Accueil / Rumah Tangga / Obsesi Gila Atasan Suamiku / Bab 77. Melakukannya di kamar mandi.

Share

Bab 77. Melakukannya di kamar mandi.

last update Dernière mise à jour: 2026-01-09 15:29:43

Pintu kamar mandi di ketuk, Nolan terus saja memanggil nama istrinya.

Tapi masih tidak ada jawaban. "Apa jangan-jangan tadi Alina mendengar percakapan ku dengan Kaiden? Makanya sekarang dia mengurung diri," gumam Nolan dalam hatinya.

Sekarang ini perasannya sangat rumit, otaknya sulit sekali fokus.

Semua karena pekerjaannya, pertumbuhan NG grup sangat pesat, di tambah sewaktu Alina menghilang, Nolan sering tidak bisa tidur.

Ditambah lagi, waktunya juga di habiskan untuk menemani Ghea, jadi sekarang ia memang kesulitan untuk berpikir jernih.

Nolan mencoba memutar knop pintu, tapi di kunci dari dalam.

"Apakah ada kunci cadangan kamar mandi?" Tanya Nolan pada pelayan dengan panik.

Pelayan rumahnya menyahut, "ada."

"Cepat kamu ambil!" Titah Nolan.

Pelayan itu bergegas mengambil kunci, sementara di dalam kamar mandi, Kaiden masih terus memaju mundurkan miliknya dengan tempo yang tepat.

Alina yang terlanjur keenakan dan akan sampai klimaks, sudah tidak mempedulikan suaminya.

Akhir
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Obsesi Gila Atasan Suamiku   Bab 79. Nolan menerima perselingkuhan Alina.

    Di kamar belakang, Alina masih menenangkan degup jantungnya. Walaupun Nolan terlihat tidak curiga, tapi hatinya masih di liputi keresahan. Saat ia akan keluar dari kamar, Ghea sudah berdiri disana bersama seorang pelayan. Alina memilih mengabaikannya. Hatinya masih sakit, jika teringat kedekatan Nolan dengan Ghea. Dan dari awal, Alina sudah tahu tentang perasaan Ghea pada suaminya. Hal itulah yang membuat Alina semakin membenci Ghea. "Aku kira kamu itu polos, ternyata di belakang kamu diam-diam menyelingkuhi Nolan?" Celetuk Ghea, hal itu sontak membuat Alina menghentikan langkah kakinya. Ghea terus melangkah hingga berdiri tepat di depan Alina. Kedua mata mereka saling bertatapan. "Kamu pasti terkejut, ya? Aku sudah tahu hubunganmu dengan Kaiden!" ujar Ghea dengan senyum penuh kemenangan. Alina tak bisa lagi menyembunyikan keterkejutannya. "Jangan asal bicara! Kedekatanku dengan Kaiden murni hubungan atasan dan asisten," kilah Alina, berusaha mati-matian menyembunyikan rasa gu

  • Obsesi Gila Atasan Suamiku   Bab 78. Nolan mulai curiga.

    "Victor?" Ujar Risma dengan nada terkejut. Victor Lutfi mengangguk, tapi wajahnya nampak murung dan begitu kecewa. Keluarga Lutfi adalah salah satu dari empat keluarga penguasa kota Utara. Bahkan fondasi keluarga Lutfi lebih kuat di bandingkan keluarga Vernandes. Keluarga Lutfi berasal dari keluarga tentara yang sekarang menjadi pemasok tetap, senjata untuk pemerintah. Victor sudah lama menyukai Risma, awalnya hanya rasa kagum deengan keberanian dan tekad gadis yang memiliki fisik kuat itu. Tapi setelah dekat, Risma adalah orang berhati lembut, tidak seperti dengan ekspresinya yang selalu dingin. Victor tiba-tiba menggenggam tangan Risma dengan lembut, matanya menatap penuh kekhawatiran. "Apakah kamu dipaksa keluargamu? Saat melihat ritual pernikahan tadi, wajahmu nampak sedih dan murung. Kalau kamu ingin kabur sekarang, aku akan membantumu," bisiknya hampir tak terdengar di antara riuh tamu yang hadir. Risma menatapnya, hatinya bergejolak, seolah ada secercah harapan yang men

  • Obsesi Gila Atasan Suamiku   Bab 77. Melakukannya di kamar mandi.

    Pintu kamar mandi di ketuk, Nolan terus saja memanggil nama istrinya. Tapi masih tidak ada jawaban. "Apa jangan-jangan tadi Alina mendengar percakapan ku dengan Kaiden? Makanya sekarang dia mengurung diri," gumam Nolan dalam hatinya. Sekarang ini perasannya sangat rumit, otaknya sulit sekali fokus. Semua karena pekerjaannya, pertumbuhan NG grup sangat pesat, di tambah sewaktu Alina menghilang, Nolan sering tidak bisa tidur. Ditambah lagi, waktunya juga di habiskan untuk menemani Ghea, jadi sekarang ia memang kesulitan untuk berpikir jernih. Nolan mencoba memutar knop pintu, tapi di kunci dari dalam. "Apakah ada kunci cadangan kamar mandi?" Tanya Nolan pada pelayan dengan panik. Pelayan rumahnya menyahut, "ada.""Cepat kamu ambil!" Titah Nolan. Pelayan itu bergegas mengambil kunci, sementara di dalam kamar mandi, Kaiden masih terus memaju mundurkan miliknya dengan tempo yang tepat. Alina yang terlanjur keenakan dan akan sampai klimaks, sudah tidak mempedulikan suaminya. Akhir

  • Obsesi Gila Atasan Suamiku   Bab 76. Gairah yang membara.

    "Apanya?" Alina malah balik tanya. "Kamu ngatain aku gila dan baru saja keluar dari rumah sakit jiwa, begitu kah?" tanya Kaiden dengan tatapan tajam. Alina memalingkan pandangannya. Walaupun jantungnya berdegup kencang, dan sekarang ini ia sedikit takut. Tapi ia berusaha untuk tidak menunjukkannya, dengan nada datar ia menyahut. "Mana ada aku bilang begitu? Kamu pasti salah dengar."Kaiden tersenyum sinis, tatapannya masih terfokus pada Alina, bahkan ia terus memperhatikan dengan teliti tubuh Alina dari atas sampai bawah. "Jadi sekarang kamu pintar berbohong, ya?" Kaiden melontarkan kata-kata itu dengan senyum sinis yang menusuk. Alina menelan ludah kering, tubuhnya terasa kelu. Ia ingin melarikan diri, tapi tak mampu. Membayangkan kemarahan Kaiden membuatnya takut, tak tahu kegilaan apa yang akan pria itu lepaskan padanya.Tiba-tiba Kaiden mendekat tanpa diduga, menarik sedikit kerah baju Alina yang menutupi lehernya. "Kenapa kamu tutupi? Harusnya kamu tunjukkan bekas di leherm

  • Obsesi Gila Atasan Suamiku   Bab 75. Ciuman Kaiden yang brutal.

    Rita menyahut dengan nada dingin dan tegas, "Kalau kamu masih ingin melihat ayahmu dalam keadaan hidup, aku harap kamu tetap tutup mulut. Jangan sampai membuat kacau keluarga Anjasmara dengan pengaruh keluarga Durant milik Vino." Kedua tangan Risma terkepal. Meski sedikit bingung, ia bertanya-tanya dari mana ibunya tahu bahwa dirinya sudah mengetahui rahasia tersebut. "Kamu pasti bohong, kan? Ayahku sudah mati? Dia sudah tenang di alam baka," kata Risma dengan suara bergetar, walau hatinya berharap ayahnya memang masih hidup. Namun, ia tidak mau dibohongi. Bahkan di kendalikan ibunya dengan alasan kehidupan ayahnya. Rita, sang ibu, tak lagi berpura-pura. Ia lalu menunjukkan foto di ponselnya, memperlihatkan suaminya yang terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit, lengkap dengan tanggal dan waktu. "Ini foto tadi pagi dari perawat," ujarnya.Risma yang mengikuti pelatihan agen mata-mata tentu saja tahu, bukti yang di tunjukkan oleh ibunya itu nyata. Risma memejamkan matanya, ai

  • Obsesi Gila Atasan Suamiku   Bab 74. Buku harian Risma?

    Alina membuka pintu mobil dengan tangan gemetar, disusul oleh Nolan yang sigap membantu menutup pintu. Tak berselang lama, mobil pengantin yang mewah melambat dan berhenti. Dari dalamnya, Risma melangkah keluar dengan langkah berat, wajahnya suram tanpa senyum sedikit pun. Anehnya, ia turun lebih dulu sebelum Vino sempat membukakan pintu untuknya. Sorot matanya yang dingin seolah menembus udara, tapi ia tidak menatap ke arah Alina sama sekali. Jantung Alina berdetak kencang, napasnya tercekat dalam dada. Ketakutan menyelinap di balik setiap gerak Risma—bagaimana jika rahasia kehamilannya dengan Kaiden terbongkar di momen ini? Namun, Risma hanya berjalan melewati mereka tanpa sepatah kata, seolah ingin menghindari konfrontasi. Vino yang sudah keluar dari mobil melangkah mendekat kepada Nolan. Suaranya rendah, penuh basa-basi yang ringan tapi penuh arti tersirat. Alina mengawasi hanya menyimak, dada terasa sedikit lega karena Vino tak sekali pun menyentuh topik yang ia

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status