Beranda / Fantasi / My Blind Mate / 10. Bertemu lagi

Share

10. Bertemu lagi

Penulis: Shaveera
last update Tanggal publikasi: 2026-05-05 11:02:27

"Hai, rupanya si buta sudah bisa shifting. Apa dengan begitu Harlan akan dapat kau raih, Jalang!"

Sisilia terdiam, pendengarannya mulai berdenging. Suara nyaring itu mampu membuka kenangan masa silam, masa dimana dia harus menerima penghinaan dalam pack nya sendiri.

"Rhena!" ucap Sisilia lirih.

"Bagus jika kau masih ingat."

Sisilia diam, tetapi indera penciumannya menghidu adanya aroma lain yang dia yakini milik Harlan. Kepala Sisilia menoleh dan seakan bola mata hijau itu menajam ke arah ma
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • My Blind Mate   79. mencoba menjalin hubungan

    "Lihat, aku tidak apa-apa. Lalu insting yang mana?"Esther tersenyum hambar, lalu dia turun dari atas pohon. Kemudian berjalan meninggalkan tempat tersebut. Namun, baru saja beberapa langkah sebuah anak panah meluncur menuju ke arahnya. Tubuh Esther bergerak ke samping kanan lebih cepat dari laju anak panah tersebut. Melihat apa yang terjadi dengan Esther membuat Alpha merasa bersalah. Dia segera turun untuk memastikan kondisinya. "Bagaimana?""Masih jauh dari nyawa, Nona. Jangan khawatir!""Jaga keselamatanmu, Esther. Kau sangat berarti bagi hidupku untuk selamanya. Ingat itu!"Esther hanya tersenyum tipis, dengan santai dia melangkah meninggalkan Alpha Sisilia Sniders sendiri. Hal ini membuat alpha mendengus kasar. "Dasar seenaknya sendiri saja. Datang dan pergi sesuka hatinya!" Dengus Alpha Sniders. Alpha Sniders pun melanjutkan perjalanannya menuju ke packhouse milik Alpha Sinclair's. Langkahnya terus menerobos pertahanan para warior milik Orion Pack. Mereka hanya berdiri terd

  • My Blind Mate   78. perkebunan anggur

    Melihat kilatan peristiwa yang telah dilakukan oleh serigalanya membuat Alpha Ortega menghela napas panjang. Dia terharu akan usaha serigalanya memperjuangkan perasaannya pada wanita penolongnya itu. Luka yang diderita oleh serigalanya secara otomatis menyatu dengan kulitnya. Alpha itu tersenyum masam, dia yang inginkan itu tetapi bukan dia yang memulai. Meskipun begitu luka yang diakibatkan Dia melangkah masuk ke dalam packhouse dan terus melangkah tanpa memedulikan panggilan Beta Ajay. Alpha terus melangkah menuju ke ruang pribadinya, lalu dia duduk di belakang meja kerja yang tersedia di sana. Pikirannya masih terbayang akan perjuangan serigalanya menemui ratu Lycan pujaan hatinya. Perlahan bulir bening keluar dari sudut matanya, dia bersedih. "Terima kasih, Jay. Kau telah berjuang untukku, kini biarkan aku berjuang untukmu!" Setelah berkata kedua mata Alpha terpejam, dia mencoba menyembuhkan luka yang diderita serigalanya hingga tidak menyadari pintu ruangan dibuka oleh omega

  • My Blind Mate   77. Mulai bergerak

    Alpha Sisilia Sniders berdiri di atas menara. Tubuhnya yang telah bertransformasi menjadi serigala melolong kuat. Suaranya seakan mengabarkan pada dunia werewolf dialah penguasa alam saat ini. Lolongan yang kuat dan panjang mendapat balasan dari berbagai ruang dan waktu. Suara itu terdengar hingga seantero hutan Jungkla yang telah kuasai oleh beberapa pack. Di sisi hutan utara ada Orion Pack, pimpinan pack yang mampu mendengar suara Queen Lycan tersenyum. Dia mengenali suara itu adalah milik serigala wanita buta yang dulu telah menolong pack nya dari serangan pack lainnya. "My Queen, rupanya kamu sudah bangkit. Aku akan berusaha semampuku untuk dapatkan hatimu." Alpha Sinclair Ortega berkata sesaat setelah dia membalas lolongan Queen Lycan. "Jangan mimpi, dia bukan pasanganmu. Aku tidak merasakan auranya!" kata Jay serigala alpha. "Aku inginkan dia jadi mateku, bukanlah aku punya hak untuk itu?""Iya, tapi ingat derajatmu dalam kawanan pusat. Dia terlahir untuk menjadi seorang ra

  • My Blind Mate   76. laporan omega

    Sekelompok serigala berlari, mereka tampak dari golongan Delta dan hunter. Gemuruh suara derap membuat pikiran Alpha menjadi bimbang. Dia memiliki insting yang kuat. Jarak masih cukup jauh, tetapi penciumannya sebagai lycan terkuat tidak diragukan lagi. Edward melangkah panjang ke gerbang utama untuk menyatakan apa yang didengar dan diciumnya. Derap hewan berkaki empat makin dekat jaraknya. Kedua mata alpha menyipit memastikan penglihatannya bersama Beta Ramon. "Seperti mereka lebih cepat dari kabar yang tersiar, Beta.""Sepertinya, Alpha. Apakah yang akan Anda lakukan?""Kita tunggu kabar sesungguhnya!"Asap makin tebal akibat derap langkah kaki para binatang berkaki empat. Hingga jarak makin tipis perlahan kawanan itu melakukan perubahan secara spontan dan bersamaan. Setelah semua sudah dalam wajib manusia, langkahnya pun berbeda. Meraka tidak berani menatap langsung pada wajah alpha. Kepalanya menunduk. "Bagaimana kabar kalian?"Hening, hanya suara deru angin yang bertiup sedi

  • My Blind Mate   75. rasa yang dimiliki Edward

    Esther masih setia menemani majikannya berdiri di tepi danau. Dia hanya diam tanpa bersuara lagi, kedua matanya menatap pada gelapnya malam tanpa bintang. "Malam ini bulan masih tampak sedih, Esther. Mungkin nanti hingga bulan separo aku menemui pria brensek itu.""Untuk apa, Nona. Rasanya akan buang waktu percuma.""Tidak, justru dengan begini kau akan melangkah tenang meninggalkan masa silam."Esther mengembuskan napas kasar, dia menoleh melihat wajah Alpha. Tamoak gurat sedih yang terpancar di wajah cantik itu. "Kali ini Anda sudah murni dapat melihat, Nona. Akankah semua ini menjadi dilema begitu wajah Alpha Stuward terlihat nyata?""Ada apa dengan wajahnya, bagiku dia adalah pria brengsek. Selalu ingin diperhatikan dan dipuaskan tetapi tidak mau berbalas.""Baiklah, hati-hati saja saat berjumpa dengan pria licik itu!"Alpha Sniders mengangguk, lalu dia berbalik badan dan melangkah masuk ke dalam kastil. Pikirannya mulai berselancar mencari sesuatu sebagai bukti. Esther mengiku

  • My Blind Mate   74. perjanjian singkat

    Berulang kali suara Sisilia menyerukan nama Edward, tetapi tidak ada bukti keberadaan lelaki itu. Tubuh wanita itu bergetar, meskipun dia tahu danau itu adalah buatan tetapi kedalamannya telah berubah seiring waktu. Hati Sisilia menjadi resah, ketakutan mendera jiwanya yang mulai berwarna. Dia tidak ingin terjadi sesutu pada lelakinya. Ini adalah kesempatan kedua yang diberikan oleh dewi bulan padanya. Sudah lama sakitnya terlupakan akibat sentuhan dan perhatian dari lelaki itu. "Edward, maafkan aku. Kuharap muncullah!"Suara penuh kasih terucap lirih, Sisilia kembali teringat kisah sedihnya. Kedua tangannya mencengkeram pasir dan melemparnya sekuat tenaga. "Kau harus kembali dengan cintamu, aku ... aku mencin--." Kalimatnya terhenti kala telinganya mendengar pergolakan air di permukaan danau. Saat itu juga kepala Sisilia terangkat untuk melihat apa yang terjadi. Sosok Edward muncul ke permukaan, lalu lambat laun tubuhnya terlihat menyeluruh. Tidak lupa salah satu lengannya terang

  • My Blind Mate   67. mayat Rebecca

    "Menyerahlah, Rebecca Smith!" ucap Cery sambil menodongkan pintolnya ke arah jantung Rebecca Smith. Rebecca Smith hanya diam, dia masih berdiri tegak menatap ke arah adik tirinya. Dalam otaknya berpikir mungkin inilah takdirnya harus mati ditangan anak haram ayahnya. Semua sudah terjadi, Rebecca

  • My Blind Mate   66. dijemput Luna Cery

    Sisilia merasa kecewa dengan Esther, dia tidak mengerti dengan cara berpikir wanita itu. Mengapa juga identitas ibunya dirahasiakan, apa pula untungnya. Berbagai pertanyaan muncul di otaknya. "Apakah karena fisikku yang tidak sempurna hingga kau melupakan hakku, Esther?"Sisilia berteriak sekuat t

  • My Blind Mate   64. memulai rencana

    Malam semakin larut dan acara pertunangan Rhena dan Harlan telah batal. Ini dikarenakan oleh ketidak hadiran Alpha Harlan. Pria itu sengaja tidak datang karena masih menginginkan kembali pada Sisilia. Rhena begitu sedih, alasan yang diungkap oleh kekasihnya adalah wanita buta. Di dalam kamarnya Rh

  • My Blind Mate   60. kecembuan Edward

    Sinclair berhasil mendapat ijin Rebecca untuk masuk ke ruang perawatan putrinya. Pertama kali yang dilihat oleh Sinclair adalah tubuh penyelamat padanya yang begitu mengenaskan. "Bagaimana semua ini bisa terjadi padamu, Nona?" "Bukankah pria lycan itu selalu ada buat Anda?"Sinclair duduk dengan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status