Share

Bab 910

Author: Liazta
last update publish date: 2026-02-19 00:11:02

Pesawat berhenti sempurna. Sabuk pengaman dilepas. Lampu kabin menyala.

Dan pintu pesawat… akhirnya terbuka.

Udara Indonesia menyusup ke dalam kabin.

Hangat. Lembap. Asing.

Anisa menelan ludah.

Anehnya…

tidak ada rasa rindu.

Tidak ada getaran bahagia seperti yang sering orang ceritakan ketika pulang ke tanah kelahiran. Tidak ada senyum refleks. Tidak ada keinginan menoleh, menghirup udara lebih dalam sambil berkata aku pulang.

Yang ada justru bayangan.

Potongan-potongan masa lalu yang datang ta
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
sri maryanti
nah iya kan ad paman kecil dan nenek... kalopun sandy ga mau nikahin bisa dong di gantiin paman kecil...
goodnovel comment avatar
Khatijah Rahais
hanya 1 bab...setelah lama menunggu..
goodnovel comment avatar
Surtinah Surtinah
lanjut....
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1080

    Aruna tertawa renyah, suara tawa merdunya seketika memecah ketegangan di antara mereka. Ia menganggukkan kepalanya dengan mantap seraya menggenggam erat tangan suaminya. "Mommy dan juga Daddy serius, Alicia. Kami ingin menikmati sisa hidup kami dengan tenang. Lagipula, Daddy mu ini sudah tua dan sudah saatnya dia pensiun total dari urusan mengurus perusahaan. Sudah waktunya kami menikmati hari tua, dan Mommy ingin sekali pulang kampung ke Indonesia."Albert membetulkan letak kacamata hitamnya dengan gaya super berwibawa, lalu menatap Arbi dengan sorot mata tajam khas seorang penguasa bisnis yang tidak bisa dibantah."Anak perempuan kami baru saja menikah. Kami tidak mungkin bisa langsung percaya begitu saja ketika Arbi membawanya pergi jauh ke Indonesia," ujar Albert dengan nada bariton yang tegas namun terselip rasa sayang yang besar. "Karena itu, kami harus memantau langsung dengan mata kepala kami sendiri seperti apa perlakuan Arbi terhadap anak perempuan kami di sana nanti. Lagipu

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1079

    "Setuju! Ayo kita ambil gambar yang sebanyak-banyaknya! Jangan lupa rekam video juga untuk dokumentasi pribadi kita. Pokoknya tidak boleh ada wajah yang cemberut!" timpal Kiara tak kalah heboh dan bersemangat.Dalam sekejap, atmosfer halaman belakang yang tadinya haru langsung berubah menjadi zona perang fotografi yang super heboh. Michael langsung menyewa fotografer profesional termahal di Paris yang sengaja disiagakan di sudut taman lengkap dengan kamera dan lampu kilat (flash) raksasa.Proses mengatur posisi duduk dan berdiri untuk personel sebanyak ini ternyata jauh lebih sulit daripada menegosiasikan merger perusahaan multinasional. Sesi blocking foto langsung diwarnai kerusuhan instan."Brayen! Jangan lari ke arah air mancur, bajumu sudah rapi!" teriak Yura panik melihat anak bungsunya malah asyik mengejar kupu-kupu malam."Eve, Deon, Chleo... ayo berdiri di depan kakek dan nenek. Duduk yang rapi di karpet, Sayang," panggil Violet dan Aishwa berbarengan, mencoba menjinakkan anak

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1078

    Leonard melirik Yura yang duduk agak jauh di depannya, lalu mengangguk hormat. "Tapi bersyukur, waktu itu karena ulah bodohku, aku tidak sampai melukai Yura. Kalau sampai terjadi sesuatu pada Yura saat itu, mungkin Michael sudah mencincangku jadi daging cincang sebelum aku sempat bertobat."Olivia terkekeh geli, ia menyandarkan kepalanya di bahu Leonard dengan manja. "Lagipula kan waktu itu kamu sedang mencari jati diri.""Mencari jati diri? Emangnya dia masih berumur 17 tahun waktu itu?" Samuel berkata dengan senyum sinis nya. "Dia berulah saat hari pernikahan ku sudah semakin dekat. Kalau ingat itu, aku sangat ingin menghajar dia hingga babak belur." Michael memandang Leonard dengan kesal."Hih! Tapi aku tetap saja masih kesal kalau ingat kejadian penyanderaan waktu itu. Hampir saja kami batal nikah," celetuk Yura. Melihat anak-anaknya mulai larut dalam obrolan masa lalu, opa Hermawan yang duduk di ujung meja menggeleng-gelengkan kepalanya seraya tersenyum teduh. Karisma sang sese

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   BAB 10756

    ​Acara makan malam keluarga yang dinanti-nantikan akhirnya siap digelar. Bukan di dalam ruangan yang formal, malam perpisahan ini sengaja dibuat di halaman belakang kediaman mewah Albert di Paris. Sebuah meja persegi raksasa diletakkan tepat di tengah taman yang asri, dikelilingi oleh pendar lampu tumblr hangat yang bergelantungan di antara ranting pohon. Jumlah kursi sengaja disusun dengan sangat pas, melingkari kebahagiaan malam itu.​Di atas meja berlapis kain tenun bernuansa emas tersebut, berbagai menu lezat telah ditata dengan sangat rapi. Aromanya yang menggugah selera menguar ke udara, memadukan kemewahan masakan khas Eropa seperti Steak Tartufo dan Ratatouille, hingga kehangatan masakan khas Nusantara seperti rendang daging yang pekat dan sate ayam bumbu kacang. Sebuah perpaduan rasa yang pas untuk melepas rombongan yang akan segera bertolak ke Indonesia.​Eliza mengedarkan pandangannya, menatap satu per satu wajah yang saat ini sudah duduk nyaman di kursinya masing-masing. D

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1076

    Setelah badai gairah yang membara dan penyatuan suci yang teramat intens itu mereda, kamar penthouse suite kembali dilingkupi keheningan yang teramat intim. Napas keduanya perlahan mulai teratur seirama dengan detak jantung yang masih berdegup hangat.Arbi tidak langsung menjauh. Pria itu merebahkan tubuh kekarnya di sisi Alicia, lalu menarik sang istri ke dalam pelukan dadanya yang bidang. Ia menarik selimut tebal untuk membungkus kedua tubuh mereka yang masih polos tanpa sehelai benang pun.Alicia menyandarkan kepalanya di dada Arbi, mendengarkan detak jantung suaminya yang perlahan melambat. Rasa perih yang sempat menyiksanya di awal kini telah bermutasi menjadi rasa hangat, penuh, dan kepuasan tiada tara yang menjalar ke seluruh pembuluh darahnya."Terima kasih, Sayang... Terima kasih sudah menjadikanku wanita seutuhnya malam ini," bisik Alicia teramat lirih, mengecup dada bidang Arbi dengan penuh cinta.Arbi tersenyum sangat tampan dalam kegemaran kamar. Ia mengecup puncak kepala

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 1075

    "Ahhh... Emmhh..." Alicia melenguh pasrah di sela ciuman mereka. Kedua tangannya meremas rambut Arbi yang agak lembap, menyalurkan sensasi panas yang mendadak menyengat seluruh pembuluh darahnya.Sembari mengunci bibir sang istri, jemari kekar Arbi bergerak turun. Kali ini ia tidak ingin terburu-buru seperti tadi. Dengan sentuhan yang sarat akan pengalaman dari video edukasi yang ia tonton, jemarinya membelai paha mulus Alicia, memijatnya lembut untuk merilekskan otot-otot istrinya, lalu perlahan menuntun kedua kaki jenjang itu untuk kembali terbuka lebar.Ketika Arbi melepaskan tautan bibir mereka, napas keduanya sudah memburu pendek-pendek. Di bawah temaram lampu, Arbi bisa melihat lorong kecil Alicia yang kini sudah benar-benar siap—berkilau basah oleh cairan alami yang melimpah akibat godaan demi godaan tadi."Ini akan sedikit sakit di awal, Sayang... tapi berjanjilah untuk tetap rileks. Percaya padaku," bisik Arbi dengan suara berat yang teramat seksi, mengecup kening Alicia deng

  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 886

    Samuel tidak langsung menjawab.Ia mengangkat tangan Violet, menggenggamnya dengan kedua tangannya sendiri—hangat, pasti.“Karena Lauren membuat orang melihat ke arah yang salah,” katanya pelan.“Nama itu membuat mereka membayangkan sosok yang berbeda. Bukan aku.”Violet mengernyit ringan. “Dan kam

    last updateLast Updated : 2026-04-04
  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 835

    Leo tidak kembali ke apartemen.Setelah panggilan dari Indonesia terputus, ia masih berdiri di ruang istirahat dokter Rumah Sakit Zürich. Jam di dinding menunjukkan hampir pukul delapan malam—beberapa menit lagi jadwal praktik malamnya dimulai.Koridor rumah sakit tetap sibuk. Langkah kaki perawat,

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 837

    Pesawat medis mendarat menjelang subuh.Bukan di terminal umum, melainkan di area khusus yang jauh dari keramaian. Lampu landasan menyala redup. Tidak ada penumpang lain. Tidak ada suara selain mesin yang melambat dan instruksi singkat dari menara.Begitu roda berhenti sepenuhnya, pintu kabin dibuk

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir   Bab 823

    Anisa duduk diam di dekat jendela, kursi rodanya menghadap ke luar—seolah takut jika ia berkedip, pemandangan ini akan menghilang. Kota Paris sungguh sangat indah. Yang lebih menakjubkan lagi, Leo dengan sengaja memilih hotel yang berhadapan dengan Menara Eiffel.Pintu kamar mandi terbuka pelan. Le

    last updateLast Updated : 2026-04-03
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status