공유

Bab 7

작가: Ashbeeryl
last update 게시일: 2026-03-03 13:38:55

Anna dan David kini duduk bersama di ruang makan dengan orang tua Anna. Mereka menyantap sarapan dengan khidmat. Sesekali Budi dan Kamila berinteraksi dengan obrolan ringan atau sentuhan mesra Budi di punggung Kamila.

David dan Anna jelas memperhatikan interaksi kedua nya, David meremas paha Anna pelan. Anna merasakan desiran panas di perut nya, ia kembali teringat adegan persatuan mereka tadi di kamar mandi, meskipun sudah mencapai puncak bersama, David mengajak Anna mandi bersama dan kembali
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Menikahi Calon Kakak Ipar   Bab 19

    Kevin duduk di salah satu ruangan VIP, ia menunggu kedatangan seseorang bernama Kenzo, ditemani alkohol yang sudah hampir habis setengah botol, ia menikmati kuluman lidah perempuan panggilan nya.Kevin mencapai puncak nya begitu Kenzo masuk."Wow bro, udah nyampe aja?" goda Kenzo.Kevin terkekeh, ia mengirim sinyal pada perempuan panggilan itu untuk mendatangi Kenzo, namun Kenzo menolak nya."Ngga dulu."Perempuan itu keluar dari ruangan VIP setelah membereskan posisi pakaian seksi nya."Lo bawa barang nya?" tanya Kevin.Kenzo mengeluarkan beberapa pack 'obat' dari kantong nya."Rencana mau lo sebar dimana?" tanya Kenzo.Kevin pun menceritakan rencana nya untuk membawa 'obat obat' itu dan menyebarkan nya di Sha Bar."Itu bukan nya Bar punya abang lo?" tanya Kenzo."Bener.""Bukan nya Bar itu bener bener ngelarang ada 'obat' ya, bisa kena masalah besar kalau ketauan"Kenzo pun mengutarakan keberatan nya jika barang barang yang ia jual tersebar di Bar milik David dan Axel. Ia benar bena

  • Menikahi Calon Kakak Ipar   Bab 18

    Axel mencium bibir Lula dengan penuh gairah. Lula yang awal nya terkejut, perlahan mengimbangi permainan Axel.Axel meremas dada Lula sehingga perempuan itu melenguh pelan, lalu meraih jemari lula ke selangkangan nya."Apa menurut kamu saya masih gay?"Lula terkejut dengan ukuran batang Axel yang bahkan belum tegak sempurna, tangan mungil nya tidak mampu menggenggam seluruh batang Axel. Axel menggerakan jemari Lula agar meremas batang nya. Desahan lolos dari mulut Axel.Axel menggendong Lula ke sofa, ia merebahkan perempuan itu dan menarik pinggul nya. Dengan tergesa, ia membuka resleting jeans Lula dan menarik celana itu keluar dari kaki jenjang Lula.Axel menatap lembah yang masih terbungkus celana dalam hitam itu, terlihat ada noda basah di permukaan nya, menandakan Lula sudah terangsang sejak tadi.Axel menatap Lula, mencari tanda penolakan dari perempuan itu, namun yang Axel dapat hanya tatapan sayu Lula. Melihat itu, Axel tak lagi menahan diri.Dengan kaus yang masih terpasang,

  • Menikahi Calon Kakak Ipar   Bab 17

    Desahan David dan Anna memenuhi kamar. Sepulang dari Bali, David langsung memboyong Anna kembali ke apartement nya.Begitu memasuki apartment, David mengangkat Anna ke pangkuan nya. Ia sudah merindukan bibir manis Anna.Ciuman ciuman itu semakin memanas, lengan kekar David tak bisa diam, jemari nya mulai menyentuh puncak dada Anna dan meremas nya.Semakin lama, ia menjadi semakin rakus, kini mulut nya yang bermain dengan puting Anna. Payudara itu semakin besar saat Anna mulai mengandung.David membuka lebar paha Anna, menarik pelan dalaman yang mengganggu pemandangan.Anna menikmati itu, melihat David menjamah nya membuat Anna semakin panas.Jemari David kini bergerilya di dalam lembah manis Anna, lidah nya pun tak mau kalah. Anna tidak bisa menahan desahan nya, pinggul nya kini ikut bergoyang bersama lidah David."Ahhhh iya disitu, sayangg."Mulut David kini dipenuhi cairan kenikmatan yang Anna keluarkan saat mencapai puncak. David mencium Anna, agar wanita itu tau rasa madu alami da

  • Menikahi Calon Kakak Ipar   Bab 16

    Rangkaian acara grand opening bar kini selesai, tidak ada masalah di hari ke dua dan ke tiga. Kini bar mulai beroperasi secara full."Bram, apa gak masalah kita punya barista perempuan?"Alis Bram menukik, ia bingung, karena biasa nya Axel tidak memperdulikan hal seperti itu."Gak masalah lah, perempuan jaman sekarang banyak yang jago lah urusan begitu.""Maksud gue, perempuan pulang pagi buta tiap hari. Apa gak masalah?"Kini Bram dan David benar benar menaruh perhatian sepenuh nya pada Axel. Ini hal langka."Kok lo concern banget kayaknya?" tanya David."Ya gak gitu, khawatir aja.""Nah itu! Lo gak biasa khawatir sama perempuan sampe begitu, apalagi cuma pegawai." ujar BramAxel pun terdiam, kini ia mulai mencerna kalimat Bram. Ia jadi bingung sendiri, karena sebelum nya tidak pernah peduli dengan perempuan perempuan yang ia kencani, apalagi tak dekat.Tak lama, Karina datang menghampiri ketiga laki laki yang tengah berkumpul itu."Boleh saya pinjam Bram?"Axel dan David menatap Bra

  • Menikahi Calon Kakak Ipar   Bab 15

    Grand opening Bar milik Axel dan David kini sedang berlangsung.Hari pertama Bar dengan nama Ace Bar berlangsung meriah. Banyak influencer lokal yang menghadiri undangan dan membuat konten. Malam ini, bintang tamu yang mengisi acara adalah DJ terkenal ibu kota.Informasi tersebar cepat, bahkan belum satu jam, kini bar dipadati pengunjung.David meminta security bekerja lebih keras dan cekatan. Jangan sampai ada kericuhan apalagi obat obatan terlarang tersebar di bar.Bram datang dengan Karina."Xel, ini Karina.""Rin, ini Axel. Salah satu pemilik bar ini, selain David.""Salam kenal."Kedua nya bersalaman dan berbincang bersama sebentar. Tidak ada interaksi lebih. Karina secara terang terangan lebih suka mengobrol dengan Bram, bahkan kini mereka sudah mengelilingi Bar untuk melihat lihat."Tumben gak lo godain." ujar David."Gak lah, gue gak doyan gebetan temen.""Bagus deh."Axel mengajak David ke ruangan vip untuk sedikit minum dan bersantai. Ketika perempuan perempuan mulai berdata

  • Menikahi Calon Kakak Ipar   Bab 14

    David berangkat menuju bandara dengan Axel setelah mengantar Anna ke rumah Kamila. Perempuan itu tadi menangis karena tidak mau ditinggal setelah seminggu penuh berkata ia akan baik baik saja dengan percaya diri."Kenapa gak diajak?" tanya Axel."Dia lagi hamil, bro. Lingkungan bar gak friendly banget buat dia untuk saat ini."Axel pun mengangguk mengerti. Kini, mereka menunggu pesawat untuk take off dalam 10 menit.Saat tiba di Bali, Bram sudah datang untuk menjemput mereka. Axel dan Bram pun berpelukan. Begitu pun dengan David."Gue pesenin hotel yang kemarin."David pun mengiyakan. Sebelum ke hotel, Axel meminta melihat bar sebelum grand opening."Bener bener sesuai ekspektasi gue. Good job, guys."Bram mengangguk."Undangan udah disebar ke beberapa influencer lokal.""Gimana Karina? Udah di undang?"Bram mengangguk, ia sudah mengirimkan undangan grand opening bar kemarin."Siapa Karina?" tanya Axel."Yang jual gedung ke kita.""Dari nama nya, kayaknya orang nya cantik.""Memang."

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status