Inicio / Fantasi / My Blind Mate / 99. kabar menyebar

Compartir

99. kabar menyebar

Autor: Shaveera
last update Fecha de publicación: 2026-07-07 10:48:35

Dokter Abigail masih bungkam tetapi tangannya sibuk bergerak menyalin setiap informasi yang berhasil dia simpan dalam layar. Setelah semua selesai, dua lembar file telah berada di tangannya.

Tanpa suara, dokter itu menyerahkan file tersebut pada Esther. "Apa ini, Abigail?"

"Baca saja, nanti juga akan tahu." Abigail menjawab dengan nada datar.

Dua wanita kepercayaan Rebecca itu memang dikenal sebagai wanita tanpa suara. Namun, sejak hadirnya Sisilia Esther cenderung lebih banyak bicara daripad
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • My Blind Mate   102. aura pekat

    Tubuh Esther tiba-tiba jatuh terduduk, lemah tanpa daya. Namun, aura hitam masih menyelimuti sekitar. Perlahan Esther bangkit dan mulai melangkah meskipun tertatih dia tetap berusaha berdiri. Suara langkah kaki mendekat, lalu Esther merasakan lengannya dipeluk. Wanita itu menoleh mendapati sosok Abigail berdiri di samping kanan. "Abigail?" Dengan susah Esther mengeluarkan suara menyapa Abigail. "Jangan bersuara. Ayo aku bawa kau ke sudut sana!"Esther pun tidak menolak, dia berjalan mengikuti langkah sahabatnya hingga mereka menemukan sofa. "Duduk dulu, aku ambil minum untukmu!" Abigail bangkit dan berjalan menuju ke meja panjang dimana terdapat semua hidangan pesta pernikahan dua penguasa Lycan. Abigail berjalan dengan santai meskipun kewaspadaannya terus meningkat seiring aura hitam itu mulai menghilang. Setelah mendapat apa yang diinginkan Abigail pun kembali ke tempat semula. Bibirnya mengulum senyum penuh arti begitu langkahnya melewati sosok tetua Kastil Hitam. Pria denga

  • My Blind Mate   101. pesta penobatan

    "Apakah kamu sudah siap, Sayang?" tanya raja lycan Edward sambil mendorong pintu kamar alpha female Sniders.Wanita anggun dengan balutan gaun pengantin putih berhias berlian pun menoleh ke belakang, bibirnya melengkung saat netranya bertemu dengan manik mata hijau teduh milik Raja Lycan Slovasky. "Edward, datanglah!"Sebuah perintah yang telah menawan hati raja Lycan membuat pria itu langsung melakukan semua. Dia berjalan mengikis jarak dengan kekasih hati hingga sampai di depannya senyum raja Lycan tidak hilang. Tangannya terulur terbuka, Alpha Female Sniders pun menyambut ukuran itu. "Kau cantik sekali, Alpha-ku. Aku mencintaimu." Raja Lycan Slovasky mendekatkan kepalanya bersiap akan memberi ciuman singkat. Namun, pasangannya menolak dengan halus. "Tidak sekarang, Edward. Tunggu semua usai!"Mendengar penolakan pasangannya tidak membuat pria itu sakit hati. Dia justru mengulum senyum canggung sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Baiklah, mari aku bawa keluar menjump

  • My Blind Mate   100. Bahagianya Sang Alpha

    Waktu terus berjalan, Raja Lycan Edward Slovasky terlihat makin sibuk dan penuh senyum di setiap langkahnya. Ini membuat beberapa anggota pack menjadi bingung atas perubahan sikap Raja mereka. Bahkan setiap hasil panen anggur selalu di pilih yang terbaik dan dikirim segera ke kastil perak. "Sebenarnya apa yang terjadi dengan kastil perak hingga Raja kita begitu bergairah?""Jangan banyak tanya, kita hanya omega biasa yang mungkin tidak berhak tahu semua urusan pimpinan.""Setidaknya bagi kabar bahagia pada kita agar kinerja kita akan lebih baik.""Sudahlah, jangan berbicara lebih. Kudengar kabar dari beberapa warior di luar tembok bahwa Raja kita sedang menemukan cinta keduanya dan calon Luna itu telah hamil," jelas seorang omega wanita. Mendengar berita yang dijamin keasliannya maka para pekerja kebun anggur itu seketika berwajah ceria dan penuh senyum. Tanpa mereka sadari dari atas atap sebuah bangunan kuno ada sepasang mata merah mengamati dan mendengar semua perbincangan para

  • My Blind Mate   99. kabar menyebar

    Dokter Abigail masih bungkam tetapi tangannya sibuk bergerak menyalin setiap informasi yang berhasil dia simpan dalam layar. Setelah semua selesai, dua lembar file telah berada di tangannya. Tanpa suara, dokter itu menyerahkan file tersebut pada Esther. "Apa ini, Abigail?""Baca saja, nanti juga akan tahu." Abigail menjawab dengan nada datar. Dua wanita kepercayaan Rebecca itu memang dikenal sebagai wanita tanpa suara. Namun, sejak hadirnya Sisilia Esther cenderung lebih banyak bicara daripada Abigail. Kedua mata Esther membaca setiap kata yang tersusun di atas kertas dengan teliti. Saat pandangannya mendapati kata positif, dia langsung mendongak melihat ke arah Abigail yang juga sedang menatapnya. "Apa ini maksudnya, Abigail. Kau seorang dokter, jelaskan!"Abigail menghempas napas kasar dan berat, dia menggelengkan kepala dengan suara tertahan, "kau seorang Beta, Esther. Apa tidak menghidu aroma yang lain dalam tubuh alpha?"Esther menatap tajam pada Abigail, dengan kasar dia men

  • My Blind Mate   98. Sisilia Hamil

    Angin malam bertiup menerpa wajah cantik Alpha Female Kastil Perak, Sisilia berdiri di tepi balkon kamarnya memandang cahaya bulan yang redup. Terdengar langkah kaki mendekat, aroma tubuh familiar menyapa indera penciuman tetapi dia tidak berbalik. Kedua tangan melingkar di pinggangnya barulah suara Sisilia keluar. "Sedang apa kamu di sini, Edward?" Suara sinis keluar dari bibir tipis Sisilia. Pria itu adalah Edward, dia masih diam tetapi pelukannya makin erat dengan kepalanya bersandar pada bahu kanan alpha female. "Mengapa diam saja di sana?""Biarkan sejenak aku menghirup aroma tubuhmu yang sedang hamil, Sayang!"Mendengar kata hamil yang keluar dari Edward seketika tubuh Sisilia berbalik dan menatap penuh tanya pada lelaki itu. Ada sinar tidak percaya di mata bening madu milik Sisilia. Mata yang memancarkan keteduhan dan keindahan telah membuat Edward tersenyum simpul. "Ada apa, apakah tidak kau rasakan pergerakannya di dalam sini?" tanya Edward dengan telapak tangan membela

  • My Blind Mate   97. Waktu berburu

    Semua mata memandang pada Rhena, lalu mereka berganti saling pandang. Tetua masih bungkam menunggu jawaban anggota yang ada. "Baik, mungkin dengan begini kita bisa menentukan kelayakan seorang alpha.""Baik. Tentukan waktunya sekalian, karena aku juga harus kembali ke Alpha Stuward," kata Rhena dengan nada datar. Semua anggota menatap pada sang Tetua dengan gerakan yang sama. Mereka mengangguk. "Kita tunggu purnama depan, saat itu kekuatan kalian akan berada di puncak. Bagaimana?"Warior saling pandang, lalu mereka secara serempak menatap pada omega. "Apakah kalian akan ikut penentuan ini?" "Apakah kami bisa?""Semua bisa asal kalian miliki kemampuan untuk menjadi seorang pemimpin seperti syarat dalam pack kita sebelumnya," jawab Tetua. "Tunggu, apa kalian lupa?"Seketika mereka yang ada di sana menjadi terdiam dengan pandangan terfokus pada tetua. "Jadi saat kita berburu itu awal dari penentuan alpha baru, apakah seperti itu, Tetua?" tanya seorang omega. Tetua seketika tertawa

  • My Blind Mate   69. Pack Hause Alpha Harlan

    "Suasana makin tegang, pertempuran mungkin akan sulit dihindari, Alpha Stuward.""Kau tahu semua ini berawal dari serigala buta yang direkomendasikan oleh Azim.""Semua sudah terlanjur dan itu sesuai dengan petunjuk Moon Gooddes. Sulit akan terhindar, lagipula kejadian itu sudah bertahun lamanya te

  • My Blind Mate   58. semua harus terjadi

    Meninggalkan keluarga Kastil Perak, saat ini di Orion Pack terlihat Alpha Sinclair duduk termenung di tepian sungai. Pikirannya berkelana pada sosok serigala perak yang lama telah membantunya dak membangun kembali pack leluhur. "Siapa sesungguhnya serigala itu?""Dia memiliki darah lycan, Tuan." S

  • My Blind Mate   57. kekalahan

    "Sudahlah, lebih baik menyingkir dulu. Mungkin ini yang terbaik!""Tidak, walau apapun yang terjadi wanita itu harus jadi milikku." Harlan bertekad untuk merebut apa yang menjadi miliknya. Dengan tubuh lemah Harlan melangkah meninggalkan tempat tersebut. Dia tidak kuasa melakukan shiffer dalam kea

  • My Blind Mate   49. penyambutan Luna

    "Sisilia Sniders, aku kawinkan kamu dengan Edward Slivasky. Maka dengan ini aku nobatkan kamu sebagai Luna Kastil Hitam Barat!" Tetua Kastil Hitam berbicara dengan lantang bersamaan pisau menyayat ujung jari telunjuk Sisilia. Darah segar langsung menetes bercampur dengan darah milik Edward. Saat i

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status