Compartilhar

BAB 134 CELAKA!

last update Data de publicação: 2026-08-18 18:00:41

Sialan! Inez ingin aku hamil anak Miko? Benar-benar bejat. Tak kusangka penampilannya yang berkelas sungguh sangat bertolak belakang dengan hatinya yang busuk.

"Kamu sendiri gimana? Kamu berhasil tidur sama Axel?" tanya Miko balik.

Mataku langsung membulat sempurna mendengar pertanyaan itu. Sungguh brengsek! Jadi mereka berdua berencana menghancurkan aku dan Axel secara bersamaan?

Inez membuang muka dengan raut wajah masam. "Mana bisa! Dia mabuk be
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado
Comentários (4)
goodnovel comment avatar
Elnathan
Thor Up yang banyak yah🫰🏻
goodnovel comment avatar
Elnathan
oh please jangan Miko......Exel boleh🫰🏻
goodnovel comment avatar
NaufalAbidRizqi
kayla hrsnya ga ksh unjuk rekaman nya...kebiasaan melakukan sesuatu tanpa mikir panjang dulu
VER TODOS OS COMENTÁRIOS

Último capítulo

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 309 MENAHAN SESAK

    Kalimat terakhir Axel itu berhasil menyedot seluruh kehangatan yang sebelumnya memenuhi rongga dadaku. Seketika, rengkuhan tanganku di lehernya melonggar. Aku melepaskan pelukan itu secara perlahan, lalu mendongak menatap lurus ke dalam manik matanya dengan kecemasan yang merayap naik."Apa yang sebenarnya terjadi, Xel...?" tanyaku dengan suara bergetar.Binar kejenakaan di mata Axel perlahan luntur, menyisakan guratan sendu yang begitu pekat. Ia menghela napas berat, menundukkan kepalanya sejenak sebelum kembali menatapku. "Sejak gue harus menjalani perawatan fisioterapi di Amerika, kondisi manajemen kantor memang jadi kurang stabil," sahutnya lirih. Ia menatap kosong ke sudut ruangan dengan kelopak mata yang kendur. "Papa sudah berusaha mati-matian menyelamatkan setiap kontrak dan masalah di sana, namun hasilnya tetap gagal. Itu juga alasan kenapa dia nggak bisa jenguk gue di sini..."Jantungku seperti dihantam palu tak kasat mata. Seketika itu juga, gelombang rasa bersalah yang

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 308 TERNYATA...

    Aku bergeming di balik timbunan kain tebal, sama sekali tidak menghiraukan panggilan Axel yang terus melantun di udara. Suara langkah kakinya yang mendekat di atas lantai kayu membuat dadaku semakin sesak. Kubenamkan wajahku ke dalam lipatan siku, membiarkan butiran air mata luluh lantak membasahi seprai tanpa suara.Kenapa dia tega sekali? batinku meraung pedih. Pria yang tadinya kuperjuangkan mati-matian, pria yang kuharapkan menjadi tempat berlindung paling aman di negeri orang, justru bersiap meninggalkanku sendirian. Setelah kakinya sembuh, setelah dunianya kembali terang, ia dengan entengnya merencanakan kepulangan ke Indrata tanpa memedulikan nasibku dan bayi kami yang baru berusia beberapa hari, serta proyek impian yang masih merentang panjang di depan mata.Merasa diabaikan begitu saja, Axel akhirnya bertindak tegas. Ia tiba-tiba menarik ujung selimut yang menutupi tubuhku dengan paksa.Terpapar cahaya lampu kamar yang temaram, Axel terkesiap melihat keadaan wajahku. Sepas

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 307 SESAK DI DADA

    "Xel... maksud lo apa? Lo mau ninggalin gue di sini?" tanyaku dengan nada suara yang bergetar hebat, terselip rasa shock yang teramat sangat hingga membuat udara di tenggorokan seolah tercekat.Axel sontak menoleh, raut wajahnya mendadak berubah salah tingkah. Ia melirik sekilas ke arah Tuan Xin dan Xin Yi yang duduk di sofa tepat di depan kami. Mungkin ia merasa tidak enak jika harus berdebat masalah pribadi di hadapan tamu terhormat."Ntar gue jelasin sama lo ya, Kay..." jawab Axel singkat dengan suara tertahan, mencoba menenangkanku lewat tatapan matanya.Namun, kalimat penenang itu justru bagaikan bensin yang disiramkan ke atas bara api. Di dalam dadaku, batin dan perasaanku seketika berkecamuk hebat, meronta dalam kepedihan yang luar biasa. Jadi begitu? Setelah dia sembuh total, setelah kakinya kembali normal dan bisa berlari, dia bisa dengan mudahnya memutuskan untuk pulang ke Indrata?Kekecewaan pekat menghantam batinku tanpa ampun. Aku merasa Axel adalah pria paling egois di

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 306 RENCANA TAK TERDUGA

    "Maafkan saya, Xin Shenyi," ujar Axel terkekeh pelan, melangkah maju menyambut sang tabib tua dengan sebelah tangan mendekap Sira erat. "Semua terjadi begitu cepat. Kami bahkan sempat panik luar biasa waktu ketuban Kayla pecah mendadak di ruang fisioterapi."Xin Shenyi tersenyum ramah, mengangguk maklum. Namun sebelum sempat membalas, Xin Yi—yang berdiri anggun di belakang ayahnya—langkahnya maju menghampiri Axel. Wanita berbalut gaun elegan itu melayangkan tatapan manja, bibirnya mengerucut sebal."Axel... apa kau mau bermusuhan denganku, huh?" tegur Xin Yi dengan nada centil, sengaja melangkah terlalu dekat ke sisi Axel. "Kau sudah janji mau mengabari saat semuanya beres, tapi kau malah melupakanku begitu saja setelah jadi ayah."Melihat gestur manja itu, darahku mendadak mendidih. Rasa cemburu yang tadinya tidur seketika meroket membakar dada. Tanpa sadar, aku beranjak dari sofa, melangkah cepat dan langsung merapatkan diri ke sisi kiri Axel, memamerkan gestur kepemilikan yang mutl

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 305 KELUARGA KECIL BAHAGIA

    "Selamat atas kesembuhan lo, Xel..." ucapku tulus, mengusap lengan kokohnya yang kini kembali berotot dan tegap. Suaraku bergetar hebat menahan haru. "Gue harap... lo benar-benar bisa kembali ke lapangan, kembali menjadi kapten basket yang hebat seperti dulu."Axel menatapku lekat-lekat, binar kebahagiaan terpancar terang di sepasang matanya. Ia merengkuh tubuhku dan Sira dalam satu pelukan erat, menyatukan napas kami di tengah kehangatan kamar rawat rumah sakit."Terima kasih, Kay... Terima kasih karena lo nggak pernah berhenti percaya sama gue, meskipun waktu itu gue sendiri udah putus asa," bisik Axel hangat, lalu mencium puncak kepalaku lama. "Sekarang, nggak ada lagi alasan buat gue nyerah. Gue bakal lindungi lo dan Sira sekuat tenaga."Senyumku mengembang sempurna, merasa segala rasa sakit dan air mata terbayar lunas oleh keajaiban ini.Setelah matahari menyingsing, seorang dokter kandungan datang untuk memeriksa luka bekas Caesarku."Bekas jahitannya sudah tertutup dengan sempu

  • Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan   BAB 304 KEAJAIBAN

    "Axel?!" Jantungku nyaris copot saat melihat Axel tiba-tiba berdiri di ambang pintu. "Ada apa, Kay?" tanya Hani di balik video dengan kening berkerut."Sorry ya kita lanjutkan ntar aja." Aku buru-buru memutus panggilan video dengan Hani secara sepihak, mengabaikan wajah sahabatku yang telanjur ikut panik di ujung sana."Xel lo kok balik lagi? Bukannya tadi lagi beli roti?" cicitku, menelan ludah dengan susah payah saat melihat dada bidang Axel naik-turun menahan emosi.Pandanganku tertuju pada kantong kertas belanjaan yang tadinya ia bawa tergeletak mengenaskan di dekat pintu."Jadi... Lo seperti ini gara-gara gue?" ulang Axel dengan suara bergetar berat. Guratan penyesalan dan rasa bersalah mencuat jelas di wajahnya yang pucat. "Lo stres mikirin kondisi gue... Lo tersiksa karena nemenin gue yang tak kunjung sembuh sampai ketuban Llo pecah dini."Axel menjeda kalimatnya, menunjuk dirinya sendiri dengan penuh emosi. "Semua itu gara-gara gue?!""B-bukan gitu, Xel! Lo jangan salah paha

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status