Home / Romansa / Mengubah Takdir Lunaya / Bab 11 Datang Ke Kantor

Share

Bab 11 Datang Ke Kantor

Author: Manila Z
last update publish date: 2026-08-20 23:03:04

Lunaya menatap dirinya ke arah cermin, hari yang cerah untuk dirinya karena sekarang dia akan memulai kembali kehidupan dirinya.

Nomor Edward sudah dia blokir karena pria itu terus menghubungi dirinya, termasuk dengan Selena yang pura-pura peduli padanya, padahal dia tahu kalau dibalik semuanya adalah ulah wanita itu.

Sampai kemudian, ponsel milik Lunaya berdering. Dia melihat nomor yang tertera di sana, rupanya adalah Evano.

"Pria itu..."

Dengan sangat cepat, akhirnya Edward memutuskan untu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Mengubah Takdir Lunaya    Bab 72 Kebenaran Yang Tersembunyi

    Lunaya masih menatap layar ponselnya ketika pesan terakhir itu kembali dibacanya.Jika kamu benar-benar ingin membantu Evano, datanglah ke alamat yang kukirimkan tadi malam. Datanglah sendiri. Ada sesuatu yang harus kamu ketahui tentang pria yang dicintai Evano."Pria yang dicintai Evano?" Lunaya mengernyit.Kalimat itu terdengar aneh. Namun, yang membuatnya semakin penasaran adalah bagaimana pengirim pesan tersebut mengetahui bahwa dirinya memiliki hubungan dekat dengan Evano.Apakah orang itu hanya menganggap hubungan mereka sebagai hubungan kontrak?Atau justru mengetahui sesuatu yang selama ini belum pernah diceritakan Evano kepadanya?Lunaya meletakkan ponselnya di atas meja, lalu berjalan mondar-mandir di ruang tengah.Dia tahu Evano sudah memperingatkannya agar tidak pergi sendirian. Pria itu bahkan sudah meminta asistennya menyelidiki alamat yang dikirimkan oleh orang misterius tersebut. Namun, sampai kapan dia harus menun

  • Mengubah Takdir Lunaya    Bab 71 Pesan Tersembunyi

    Sementara itu, di tempat lain... Karina sedang duduk di ruang kerjanya ketika ponselnya bergetar. Sebuah pesan masuk dari nomor yang tidak tersimpan dalam daftar kontaknya. Awalnya, dia tidak terlalu memperhatikan pesan itu. Namun, begitu membuka lampirannya, wajahnya seketika berubah pucat. Foto yang terpampang di layar memperlihatkan Evano dan dirinya berdiri di depan sebuah rumah sakit lima tahun lalu. Di belakang mereka berdiri seorang pria yang wajahnya sengaja dicoret. Karina langsung bangkit dari kursinya. "Bagaimana mungkin?" Tangannya bergetar ketika dia memperbesar foto tersebut. Dia mengenali tempat itu. Dia juga mengenali pria yang berdiri di belakangnya. Pria yang selama lima tahun terakhir berusaha dia lupakan. Pria yang seharusnya tidak pernah muncul kembali dalam kehidupan mereka. Ponselnya kembali berget

  • Mengubah Takdir Lunaya    Bab 70 Rahasia Mulai Terbuka

    Lunaya masih memandangi alamat yang dikirimkan oleh nomor tidak dikenal itu.Sebuah alamat yang mengarah ke bangunan tua di pinggiran kota.Dia tidak tahu siapa yang mengirimkan pesan tersebut. Namun, jika orang itu benar-benar mengetahui sesuatu tentang masa lalu Evano, Lunaya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mencari tahu.Sayangnya, Evano sepertinya bisa membaca pikirannya dengan mudah."Jangan berpikir untuk pergi ke sana diam-diam."Lunaya yang masih memegang ponsel langsung mengangkat wajah."Aku bahkan belum mengatakan apa-apa.""Kamu memang belum mengatakannya, tetapi wajahmu sudah menjelaskan semuanya."Lunaya mengembuskan napas pelan."Evano, aku hanya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi lima tahun lalu.""Dan saya juga ingin mengetahuinya. Bedanya, saya tidak akan membiarkan kamu mempertaruhkan keselamatanmu demi mencari jawaban.""Tapi bagaimana kalau orang itu tidak mau berbicara denganmu?"Evano menatapnya tajam."Kalau begitu, kita cari cara lain.""Bagaimana k

  • Mengubah Takdir Lunaya    Bab 69 Mulai Curiga

    Evano masih menatap foto di layar ponsel Lunaya. Wajahnya yang biasanya tenang kini terlihat kaku. Lunaya memperhatikan perubahan itu dengan saksama. "Evano?" Pria itu tidak menjawab. "Siapa dia?" Evano akhirnya mengangkat wajah. "Orang yang seharusnya sudah tidak ada." Lunaya mengernyit. "Maksudmu... dia sudah meninggal?" Evano mengangguk pelan. "Setidaknya, itu yang saya percaya selama ini." Lunaya kembali melihat foto tersebut. Pria itu berdiri beberapa langkah di belakang Evano dan Karina. Walaupun wajahnya dicoret, bentuk tubuh dan pakaiannya masih terlihat jelas. "Kalau dia sudah meninggal, bagaimana mungkin seseorang mengirim foto ini?" "Itulah masalahnya." Evano mengambil ponsel Lunaya dan memperbesar foto tersebut. Dia memperhatikan latar belakangnya.

  • Mengubah Takdir Lunaya    Bab 68 Siapa Pria Itu?

    Lunaya masih menatap layar ponselnya. Sementara itu, Evano sama sekali tidak bergerak. Tatapannya terpaku pada pesan terakhir yang baru saja masuk. Tanyakan pada Karina tentang malam ketika Evano hampir kehilangan segalanya. Kalimat itu terus berputar di kepala Lunaya. "Apa maksudnya?" tanya Lunaya akhirnya. Evano mengalihkan pandangannya dari layar ponsel kepada Lunaya. "Tidak perlu dipikirkan sekarang." "Tapi kamu tahu sesuatu." Evano diam. Lunaya semakin yakin. "Kalau kamu tidak tahu, kamu pasti langsung bilang pesan ini tidak masuk akal." Evano menghela napas panjang. "Lunaya..." "Apa yang terjadi malam itu?" Evano memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya. Wajahnya terlihat jauh lebih serius daripada biasanya. "Itu kejadian lama." "Seber

  • Mengubah Takdir Lunaya    Bab 67 Lunaya Berjanji

    Mobil Evano akhirnya berhenti di depan rumah Lunaya. Sepanjang perjalanan, tidak banyak kata yang terucap. Evano lebih banyak diam, sementara Lunaya hanya menatap keluar jendela dengan pikiran yang masih berputar-putar.Pertemuan dengan Edward dan Karina tadi membuatnya sadar bahwa masalah yang selama ini berusaha ia hindari ternyata sudah mulai menyeret orang-orang di sekitarnya.Begitu mobil berhenti, Evano mematikan mesin. Namun, Lunaya tidak langsung turun.Tangannya masih menggenggam erat ponsel di atas pangkuannya. Evano meliriknya."Kamu masih memikirkan kejadian tadi?"Lunaya mengangguk pelan."Aku tidak menyangka mereka akan benar-benar menungguku di tempat itu."Evano menghela napas."Itulah alasan saya tidak ingin kamu pergi sendirian."Lunaya menoleh."Tapi kalau aku tidak pergi, kita tidak akan tahu siapa yang berada di balik semua ini."Evano terdiam. Dia memang tidak bisa menyangkal perkataan Lunaya.Beberapa saat kemudian, Lunaya akhirnya membuka pintu mobil. Namun seb

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status