Share

Bab 448

Author: Liazta
last update publish date: 2025-06-03 23:51:28

Ternyata begini rasanya menjadi pengemis cinta.

Sherly menatap kosong ke layar ponselnya yang kembali menampilkan notifikasi Call Rejected. Sudah berulang kali ia mencoba menghubungi Albert, namun selalu berujung pada penolakan. Jari-jarinya bergetar karena amarah yang dipendam terlalu lama.

Dulu, Nathan-lah yang selalu mengalah padanya. Lelaki baik itu rela menunduk demi menyenangkan hatinya, meski hatinya sendiri remuk. Terkadang ada rasa marah karena m sudah direndahkan oleh istrinya. Namun
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (10)
goodnovel comment avatar
Lili Listari
saya udah selesai baca bab 448 ini mau masuk bab 449 kok muter-muter,biasa setelah lihat bbrp iklan bisa baca lg tp yg ini udah gk bisa yaudah lah stop gk mau baca lg.
goodnovel comment avatar
Eity setyowati
keren elis itu si sherly kok ndk kapok² ya
goodnovel comment avatar
Nur Elifa
sehat selalu buat Eliza dan dek bayi dalam perut.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1064

    Pagi itu, langit Paris tampak begitu cerah.Sinar matahari musim semi menyelinap lembut melalui jendela-jendela besar mansion Samuel dan Violet.Hari yang telah ditunggu selama bertahun-tahun akhirnya tiba.Hari pernikahan Arbi dan Alicia.Sejak subuh, suasana rumah sudah dipenuhi kesibukan.Para pelayan keluar masuk membawa pakaian, kotak-kotak perlengkapan, serta berbagai kebutuhan untuk acara pernikahan.Samuel bahkan sudah sibuk sejak pagi mengurus berbagai hal, sementara Violet beberapa kali menerima panggilan dari mansion Albert yang hari ini jauh lebih ramai.Namun di tengah semua kesibukan itu—Arbi justru duduk sendirian di balkon kamar yang disediakan untuknya.Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun berjuang...ia merasa gugup.Sangat gugup.Bahkan saat pertama kali mendirikan perusahaan.Bahkan saat menandatangani kontrak bernilai miliaran.Bahkan saat berbicara di depan ratusan investor.Ia tidak pernah segugup ini.Hari ini berbeda.Karena hari ini bukan tentang uan

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1063

    Mereka bertiga kemudian langsung tertawa. Mungkin karena sama-sama pusing.Silsilah keluarga mereka memang sudah terlalu rumit untuk dijelaskan.Akhirnya Arbi mengangkat kedua tangan."Aku menyerah.""Bagus." Jawab Samuel."Aku cemas. Jika kamu tidak menyerah, apa lagi besok hari pernikahan mu.""Panggil apa saja terserah."Samuel menganggukkan kepalanya.Lalu menatap Arbi beberapa saat."Kamu deg-degan ya?"Arbi mengangguk pelan.Kali ini tanpa bercanda."Iya, Sangat."Samuel tersenyum tipis.Ekspresinya berubah lebih hangat."Aku juga begitu dulu.""Michael juga.""Bahkan Leo dan Noah lebih parah."Arbi tertawa kecil.."Serius?""Iya.""Malam sebelum menikah mereka gak tidur. Padahal sudah jelas besok acara."Arbi menggeleng.Ternyata dirinya tidak sendirian.Samuel menyandarkan tubuhnya ke sofa.Lalu berkata pelan."Besok semuanya akan baik-baik saja."Arbi diam."Kamu sudah menunggu empat tahun. Sudah bekerja keras. Sudah membuktikan dirimu."Samuel tersenyum kecil. Samuel, Micha

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1062

    Akhirnya Arbi menyerah dan keluar dari kamar.Rumah Samuel masih cukup terang.Beberapa lampu masih menyala.Dan dari ruang keluarga terdengar suara-suara kecil.Ketika mendekat, Arbi langsung menemukan sumber keributan itu.Violet sedang duduk di lantai dengan wajah yang mulai terlihat lelah.Samuel duduk di samping istrinya sambil membaca sebuah buku.Sedangkan Eve...Gadis kecil berusia lima tahun itu duduk bersila di atas karpet dengan wajah serius.Sangat serius.Seolah sedang menghadapi ujian masuk universitas."Kamu punya lima permen," ujar Violet sabar."Iya.""Lalu kamu kasih dua permen untuk Amelia.""Iya.""Berapa sisa permenmu?"Eve berpikir beberapa detik.Lalu menjawab mantap."Tetap lima."Violet membeku.Samuel langsung menutup bukunya perlahan."Kenapa tetap lima?" tanya Violet.Karena aku nggak kasih permen ke Amelia.""Hah?""Dia pelit."Violet memejamkan mata."Eve...""Dia juga suka ambil pensilku.""Eve..." Violet sampai kehilangan kata-kata."Aku nggak suka dia.

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1061

    Satu hari jelang pernikahan. Kamar Alicia berubah menjadi markas besar dengan intensitas kesibukan yang jauh melampaui level tesis magister.Aruna, Olivia, Eliza, Yura, Violet, Anisa dan Jasmine berkumpul di sana, sementara Kiara dan Lusi mondar-mandir memastikan segalanya sempurna."Aduh, pelan-pelan dong!" rintih Alicia saat seorang terapis kecantikan menarik alisnya."Kalau nggak sakit, berarti nggak cantik," sahut Olivia santai sambil menahan napas karena wajahnya sedang dibaluri masker."Kak Olivia!""Ini belum seberapa dibandingkan malam pertama nanti," celetuk Aishwa.Semua wanita di ruangan itu tertawa, membuat Olivia hampir merusak maskernya sendiri. Alicia hanya bisa mendengus kesal melihat kakak-kakak iparnya yang kompak mengerjainya.Setelah luluran, perawatan rambut, hingga manikur yang tidak ada habisnya, Alicia akhirnya menyandarkan kepala ke kursi dengan putus asa. "Aku menyerah. Kalau menikah sesulit ini, kenapa orang-orang masih mau melakukannya berulang kali?""Mer

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1060

    Frustrasi Arbi sudah mencapai level mematikan.Setelah insiden fiting baju yang gagal total kemarin, pria itu benar-benar tidak bisa tidur semalaman. Di otaknya hanya ada bayangan wajah Alicia, tawa Alicia, dan fakta bahwa gadis itu hanya berjarak beberapa kilometer darinya, namun rasanya seperti terpisah antar galaksi.Aturan pingitan ini sudah tidak sehat untuk kewarasannya."Kalau aku tidak bisa menemuinya lewat jalur resmi, berarti aku harus pakai jalur belakang," bisik Arbi pada dirinya sendiri di dalam kamar.Sepasang matanya menyipit tajam, menatap jam dinding yang menunjukkan pukul sebelas malam. Ini waktu yang tepat. Di jam begini, rumah utama keluarga Albert pasti sudah sepi. Pelayan sudah beristirahat, dan para singa penjaga—Michael dan Darren—pasti sudah berada di kamar masing-masing.Arbi menyambar jaket hoodie hitam longgar dan topi dengan warna senada. Gaya ala pencuri. Dia tidak peduli lagi jika besok harus dihajar Michael atau disindir habis-habisan oleh Darren. Yang

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1059

    "Mas Samuel, mobil jemputan untuk ke butik sudah siap?" tanya Arbi dengan binar mata yang tidak bisa disembunyikan.Samuel menurunkan korannya sedikit, menatap Arbi dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan pandangan datar. "Mau ke butik mana?""Butik desainer gaun pengantin aku dan Alicia, Mas. Bukankah hari ini jadwal fiting busana?" jawab Arbi, dahi sedikit berkerut melihat ekspresi santai calon kakak ipar.Violet yang sedang memegang pisau buah seketika menghentikan gerakannya, lalu menatap Arbi dengan pandangan kasihan yang sangat kentara."Paman Arbi... kamu belum dikabari oleh desainer papan atas Paris itu?" tanya Violet hati-hati.Perasaan Arbi mendadak tidak enak. Jantungnya berdebar cepat. "Dikabari soal apa, Vio?"Tepat pada saat itu, bel pintu rumah mewah Samuel berbunyi nyaring. Seorang pelayan berjalan cepat membukakan pintu, dan tak lama kemudian, tiga orang asing berjas rapi masuk ke dalam ruangan tamu sambil mendorong sebuah rak gantung beroda yang ditutupi oleh kain

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 821

    Sherly berdiri di depan gerbang tinggi mansion Hermawan dengan dada berdebar. Gaun rapi, tas mahal, dan kotak kado yang ia genggam erat—semuanya disiapkan dengan penuh perhitungan. Hadiah untuk anak perempuannya. Anak yang selama ini ia bayangkan akan menikah dengan gaun putih indah di Indonesia.“

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 823

    Anisa duduk diam di dekat jendela, kursi rodanya menghadap ke luar—seolah takut jika ia berkedip, pemandangan ini akan menghilang. Kota Paris sungguh sangat indah. Yang lebih menakjubkan lagi, Leo dengan sengaja memilih hotel yang berhadapan dengan Menara Eiffel.Pintu kamar mandi terbuka pelan. Le

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 854

    Lampu kamar rawat berpijar redup saat daun pintu terdorong perlahan.Noah melangkah masuk lebih dulu, disusul Aishwa yang masih sibuk mengikat rambutnya yang setengah basah. Aroma sabun yang segar beradu dengan tajamnya bau antiseptik di dalam ruangan. Mereka baru saja kembali dari apartemen—mandi

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 843

    "Iya?" sahut Aishwa cepat, seolah ia memang sedang menunggu namanya dipanggil.Anisa menelan ludah, tangannya gemetar. "Aku... mau minta maaf. Atas semua sikapku dulu."Mata Aishwa berkedip cepat. Ia tertawa kecil yang terdengar gugup. "Lah... aku kira kamu mau memarahiku."Anisa tersenyum rapuh. "

    last updateLast Updated : 2026-04-03
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status