بيت / Romansa / OM CEO, I LOVE YOU! / Bab 10 - Jebakan Takdir

مشاركة

Bab 10 - Jebakan Takdir

مؤلف: BabyCaca
last update آخر تحديث: 2026-01-10 21:14:40

“Lala semoga kau berhasil,”gumam Sisi.

Di meja bar restoran steak itu, Sisi menatap nanar punggung Lala yang semakin menjauh meninggalkan restoran. Bahu sahabatnya itu terlihat bergetar, dan Sisi tahu Lala sedang menahan tangis.

"Apakah kau sangat khawatir dengan temanmu itu?" Suara berat Kenzo memecah lamunan Sisi.

Pria itu menyesap minumannya dengan tenang, seolah drama yang baru saja terjadi hanya tontonan hiburan baginya.

Sisi menoleh dengan tatapan tajam. "Tentu saja! Dia sahabatku. Sebenarnya apa yang terjadi dengan Om Galak itu? Kenapa dia berubah jadi menyeramkan setelah melihat foto itu?"

Kenzo terkekeh tipis, matanya menatap botol alkohol di depannya. "Elena... dia adalah cinta pertama Alistair. Tidak akan pernah ada siapapun yang bisa menggantikan kedudukannya di hati Alistair. Sekalipun itu temanmu, Baby."

Hati Sisi mencelos mendengarnya. "Lalu kenapa Om itu terus membuat Lala terjebak di hidupnya? Lala bisa saja jatuh cinta dan menyakiti dirinya sendiri karena pera
BabyCaca

Waduh! Niat hati mau jadi pahlawan kesiangan buat nolongin si Om yang galau, Lala malah kena 'gerebek' Mommy Alistair dalam keadaan yang... ehem, sangat mencurigakan. Kira-kira Alistair bakal tanggung jawab atau malah makin dingin ya setelah ketahuan? Dan buat Kenzo, tolong rem sedikit ya Om, kasihan Sisi sampai gemetar begitu! Sampai jumpa di bab selanjutnya yang makin panas!😵‍💫

| إعجاب
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • OM CEO, I LOVE YOU!   Bab 12 - Pernikahan dadakan

    Di sebuah kapel pribadi milik keluarga besar Vanderwick, suasana terasa intim namun sangat mewah. Hanya ada keluarga inti di sana. Laurent Vanderwick (Mommy Alistair) duduk di barisan depan dengan anggun, di samping adiknya, Timoty Moretti (ayah Kenzo), dan istrinya, Megan Moretti. Alistair berdiri di depan altar dengan jas hitam custom-made yang membuatnya terlihat sangat gagah namun dingin. Di sampingnya, Lala berdiri dengan gaun putih sederhana namun cantik. Sisi, yang hadir bersama Kenzo, tidak bisa menahan air matanya. Begitu janji suci diucapkan, Sisi langsung berlari memeluk Lala dengan erat. "Lala... aku nggak nyangka kamu nikah secepat ini..." tangis Sisi pecah. Lala, yang juga menangis sesenggukan, justru membalas dengan ucapan yang membuat suasana haru itu buyar. "Sisi... huhuhu, aku menikah duluan ya! Tapi syukurlah suamiku kaya dan tampan walaupun menyebalkan!" bisik Lala yang terdengar sampai ke telinga keluarga. "Tenang aja Si, kalau aku nggak betah, aku akan berce

  • OM CEO, I LOVE YOU!   Bab 11 - Sidak Ratu Vanderwick

    “MOMMY?!" Alistair terlonjak duduk, kepalanya terasa dihantam gada besi karena hangover yang luar biasa. Dia melihat ibunya berdiri dengan wajah yang sudah memerah padam, hampir meledak. Lala refleks menarik selimut sampai ke dagu, tapi sialnya, gerakan itu justru makin memperlihatkan tanda merah keunguan yang bertebaran di leher dan tulang selangkanya. “Tuan Leon... tolong Lala," cicit Lala dengan wajah pucat, menatap Leon yang sekarang sudah menutup matanya dengan tangan, tidak kuat melihat pemandangan "berdosa" itu. Nyonya besar Vanderwick melangkah maju, sepatunya berbunyi nyaring di lantai apartemen. "Alistair! Kau menghilang seminggu hanya untuk menyekap seorang gadis di bawah umur di sini?! Kau tahu ini bisa menghancurkan reputasi keluarga kita?!" “Mom, ini tidak seperti yang Mommy lihat. Aku hanya—" Alistair melirik ke sampingnya, melihat Lala yang berantakan, dan ingatannya tentang semalam mulai kembali secara samar. Rasa bersalah langsung menghujam jantungnya. “Kalian

  • OM CEO, I LOVE YOU!   Bab 10 - Jebakan Takdir

    “Lala semoga kau berhasil,”gumam Sisi. Di meja bar restoran steak itu, Sisi menatap nanar punggung Lala yang semakin menjauh meninggalkan restoran. Bahu sahabatnya itu terlihat bergetar, dan Sisi tahu Lala sedang menahan tangis. "Apakah kau sangat khawatir dengan temanmu itu?" Suara berat Kenzo memecah lamunan Sisi. Pria itu menyesap minumannya dengan tenang, seolah drama yang baru saja terjadi hanya tontonan hiburan baginya. Sisi menoleh dengan tatapan tajam. "Tentu saja! Dia sahabatku. Sebenarnya apa yang terjadi dengan Om Galak itu? Kenapa dia berubah jadi menyeramkan setelah melihat foto itu?" Kenzo terkekeh tipis, matanya menatap botol alkohol di depannya. "Elena... dia adalah cinta pertama Alistair. Tidak akan pernah ada siapapun yang bisa menggantikan kedudukannya di hati Alistair. Sekalipun itu temanmu, Baby." Hati Sisi mencelos mendengarnya. "Lalu kenapa Om itu terus membuat Lala terjebak di hidupnya? Lala bisa saja jatuh cinta dan menyakiti dirinya sendiri karena pera

  • OM CEO, I LOVE YOU!   Bab 9 - Retak nya sang pelindung

    Keesokan hari nya… “Om Lala gamau ya, kalau gara gara ini hutang Lala nambah!”kesal Lala kepada Alistair. “Apa kau setakut itu juga hutang mu bertambah?”heran Alistair kepada Lala saat ini di atas mobil. “Tentu Om! Untuk apa memperkaya orang yang sudah kaya, dunia ini benar benar tidak adil kan!”kesal Lala kepada Alistair. Pria itu tidak menjawab sama sekali dan hanya menatap kembali tablet nya dengan datar tanpa mempedulikan ocehan nya Lala dari tadi. “Tuan kita sudah sampai,”ucap Leon kepada Alistair. “Ikut aku.”ajak Alistair. Alistair membawa Lala ke sebuah butik mewah. Di sana, Lala di-makeover habis-habisan. “Selamat datang tuan Vanderwick. Sudah lama tidak berkunjung ah, anda datang dengan pacar baru anda ya, sepertinya lebih muda dari nona Elana,”ujar wanita itu tersenyum ramah. “Jangan sebut nama wanita itu! Atau Lala akan gigit kakak!”teriak Lala dengan kesal tapi lucu. “Ah nona, maafkan saya. Apa anda cemburu? Maafkan atas kelancangan saya, tenang saja. Saya akan

  • OM CEO, I LOVE YOU!   Bab 8 - Bukan sekedar pembantu

    Malam itu, Mansion Vanderwick terasa sangat sunyi. Di dalam kamarnya, Lala sedang duduk meringkuk di atas tempat tidur sambil menempelkan ponsel ke telinganya. "Si... aku nggak tahan di sini. Aku mau kabur aja ke Kamboja!" rengek Lala di telepon. Di seberang sana, terdengar suara langkah kaki Sisi yang sedang berjalan pulang kerja. "Loh, kenapa lagi, La? Om CEO itu gigit kamu?" "Bukan gigit lagi, Si! Dia itu keterlaluan. Masa di depan Tante Elena yang cantik kayak bidadari itu, dia bilang aku cuma pembantu! Sakit tau, Si. Mana baju aku dibilang lusuh lagi," keluh Lala sambil mengerucutkan bibirnya. "Sabar, La. Tapi... kamu beneran nggak ada rasa sedikit pun sama Om itu?" tanya Sisi iseng. Lala terdiam sejenak, wajahnya mendadak panas. "Ya... kalau ditanya fisik sih, dia emang perfect banget, Si. Hidungnya mancung kayak perosotan TK, badannya tinggi tegap, kalau pakai jas udah kayak model majalah internasional. Matanya itu loh... kalau lagi natap dalam suka bikin jantung aku mau c

  • OM CEO, I LOVE YOU!   Bab 7 - Sisi Luka yang menghitam

    Lala berlari keluar dari restoran dengan air mata yang mulai mengaburkan pandangan. Setiap langkahnya terasa berat, seolah trotoar yang ia injak berubah menjadi rawa yang menghisapnya ke dalam keputusasaan. Ia ingin pergi sejauh mungkin, lari dari kenyataan pahit bahwa dirinya hanyalah debu yang terselip di antara kemegahan Alistair dan keanggunan Elena. Namun, baru beberapa meter menginjak trotoar yang panas, suara bariton yang sangat ia kenali menggelegar, menghentikan detak jantungnya sesaat. "Mikala! Masuk ke mobil sekarang!" bentak Alistair dari ambang pintu restoran. Suaranya tidak membentak dengan nada peduli, melainkan seperti perintah mutlak seorang tuan kepada bawahannya. Lala berhenti, bahunya bergetar hebat. Ia hendak membantah, ingin sekali ia berteriak bahwa ia bukan budak yang bisa disuruh-suruh, tapi Leon sudah sigap berdiri di sampingnya dengan wajah cemas yang tertahan. Dengan hati yang hancur berkeping-keping, Lala terpaksa memutar arah. Ia melangkah kembali dan

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status