Share

Bab 127

last update publish date: 2021-12-26 09:44:16
Sekarang Bumi sudah bergabung dan berbaur dengan anggota tim dan membiarkan Rey berjalan-jalan di lantai dasar.

Saat berjalan Rey tak henti menghela napas. Gedung yang sekarang dia amati begitu indah dan megah. Gedung yang harusnya menjadi miliknya. Gedung tujuh lantai di atas tanah seluas 7.800 m²
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (13)
goodnovel comment avatar
Wahyuningsih Wahyuningsih
sekali kali emng si bumi hrs dibegituin..biar gk seenaknya sendiri..egois bin ambisius..horor klo ada perempuan model begono mau secantik dan seperfect apapun ..................
goodnovel comment avatar
Visitor
pasangan bucin kayak gini nih...dan bumi takut kehilangan rey ditangan mileaa .........
goodnovel comment avatar
Visitor
bumi gak nyadar kalau Rey sosok suami idaman. perhatian penurut selalu mengalah juga rasa cintanya besar buat bumi. semoga bumi cepet sadar dan lebih mengutamakan Rey dari segalanya.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • My Baby Husband   Bab 223

    Mata Rio langsung terbelalak hebat. "Jadi ... jadi kamu yang digilainya, dan istrimu adalah orang yang dibuatnya keguguran?" terka Rio. Dia masih belum bisa menetralisir keterkejutan. "Ya begitulah kira-kira. Dan kamu masih saja menyukainya?" Rio terkekeh hambar. "Nasib benar-benar buruk. Aku tahu

  • My Baby Husband   Bab 222

    Bumi cuma bisa nyengir saja. "Jangan tertawa, Bum! Ini tidak lucu!" dengkus Sakha. - - Enam bulan kemudian. Ballrorm sebuah hotel dihias sedemikian rupa megahnya. Lampu, bunga, serta balon menjadi ornamen pendukung pesta pernikahan dua bersaudara itu. Dua bersaudara? Ya, mereka adalah Aryan d

  • My Baby Husband   Bab 221

    Rey yang keheranan merebut lembar itu, dan responnya juga sama—membulatkan mata seakan-akan tidak percaya. "Bum, kamu serius?" tanya Rey. Melihat Sakha yang ada di sebelahnya mematung tak bergerak memantik rasa penasarannya menjadi semakin besar. Di dekatinya Bumi, lantas duduk di sisi ranjang. "B

  • My Baby Husband   Bab 220

    "Mi ...." "Padahal Mimi sudah semedi di spa demi nama ini. Gangga Semesta Jadiyaksa." Bumi dan Rey saling tatap. Mereka tak menyangka nama yang disiapkan begitu indah dan jauh dari nama aktor Hollywood. "Itu artinya apa, Mi?" tanya Bumi. Penasaran dia dan sejujurnya agar tertarik. Nama itu terden

  • My Baby Husband   Bab 219

    Mata Rey pun kembali terarah ke box bayi yang ada disebelahnya. "Aku bingung. Terlalu banyak nama bagus yang aku pikirkan. Dan satu pun tidak ada yang membuatku yakin. Tolong beri waktu aku untuk memikirkannya," balas Rey. Bumi pun mengiakan dengan anggukan kepala. Sekarang mata Rey kembali ke Bumi

  • My Baby Husband   Bab 218

    Kebahagiaan yang didapatkan sekarang tidak bisa Bumi jabarkan. Rasanya sangat luar biasa. Setelah melalui masa kontraksi hampir sepuluh jam akhirnya sang bayi lahir dengan selamat dan sehat dengan berat 3,5 kilogram dengan proses persalinan normal. Kebahagiaannya semakin berlipat ketika mengetahui a

  • My Baby Husband   Bab 47

    "Rey, Mimi boleh masuk?" tanya Prita setelah mengetuk pintu kamar putranya. Rey yang awalnya berbaring lelah di atas ranjang akhirnya membukakan pintu untuk ibunya itu. "Kenapa, Mi?" tanyanya dengan malas. "Apa kamu nggak bisa sopan sedikit sama Bumi? Dia itu istri kamu," jelas Prita. "Mi, plea

  • My Baby Husband   Bab 46

    "Heh gadis barbar. Apa kamu masih tidak mau minta maaf," ucap Rey. Dia sengaja menghampiri Nuna yang sedang mendalami peran sebagai kang bersih toilet siang itu. "Kalau kamu mau aku bisa kok minta bapak kepala sekolah menghentikan hukuman kamu ini. Tapi dengan catatan kamu harus minta maaf. Bagaim

  • My Baby Husband   Bab 44

    Bel pun berbunyi menandakan jam mata pelajaran yang Sari pegang sudah selesai. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Rey. Dia berdiri dan mengangkat tangan setelah Sari keluar dari kelas. "Kawan-kawan, mohon perhatiannya sebentar." Ucapan Rey membuat semua murid terdiam dan menatapnya dengan panda

  • My Baby Husband   Bab 42

    Dua minggu kemudian Tibalah hari yang sangat dinanti-nantikan oleh Rey. Dia akhirnya kembali mengenakan seragam putih abu-abu. Ekspresinya jangan ditanyakan lagi, dia seakan mendapat bongkahan berlian. "Pak, aku turun di sini saja," ucap Rey kepada sang sopir. Sang sopir terdiam. "Tapi Tuan." "P

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status