di sini. Memang sedikit meresahkan dan dia tidak tahu harus berbuat apa setelah ini. Para tamu berbisik dan akhirnya memutuskan untuk pergi dari tempat ini. Edward lelah memikirkan Lunaya yang pergi dengan begitu saja. Sedangkan Desi menyimpan dendam pada wanita itu. Dia pasti akan membalaskan dendamnya nanti. Sementara tidak jauh dari sana, Selena tersenyum dengan penuh kemenangan, dia tidak melakukan apapun untuk menggagalkan pernikahan ini, tetapi wanita seperti Selena sudah lebih dulu pergi. "Bagus sekali, wanita itu sudah pergi tanpa aku usir," gumam Selena.

  • Mengubah Takdir Lunaya    Bab 9 Tawaran Evano

    Lunaya keluar dari gedung acara pernikahan dirinya dengan Edward, dia merasa muak karena harus berada di rumah itu terus. Dia berjalan menuju kearah luar, sampai tiba-tiba ada sebuah mobil yang berhenti dihadapannya. "Nona Lunaya?" tanya supir tersebut yang tiba-tiba turun. Lunaya menaikan sebelah alisnya heran, sebuah mobil berwarna hitam mewah turun di hadapannya. "Iya, saya?" tunjuknya pada diri sendiri. "Silakan masuk ke dalam."Lunaya tengah menimbang perkataan dari orang tersebut, apa maksudnya orang itu menyuruh dirinya masuk ke dalam mobil mewah itu. Ada rasa khawatir dalam diri Lunaya sekarang. Takut ini semuanya hanya sebuah jebakan saja. Tetapi kemudian ada suara batuk dari dalam mobil, seorang memberikan tanda kalau di dalam sana ada orang. "Siapa?" tanya Lunaya tanpa sadar. "Tuan Evano."Lunaya membulatkan matanya ketika mendengar nama tersebut, dia tidak salah dengar bukan? Orang yang di dalam mobil tersebut adalah Evano. Lunaya hendak akan bertanya kembali, tet

  • Mengubah Takdir Lunaya    Bab 8 Lunaya Maju

    Edward dibuat frustasi, bagaimana mungkin kalau Lunaya tiba-tiba berubah pikiran. Dia yakin kalau sudah terjadi sesuatu dengan Lunaya sampai wanita itu ingin membatalkan pernikahan itu. Edward kembali keluar dari kamar Lunaya, dia tengah memikirkan alasan sebenarnya Lunaya ingin membatalkan pernikahan. Sampai Selana datang menghampiri Edward. "Bagaimana Kak Edward?"Edward yang memang tengah dilanda emosi pun akhirnya dia langsung mencekik leher Lunaya. Dia menatap wanita itu dengan sedikit tajam. "Kak.. le..pas.."Edward menatap tajam Selena. "Kamu pasti yang sudah mengancam Lunaya dan menyuruh dia membatalkan pernikahan ini!""Tid...dak...""Jangan berbohong!"Edward sampai mengeraskan cekikan itu dengan keras, sampai membuat Selena hampiri kehabisan napas. Membuat dia ingin berbatuk. "Tid..dak lepas."Edward menyadari kalau Selena hampir kehabisan napas, dia langsung melepaskan cekikan tersebut. Selena bernapas lega, dia juga terkejut dengan Edward yang tiba-tiba mencekik diri

  • Mengubah Takdir Lunaya    Bab 7 Aku Tidak Akan Menikah Denganmu

    Selena berjalan cepat meninggalkan kamar Lunaya. Dia masih belum percaya dengan perkataan Lunaya tadi. Begitu pintu tertutup di belakangnya, senyum khawatir yang sejak tadi ia tunjukkan langsung menghilang.Digantikan oleh tatapan penuh perhitungan.Jujur saja, dia juga terkejut mendengar Lunaya ingin membatalkan pernikahan.Namun setelah keterkejutannya mereda, ia justru melihat sebuah kesempatan."Ada apa dengan perempuan itu sebenarnya?" gumam Selana. Kalau pernikahan itu batal, bukankah itu berarti Edward akan kembali bebas? Meski begitu, Selena tetap harus berhati-hati.Dia tidak boleh terlihat senang.Karena selama ini citra yang ia bangun adalah seorang sahabat yang selalu mendukung hubungan Lunaya dan Edward.Dengan langkah cepat, ia menuju ruang tunggu khusus pengantin pria.Tak lama kemudian, ia menemukan Edward yang sedang berbicara dengan beberapa kerabat."Kak Edward."Edward menoleh kearah belakang di mana Selena masuk ke dalam kamarnya. Tapi kali ini terlihat berbeda,

  • Mengubah Takdir Lunaya    Bab 6 Topeng Yang Mulai Terlihat

    Tok... tok... tok...Suara dari ketukan pintu kembali terdengar. Lunaya yang masih berdiri di depan cermin mengalihkan pandangannya ke arah pintu. Siapa orang yang mengetuk pintu tersebut. "Masuk," ucapnya tenang.Pintu perlahan terbuka. Sesosok wanita masuk dengan gaun berwarna pastel yang terlihat anggun. Senyum manis menghiasi wajahnya, membuat siapa pun yang melihatnya akan mengira bahwa dia adalah orang yang baik dan tulus."Selena."Mata Lunaya langsung menyipit tipis.Jika ini adalah dirinya yang dulu, mungkin ia akan langsung tersenyum bahagia melihat kedatangan wanita itu.Bagaimanapun, selama bertahun-tahun Selena berhasil memainkan perannya dengan sempurna.Berpura-pura menjadi sahabat yang peduli.Berpura-pura mendukung hubungan Lunaya dan Edward. Berpura-pura tidak memiliki perasaan apa pun terhadap pria itu.Padahal kenyataannya?Selena adalah orang yang perlahan-lahan menghancurkan rumah tangganya."Ka Lunaya!"Selena berjalan mendekat dengan wajah ceria. Dia melihat ke

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status