Beruntung dari ujung lorong banyak mahasiswa yang berjalan datang. "Aku malu, lah. Di sini banyak orang," kelitku sambil menatap barisan mahasiswa yang semakin mendekat.Miko menoleh ke arah mereka sejenak. Ia menggigit bibir bawahnya, lalu menatapku kembali dengan senyum tipis yang manis. "Maaf ya, Key. Aku terkadang sulit menahan diri kalau sedang berdua sama kamu.""Emh. Nggak apa-apa."Para mahasiswa yang datang langsung masuk ke dalam kelas. Beberapa mahasiswi menyempatkan diri untuk menyapa Miko yang pernah mengisi kelas untuk mereka."Kak Miko...""Iya..." balas Miko ramah. Namun tiba-tiba, pandangannya tertahan pada seorang gadis yang baru saja berbelok di koridor.Freya. Dia adalah teman sekelasku. Cantik, lembut, dan sangat feminin. Gadis itu hanya tersenyum tipis pada Miko sambil sedikit menundukkan kepalanya sebagai tanda hormat yang sopan.Dalam waktu yang sama, Miko pun membalas senyum itu-jauh lebih ramah dan lama dari biasanya. Entah kenapa, melihat interaksi itu, ada
Last Updated : 2026-07-03 Read more