Share

Chapter 107

Author: Nananailalala
last update publish date: 2026-02-14 15:24:20

Berjalan memasuki paviliun, Zhao Tian dan Kasim Cao melihat Xiao Zhi mengenakan pakaian musim dingin yang indah berdiri dengan tenang di bawah pohon sambil menyibukkan tangannya untuk membuat sesuatu.

Zhao Tian terpesona untuk sesaat. Mereka sudah bersama begitu lama. Namun setiap kali Zhao Tian melihat Xiao Zhi, Zhao Tian selalu merasa seakan akan ia terpesona dan jatuh cinta sekali lagi dan sekali lagi pada gadis cantik jelita dan penuh ide ini.

Ketika Xiao zhi menyadari keberadaan Zhao Tian.
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 129

    "Kamu bisa pergi." Ucap Zhao Tian kepada tabib tua itu. Tabib tua yang mendapatkan pengampunan seakan akan telah hidup kembali dan bergegas keluar dari tenda bersama dengan anak didiknya. Namun sebelum mereka benar benar meninggalkan tenda, suara Zhao Tian sekali lagi terdengar di telinga mereka."Urusan disini lebih baik membusuk di perut kalian. Jika ada orang lain yang tahu, maka kalian tidak perlu berharap kepala kalian masih ada di tempatnya." Zhao Tian mengatakan kalimat itu dengan sikap tenang namun dengan kata kata paling mengerikan. Sekelompok tabib itu sekali lagi jatuh berlutut di tempat."Baik Yang Mulia, kami tidak akan berani mengungkapkan hal ini pada siapapun." Zhao Tian diam dan tidak berbicara dan para tabib melarikan diri dengan kecepatan tercepat yang mereka miliki. Mereka takut Zhao Tian akan berubah pikiran detik berikutnya.Zhang Hao dan Tang Hua tidak berbicara, mereka hanya melihat dalam diam. Zhao Tian duduk di tepi tempat tidur dengan sorot mata bingung dan

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 128

    Pandangan Zhao Tian beralih, dan ia kembali memfokuskan pandangannya oa6da sosok Xiao Zhi yang masih berbaring dan di obati oleh para tabib prajurit. Di dekat tempat tidur Xiao Zhi, sebuah panah berlumuran darah yang baru saja dikeluarkan dari tubuh Xiao Zhu nampak terbelah menjadi dua.Itu adalah anak panah yang menembus jauh ke dalam tulang belikat Xiao Zhi sebelumnya. Melihatnya saja membuat Zhao Tian merasa sakit hati. Ia tidak merasakannya sebelumnya, bahwa anak panah bisa sebesar itu. Pada saat ini tabib yang baru saja mengobati Xiao Zhi akhirnya menghela nafas lega.Ia menyaksikan Zhao Tian mendekat dan bertanya dengan khawatir. "Bagaimana keadaannya?" Tanya Zhao Tian. Tabib itu tersenyum dan menganggukkan kepalanya menandakan bahwa semuanya terkendali."Nona Zhi sudah melewati masa bahaya dan akan baik baik saja dalam beberapa hari...." Kata kata tabib itu terhenti sejenak. Alisnya mengerut rapat seolah ia ragu apakah harus mengatakannya atau tidak.Zhao Tian menyadari hal ter

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 127

    Zhao Tian yang memimpin kavaleri secara pribadi memiliki ekspresi muram dan kemarahan jelas terlihat pada kerutan di antara alisnya. Aura tubuhnya mencekam, momentumnya yang sangat kuat seakan akan membawa semua prajurit yang mengikutinya kembali ke medan perang melawan ratusan ribu prajurit musuh.Semakin Zhao Tian mendekat, semakin ia melihat bahwa situasinya sangat buruk. Lebih buruk dari dugaan terburuknya. Ia melihat Xiao Zhi terkapar di tanah dengan Tang Hua yang juga memiliki kondisi tubuh yang parah bersikeras mengabaikan lukanya dan memilih membalut luka luka Xiao Zhi."Aku tidak peduli tentang bagaimana caranya, pokoknya kalian harus menangkap semua pembunuh itu. Aku ingin mereka dan orang dibalik mereka merasakan akibatnya!" Dalam beberapa kalimat, Zhao Tian menyatakan perintahnya. Zhang Hao yang mengikutinya di belakang bersama para prajurit lainnya menjawab dengan keras dan berani. "Perintah Diterima Yang Mulia!"Sementara mereka membagi pasukan dan menyerbu mencari para

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 126

    "Tang Hua Fokus! Jangan khawatirkan aku! Tangani mereka secepat mungkin!" Teriak Xiao Zhi yang tidak membiarkan Tang Hua terus mengalihkan perhatiannya padanya. Jika Tang Hua tidak bisa fokus maka situasinya tidak akan terpecahkan. Lagipula di antara begitu banyak prajurit yang Zhao Tian berikan padanya, Tang Hua adalah pengawal paling mumpuni dan eksklusif khusus untuk melindungi Xiao Zhi. Tang Hua juga mengerti, jadi setelah ia memastikan Xiao Zhi aman. Ia mulai fokus dengan musuh musuh yang mengelilinginya. Mungkin pihak lain tahu bahwa Tang Hua adalah yang terkuat diantara kelompok ini, jadi pihak pain mengirim lebih banyak orang untuk mengganggu ritme Tang Hua dan lebih jauh lagi menghalanginya untuk mendekati Xiao Zhi dan melaksanakan tugasnya.Bisa dikatakan rencana pihak lain sungguh sempurna, pihak lain sangat mengenal dan memahami Xiao Zhi namun Xiao Zhi sendiri tidak mengetahui siapa yang mengirim orang orang itu kemari.Saat ini semua orang sibuk untuk bertahan hidup send

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 125

    Kembali pada Xiao Zhi, begitu keluar dari gerbang ibukota. Xiao Zhi yang sedang membaca buku di dalam kereta juga perlahan meletakkan bukunya. Ia mendongak menatap ke arah luar jendela, untuk menikmati dunia ini dengan cara yang baru. Lagipula ini adalah kali pertama Xiao Zhi keluar dari ibukota. Ia belum melihat dunia ini dari sudut pandang ini. Hutan yang rindang membawa kedamaian dan ketenangan. Semilir angin yang jauh lebih segar dan perasaan bebas dan kelegaan yang tidak dia rasakan di ibukota.Tang Hua duduk di sampingnya sambil memakan cemilan yang disediakan. Kelompok besar orang itu melaju dan menyusuri jalanan yang sepi itu dengan kecepatan yang konstan. Xiao Zhi dapat merasakannya dengan jelas bahwa kereta kuda ini terlalu lambat. Apalagi duduk terlalu lama dan merasakan goyangan terus menerus membuatnya tidak nyaman. Sangat berbeda dengan perasaannya ketika ia menaiki mobil.Jika ada orang modern yang mendengar keluhan Xiao Zhi, mereka pasti memutar matanya malas. Bagaima

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 124

    Wanita di depannya ini berhasil membuatnya kalah, Zhao Yifan sudah mengumpat berkali kali dalam hatinya berharap bahwa wanita ini akan segera celaka sehingga Zhao Yifan bisa memanfaatkan hal itu dan menjebaknya naik ke atas ranjangnya.Ucapan Zhao Yifan jelas menyiratkan sesuatu, keberadaan Xiao Zhi hari ini telah mengganggu kepentingan banyak orang. Zhao Yifan tidak percaya, bahwa tidak ada seorangpun yang akan membuat Gerakan. Salah satu dari orang orang itu, atau bahkan Xiao Ying yang berada di istananya pasti akan bergerak untuk menyulitkan Xiao Zhi mulai hari ini.Lagi Pula banyak orang melihat variable besar ini telah berhasil membuat seluruh aula perjamuan berubah karena kedatangannya. Terutama sikap kaisar yang sepenuhnya berbeda hanya untuk Xiao Zhi. Para pangeran dan putri lainnya pasti akan mencari tahu dan menargetkan Xiao Zhi setiap saat.Zhao Yifan benar benar menantikan bagaimana Xiao Zhi akan bertahan di masa depan. Karena mulai saat ini setiap kakinya melangkah, Xiao

  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 25

    Di istana, ruang belajar kekaisaran. Zhao Tian masih teguh duduk di belakang meja kerjanya. Tumpukan dokumen bambu terus memasuki ruang kerjanya dan tertata hingga bertumpuk rapi di atas meja yang ada di depannya.Saat ini Kasim Cao baru saja keluar dari ruang belajar. Ada beberapa kasim yang berku

    last updateLast Updated : 2026-03-19
  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 29

    Xiao Zhi ingin menciptakan pasar kertas baru, namun ia berniat untuk memberikan ini pada Zhao Tian nanti agar proses penyebarannya jauh lebih cepat. Sebagai seorang dari dunia modern, berpindah di dunia kuno berarti ia telah menjadi dewa dengan banyaknya ilmu pengetahuan di tangannya, ia sudah di t

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 26

    Selama beberapa hari berikutnya, Zhao Tian meluangkan waktunya untuk pergi ke jalanan pasar dan melihat apakah restoran mie daging sapi itu sudah terbuka lagi. Ada beberapa orang yang juga memiliki pikiran yang sama dengannya.Namun pemikiran mereka adalah tentang makan semangkuk Mie Daging Sapi ya

    last updateLast Updated : 2026-03-19
  • Merayu Kaisar Tua   Chapter 28

    Ekspresi para pria berubah, dan mereka menatap berbinar pada sosok Xiao Zhi yang berjalan dengan langkah anggun meski ia tidak terlihat layaknya bangsawan. Bahkan banyak pria berseru diam diam di dalam hatinya. Mereka sekilas mengetahui bahwa ini wanita cantik setingkat dewi! Sosoknya yang indah b

    last updateLast Updated : 2026-03-20
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status