Home / All / Menikah Demi Hak Asuh / Bab 200. Tekanan yang Terus Datang

Share

Bab 200. Tekanan yang Terus Datang

Author: Dera Tresna
last update publish date: 2026-07-08 04:04:08

“Apa yang kamu lakukan? Bagaimana jika ada yang ingin masuk?” tanya Jossie.

“Aku butuh bicara denganmu dan sedang tidak ingin diganggu oleh siapa pun,” tegas Kevin.

“Bicara denganku? Tentang apa?” tanya Jossie heran.

“Apakah mamaku sudah menghubungimu?” Kevin balik bertanya.

“Menghubungiku ...? Untuk apa?”

“Membahas soal pernikahan kita.”

“APAAA ...? Jangan bercanda Kevin. Omonganmu kemarin telah kelewatan, bahkan aku tidak sedang mengandu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 251. Berusaha Terus Mendorong Menjauh

    Jossie tersenyum mendengar perkataan Bella karena dia pernah berada di posisi wanita itu ketika Athena menekannya. “Selamat datang dan selamat bergabung dengan kerumitan keluarga Collins. Begitulah keluarga Collins, mereka selalu bisa memanfaatkan keadaan dengan baik,” seringai Jossie lalu mengajak Bella untuk masuk ke ruangan mereka untuk memulai pekerjaan.“Kita pulang sekarang,” ucap Marck dengan nada dingin saat masuk ke ruangan Bella tanpa mengetuk pintu.“Aku belum menyelesaikan pekerjaanku, kamu bisa pulang lebih dulu, aku bisa pulang dengan taksi,” jawab Bella dengan nada yang tidak seformal biasanya, itu pun karena Jossie yang menyuruh mereka.“Kalian sudah bercinta dan menghabiskan malam panas bersama, tapi masih memanggil dengan nada seformal itu?” sindir Jossie saat itu. Semenjak saat itu, Bella belajar berbicara dengan tidak begitu formal, tentu saja atas seizin Marck yang sudah mendapat wejangan dari Jossie.“Kamu bisa menyelesaikan

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 250. Perasaan Canggung Pagi Hari

    Dia kemudian mendatangi Bella untuk bicara dengan wanita itu.“Apakah kamu sengaja mengatur semua ini?” tuduh Marck.Bella menegakkan kepala menjauh dari dokumen yang sedang dibacanya dan menatap wajah Marck. “Apa maksud Anda?” tanya Bella dengan nada dingin.“Kamu sengaja membuatku agar menidurimu dan membuat Mama datang ke rumah. Mama tidak akan tahu kita sudah pulang jika kamu tidak memberitahukannya, mengingat kamu dan mama sangat dekat,” ujar Marck.“Saya akui jika saya yang memberitahu Nyonya Leah jika kita akan pulang kemarin. Saya mengatakannya karena Nyonya Leah menanyakan kapan Anda pulang, tapi saya tidak pernah meminta Anda untuk membawa saya ke rumah Anda. Seharusnya Anda mengantarkan saya pulang ke rumah saya sendiri bukan malah membawa saya ke rumah Anda dan membaringkan saya di ranjang Anda,” kesal Bella dengan nafas terengah menahan ledakan di dadanya.“Kamu pura-pura tidur agar aku mengasihanimu

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 249. Campur Tangan Orang Tua

    Dia mencoba membuka lebar matanya dan menyapu langit-langit kamar. Dirinya terkejut ketika menyadari dirinya tidak berada di kamarnya. Ketika menoleh, dia lebih terkejut lagi karena dihadapkan pada muka tampan Marck yang selama ini terus bersikap dingin padanya.“Tuan Marck ...!” ucap Bella sedikit dengan nada tinggi.Marck yang masih mengantuk dan tak ingin diganggu, hanya bergumam tidak jelas menanggapi panggilannya. Matanya kemudian mengamati wajah Marck yang sangat tampan dengan rambut berantakan dan membuat pria itu sangat seksi, Marck terlihat sungguh mempesona menyambut paginya.“Sudah selesai mengagumi putraku? Dia memang sangat tampan.” Sebuah suara yang sangat Bella kenali, terdengar seperti malaikat pencabut nyawa.Dengan tangan gemetar Bella mencari kacamata yang Marck taruh di atas meja di samping ranjang. Dengan cepat dia memakai kacamata itu untuk melihat ke arah sumber suara. Bella seketika syok melihat Leah ber

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 248. Melepaskan yang Tertahan Selama ini

    Dengan tetap melumat bibir Bella, tangannya dengan terampil membuka kancing kemeja wanita itu, menyelesaikan apa yang telah dia mulai sebelumnya.Setelah berhasil, tangan itu menelusup ke balik penutup dada Bella dan meremas apa yang tersembunyi di baliknya. Desahan Bella terdengar lebih keras dan jelas ketika tangannya menjamah titik sensitifnya yang belum terjamah oleh siapa pun, kecuali Bella sendiri ketika mandi.Tak puas dengan gerakan tangannya yang kurang bebas, Marck melepas kemeja Bella dan membuangnya ke sembarang tempat. Dia melepas pengait penutup dada wanita itu yang ada di bawah punggung Bella, membukanya dan memperlihatkan dua bukit indah yang menjulang menantangnya.“Pemandangan yang indah,” gumam Marck ketika menjauhkan bibirnya dari bibir Bella dan menatap apa yang tersembunyi selama ini.Seakan mendapat harta karun, kedua tangan Marck meremas kedua bukit tersebut. Pekikkan kaget terdengar di telinganya ketika Bella menikmatinya,

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 247. Melepaskan Kendali Diri

    “Bagaimana pertemuan yang seharusnya Marck ikuti?” tanya Leah.“Aku menggantikannya atas perintah Tuan Marck,” jawab Bella.“Woow ... itu hal yang sangat jarang terjadi. Marck jarang mempercayakan bagiannya pada orang lain, aku rasa dia sangat mempercayaimu. Lalu bagaimana hasilnya?” kejar Leah.“Tuan Marck tidak sepercaya itu padaku, kebetulan saja karena dia sakit sehingga terpaksa mempercayaiku,” ucap Bella merendah. “Hasilnya, perusahaan Marck dipercaya menjadi unggulan dan produknya akan diproduksi secara massal dan besar-besaran serta disebar ke seluruh dunia.”“Kolaborasi kalian berdua memang sangat cocok, aku bangga padamu,” puji Leah.“Terima kasih atas pujianmu, Nyonya.”“Aku titip Marck, jaga dia sampai benar-benar sembuh dan kabari jika ada apa-apa,” kata Leah.“Tentu saja Nyonya. Aku akan mengabari kondisi Tuan Marck agar Anda tidak terlalu khawatir dengannya.”“Terima kasih Bella. Setelah kalian pu

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 246. Kesuksesan dari Kolaborasi

    Ini adalah kali pertama Marck mempercayakan event besar padanya. Rasa gugupnya bukan karena besarnya event atau karena dia harus berbicara di depan orang banyak, tapi karena kepercayaan yang Marck berikan, dimana hidup dan matinya proyek pria itu kini ada di tangannya.Jika dia gagal memaparkan proyek tersebut, maka Marck bisa kehilangan apa yang dia kerjakan selama beberapa bulan terakhir ini. Pria itu telah bekerja keras, dia tidak ingin mengecewakannya.Sebelum dirinya menjelaskan tentang produk yang dikembangkan, seorang wanita bernama Andrea naik ke podium untuk menjelaskan produknya lebih dulu. Background Andrea yang lama berkecimpung di dunia seni, membuat rancangan produknya sungguh elegan.Wanita itu memikirkan setiap detail goresan yang ada di label produk mereka. presentasi Andrea juga cukup memukau membuat banyak orang bertepuk tangan kagum. Hal tersebut membuat kepercayaan diri Bella runtuh seketika.Apalagi saat dia mengingat bagaima

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 113. Bertahan Menangani Pemuda Arogan

    Sedangkan Hazel yang melihat hal tersebut hanya bisa menggerutu tak jelas karena tidak berani meminta bantuan pada majikannya itu.“Duduk di depan, aku tidak ingin duduk di sebelah seorang pelayan,” ucap Ethan dengan nada jijik pada Hazel ketika mereka masuk ke mobil. Hazel mengangguk pa

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 97. Mengisi Waktu Saat Terkurung Berdua

    Tak lama kemudian, Athena kembali dan duduk menghadap Dorian. Tanpa tahu apa yang dipikirkan suaminya, dia menyuapi Dorian dengan penuh semangat. Dorian dengan senang hati menerima suapan istrinya. Namun bukan hanya itu yang dia lakukan, tangannya mulai nakal dengan mengusap kaki bagian

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 80. Bayangan Pengganggu Telah Pergi

    Leah langsung berbalik dan menatap manik mata pria itu. “Kamu masih bermimpi buruk?” tanya Leah sambil menangkup pipi Owen. Owen mengangguk mengiyakan.“Tapi Olivia bilang kamu sudah sembuh sepenuhnya.” Leah mengingat perkataan Olivia.“Benarkah? Sepertinya dia mengata

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 74. Hanya Ingin Kamu Bahagia

    Namun sampai detik ini, belum ada pendonor yang cocok. Jadi, Olivia mengandalkan obat-obatan untuk bertahan selama menunggu ada pendonor yang cocok. Selama itu pula, Olivia tinggal bersama dengan Owen dan Owen merawatnya dengan baik.Owen kemudian memperkenalkan Olivia pada Zack dan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status