Share

54

Author: Ryoum ei
last update Huling Na-update: 2026-02-09 22:14:27

Dering telepon yang terus bersuara membuat kesadaran perlahan kembali. Denyut nyeri pada kepala yang terasa berat membuat sosok pria dengan sebagian tubuh terbuka perlahan membuka mata. Iris matanya berusaha menerima cahaya yang masuk.

Geovano, pria itu meraba malas pada bagian samping tubuhnya dan menemukan ponsel berdering dengan nama Abraham pada layar. Ia melenguh dengan mencoba menarik semua kesadarannya.

“Ada apa?” tanyanya to the point menahan nyeri pada kepalanya.

“Pertemuan dengan klie
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Mr. Aldirge Replacement Bride   56

    Setelah memastikan Freya sudah pergi untuk bersekolah, Alena mengambil beberapa obat dalam tasnya. Ia memandangi beberapa saat dengan ingatan memalukan yang masih saja membuatnya lupa diri. Menghembuskan napas pelan, Alena segera meraih segelas air untuk meminum obat tersebut.Namun bukan hanya obat pereda nyeri, ia diam-diam membeli obat kb. Meski tidak yakin apakah pertama berhubungan dapat menghasilkan anak, tetap saja rasa khawatir aib terbongkar membuat Alena waspada.Banyak sekali pikirannya tentang masa depan yang lebih cerah dan membahagiakan, tapi siapa sangka dirinya justru menjerumuskan diri pada lubang tak kasat mata yang bisa membuatnya jatuh tidak berdaya.Alena bukan takut melihat kenyataan, ia hanya terlalu malu mengakui bahwa dirinya tidak sebaik itu dalam menjaga diri. Hubungan terlarang setelah bercerai. Apa kata orang nantinya jika ia bahkan merelakan tubuhnya demi memuaskan nafsu sesaat?Alena menghembuskan napas panjang. Kekhawatirannya tidak mereda meski telah i

  • Mr. Aldirge Replacement Bride   55

    Setelah menerima resep dari dokter, Alena keluar ruangan dengan susah payah. Ia melihat jam tangan, jam kerja sebentar lagi datang. Alena dengan keadaan seperti ini lebih baik meminta cuti daripada orang lain akan melihat penuh kecurigaan padanya, juga hal itu membuatnya akan lebih mempermalukan diri.Setelah mengambil obat Alena akan pergi ke rumah sakit dimana Danastri dirawat. Freya masih butuh pergi ke sekolah, jadi daripada ia tidak bekerja, lebih baik menggunakan waktunya untuk menemani ibunya serta memulihkan kembali inti tubuhnya. Begitu lebih baik.Membayangkan hari buruk yang ia sengaja semalam membuat Alena malu sendiri. Ini juga pertama kalinya ia seberani itu, meski tahu bahwa hubungan mereka tidak seharusnya terjadi, Alena tetap melakukannya dengan sadar.Apakah dirinya bisa disebut sebagai pencari kesempatan dalam kesempitan?Mengingat jelas bahwa Geovano bahkan tidak sadar karena pengaruh alkohol, tetap saja jika Alena mampu mengendalikan diri seharusnya mereka tidak a

  • Mr. Aldirge Replacement Bride   54

    Dering telepon yang terus bersuara membuat kesadaran perlahan kembali. Denyut nyeri pada kepala yang terasa berat membuat sosok pria dengan sebagian tubuh terbuka perlahan membuka mata. Iris matanya berusaha menerima cahaya yang masuk.Geovano, pria itu meraba malas pada bagian samping tubuhnya dan menemukan ponsel berdering dengan nama Abraham pada layar. Ia melenguh dengan mencoba menarik semua kesadarannya.“Ada apa?” tanyanya to the point menahan nyeri pada kepalanya.“Pertemuan dengan klien satu jam dari sekarang. Bapak lupa?”Geovano memijat pelipisnya sebentar. Ia dengan malas beranjak dari posisi rebahannya dengan keinginan yang masi terbendung untuk tidur lebih lama. “Jemput aku di hotel Greenreal juga bawakan pakaian.”“Baik.”Setelah sambungan terputus, Geovano masih bergerak malas. Ia menunduk, mencoba menstabilkan pusing di kepalanya sampai matanya terbuka lebih lebar dan menyadari pakaiannya terpasang tidak benar. Geovano mengernyit, mencoba mengambil memori dri ketidaks

  • Mr. Aldirge Replacement Bride   53

    “Ge, tolong sadar.” Alena masih berusaha menyadarkan Geovano dengan posisinya yang terhimpit badan besar Geovano. Meski sedang tidak sadar sepenuhnya, namun tubuh besar Geovano juga tidak sebanding dengan tubuh kecil Alena.Yang disadarkan justru mengeluh. Pikirannya berkeliaran dengan sosok tidak jelas di bawah kungkungannya. Suara bising dengan tepukan di lengan berulangkali tidak berarti apa-apa. Ia berusaha fokus untuk melihat jelas siapa manusia di bawahnya tetapi tidak berhasil. Geovano sampai menggeram saking kesalnya tidak bisa melihat jelas.“Kamu siapa? Wajahmu buram.”Alena tidak menjawab. Ketidaksadaran Geovano saat ini bukan solusi untuk mengamankan diri. Alena mengeluhkan seberapa banyak alkohol yang diminum oleh Geovano sampai pria itu tidak bisa disadarkan dengan mudah?Geovano mendekat, berusaha melihat lagi dengan mengerjapkan matanya berulang. Bukannya menemukan siapa sebenarnya orang di bawahnya, hidungnya justru mengendus bau manis yang terasa pekat. Geovano terse

  • Mr. Aldirge Replacement Bride   52

    Geovano mengerucutkan bibir lalu menundukkan kepala. “Aku menyakitinya, jadi dia meninggalkanku.”Alena tertegun sesaat. Ia segera membuka pintu kamar pesanan Geovano dan mengajak pria itu masuk untuk diistirahatkan. Alena akan pulang setelah mengamankan Geovano.Alena sedikit kesusahan dan berakhir mendorong tubuh limbung Geovano ke kasur. Pria itu kenapa selalu saja menjengkelkan meski sedang tidak sadar sekalipun?Geovano mengeluh kesakitan, membuat Alena yang bersiap pergi menoleh. Melihat Geovano merintih memegangi perutnya. Alena kembali ragu. Meninggalkan Geovano dalam keadaan seperti ini, apakah dirinya dikatakan jahat? Tapi jika tidak ditinggalkan, Alena juga merasa kasihan.Alena menyimpan tasnya di atas meja kecil di dalam kamar. Ia mencoba mendekat dan melihat kesakitan yang dialami Geovano. Baru saja akan bertanya bagian mana yang sakit, Alena dikejutkan dengan mata Geovano yang terbuka. Pria itu mendudukkan diri dan seolah tersadar dari semua kekonyolan yang diperbuat.“

  • Mr. Aldirge Replacement Bride   51

    Freya menutup wajahnya. Otaknya bekerja jauh lebih konyol dengan bayangan adegan pada beberapa novel yang pernah ia baca. Ia tersipu tapi tidak mungkin memperlihatkan kondisinya pada Dani, kan?Dani mencondongkan tubuh, mensejajari wajah Freya dengan satu alis menukik. “Hei.”Freya yang dijitak pelan kepalanya membuka kedua tangannya untuk melihat keadaan. Wajahnya semakin bersemu tatkala wajah tampan Dani tersorot tepat di hadapannya. Bisa Freya rasakan kedua pipinya memanas saat ini.Dani tersenyum, kedua lesung pipi-nya terlihat yang membiat Freya sungguh mati konyol di tempatnya.“Kenapa ada orang setampan dia?”Dani tertawa mendengar gumaman Freya. Tanpa sadar membuat Freya gelagapan setelah sadar dari semua lamunannya. Gadis itu linglung seketika.Dani mengusap pelan kepala Freya. “Ada-ada saja kamu. Sudah, kamu istirahat dulu. Biar aku yang jaga Ibu.”Dani memberikan selimut kepada Freya sebelum beranjak ke kursi di sebelah ranjang Danastri, khusus untuk merawat wanita baya itu

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status