Share

19. Modal

Hari ini Nadira beraktivitas seperti biasanya, kembali membuat para guru naik darah dan tentu saja mengejar Arya dengan antusias.

"Aryaa." Heboh Nadira melihat motor Arya baru saja memasuki gerbang SMA Bina Bakti. Arya yang mendengar itu memutar bola mata malas. Sejak Dea datang di hidupnya, Arya jadi tak tenang. Cewek itu akan dengan senang hati mengacaukan ketenangannya.

"Hai, My mafia," sapanya ceria. Di tangannya ada sebuah kotak bekal, bunda Alle yang membuatnya. "Nih, bunda yang buatin, katanya buat lu." Dea menyerahkan kotak di tangannya, yang langsung diterima Arion. Cowok itu bukan tipe cowok di novel yang akan membuang pemberian orang lain, dia lebih suka menghargainya, lagian masakan bunda Nadira itu enak.

"Thanks," balas Arion meninggalkan Dea. Cewek itu berdecak kemudian mengikuti Arya. Rey, Lingga dan Kenzo menggeleng melihat sikap Dea.

Keras kepala.

"My mafia, lu tau, enggak. Bunda ngerestuin hubungan kita, loh." Nadira melompat keci

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status