Home / Mafia / PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA / BAB 20 LEBIH SENSITIF

Share

BAB 20 LEBIH SENSITIF

Author: sugi ria
last update publish date: 2026-01-12 20:15:54

"Tidak. Ada keadaan darurat di rumah sakit. Ivone baru menghubungi saya."

Langkah Valin terhenti. Dia cukup terkejut mengetahui Zen ada di rumah. Padahal beberapa waktu lalu pria itu sama sekali tak terlihat batang hidungnya.

"Jangan bohong!" Desis Zen penuh nada ketidaksukaan.

"Tuan bisa memeriksanya. Saya yakin, Tuan bisa melakukannya."

Valin berbalik pergi, mengabaikan Zen yang amarahnya terpancing walau sedikit. Valin sendiri kembali sibuk dengan ponselnya. Tumpukan emosi dan tuntutan kewa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
sugi ria
aku emang lagi recall memory, kak. nama mark ingat masak nama kian gak ingat ...
goodnovel comment avatar
Imelda
Thor.. ak baca nama Mark Feehily jdi ingat sm salah 1 personil boyband westlife... wkwkwkwk ad aj nich Author dpt namanya...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 211 THE DUEL

    Meski tidak seimbang dalam hal gender, tapi Valin tidak masalah."Kebetulan sekali. Aku memang ingin melawanmu."Sudut bibir Valin tertarik. Kesempatan ini yang dia tunggu. Lucio tidak bisa dikalahkan dengan cara biasa. Karena itu Valin harus memikirkan alternatif lain jika ingin membalas dendam pada Lucio."Kalau kamu kalah, kamu harus jadi milikku," ucap Lucio dengan keyakinan tingkat tinggi."Tuan Lucio yakin sekali akan menang melawanku."Tawa Lucio menguar. "Tentu saja. Asal kamu tahu, aku sudah lama menunggu hari di mana kamu menyerahkan diri padaku."Tentu saja, Lucio pikir akan sangat mudah mengatasi Valin. Seorang dokter biasa. Tanpa basic pertahanan diri. Lucio menganggap Valin hanya wanita yang kebetulan jadi istri Zen.Di tentu tidak akan menduga kalau ada campur tangan takdir dalam pernikahan keduanya. Pasti ada tujuan kenapa dua orang dipersatukan dalam ikatan tali pernikahan.Tuhan tidak asal menjodohkan makhluknya. Ada alasannya kenapa mereka bisa bersama.Untuk Valin

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 210 MENYANJUNGNYA

    Vante hanya bisa menipiskan bibir saat banyak senjata terarah padanya. Vante dikeroyok, tapi tak ada ketakutan sama sekali di wajahnya.Pria dan wanita bersenjata di depan Vante adalah mereka yang tadi cosplay jadi pejalan kaki. Setelah mobil pergi, mereka balik menodong Vante.Pemuda yang sampai detik ini tidak ada takutnya sama sekali. Vante tetap berdiri dengan kepala tegak, menantang pada mereka yang merasa bisa saja mengancam hidupnya."Anak buah Lucio Costra memang payah. Kecuali main keroyokan, kalian tidak punya keahlian lain.""Berani kau menghina tuan kami!" Hardik satu dari mereka."Tuan kalian bukan hanya perlu dihina. Jika dibutuhkan, dia harus dimusnahkan." Kokangan senjata terdengar serempak. Mereka tentu marah mendengar ucapan kalem tapi penuh provokasi dari Vante.Mereka siap menghabisi Vante sesuai perintah tuan mereka. Namun hal itu belum sempat terjadi. Ketika Vante dengan santai menarik senjata dari pinggangnya.Adik Valin yang tiap hari berkutat dengan keyboard

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 209 BRILIAN

    Yang disapa hanya menoleh. Tanpa ingin menyudahi kegiatan panas mereka. Meski acara bermesraan mereka terjeda, posisi keduanya tidak berubah. Sang pria tetap menempel pada tubuh si perempuan."Sunny, kau menyuruhku ke sini buat apa? Kalau hanya untuk menontonmu bermesraan dengan dia, aku akan bawa Rosalie pulang."Kata Xavier seraya memandang datar pada Sunny. Sang mantan dari masa kuliah.Sunny tertawa, sebelum melambaikan tangan pada Rosalie. Sosok yang memegang ujung pakaian Xavier di bagian pinggang. Tampak ketakutan, dengan mata memindai sekelilingnya."Sini, duduk sini," panggil Sunny."Jangan meracuninya," desis Xavier penuh peringatan.Sunny kembali tertawa. "Kau protektif sekali padanya." Perempuan itu tertawa perih, mengingat Xavier tidak pernah memperlakukan dirinya sedemikian rupa di masa lalu."Oke, cium dia. Baru aku akan biarkan kalian pergi.""Jangan ngaco kamu." Xavier merasakan Rosalie memegang erat lengannya. Dia tahu Rosalie jarang bahkan belum pernah pergi ke temp

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 208 MAU PAMER

    Dua beradik itu tampak panik. Terlebih Valin. Dia takut hal buruk terjadi pada suaminya. Bahkan Vante yang biasanya acuh dengan Zen. Kali ini tampak cemas. "Jangan kenapa-napa, Zen," doa Valin dalam hati.Suasana makin tegang ketika mereka bertemu brankar dengan tubuh pasien tertutup kain. Pasien meninggal. Valin membeku dengan pikiran mendadak blank."Maaf, Tuan. Jalur khusus ke ruang pemulasaraan jenazah kebetulan sedang diperbaiki. Sekali lagi maaf, jika mengganggu kenyamanan kalian.""Tunggu dulu, itu pasien dari ruang VVIP satu?" Vante bertanya dengan jantung berpacu cepat."Oh, bukan. Identitas pasien tidak boleh kami beritahukan. Kecuali pada pihak keluarga. Yang jelas, pasien ini bukan dari ruang VVIP satu."Kelegaan seperti disiramkan ke dada Valin dan Vante. Setidaknya bukan Zen yang log out."Kenapa Kakak memandangku begitu?" Tanya Vante ketika mereka telah berada di ruangan Zen.Jika status pasien masih dalam perawatan intensif alias setara ICU. Akan ada pembatas transpar

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 207 KAKAKNYA ATASANKU

    "Audrey."Yuan menahan lengan Audrey. Perempuan itu hendak berbalik pergi. Audrey sama sekali tidak peduli dengan teriakan ibu Yuan."Apa?""Ayo menikah."Semua orang terbelalak. Termasuk Audrey sendiri."Kak Yuan!""Zhang Yuan! Kalau kau berani menikahinya aku tidak akan mengakuimu sebagai anak," ancam sang ibu."Bukankah Ibu selalu ingin menantu yang kaya?"Pernyataan Yuan membuat Yeye terbelalak. "Apa itu benar, Bi?""Bu-bukan begitu." Ibu Yuan gelagapan mendengar pertanyaan Yeye."Biar aku kasih tahu. Dia cari menantu yang bisa dia kendalikan. Benar begitu, Nyonya."Ibu Zhang mendadak pucat."Yuan, ibumu tidak akan setuju dengan hubungan kita. Jadi, kita tak bisa menikah."Senyum Audrey terbit sangat lebar. Pun dengan Yuan."Tapi aku tetap ingin menikahimu. Bagaimana?" Tantang Yuan dengan alis terangkat."Heh, dia tidak akan setuju." Audrey tidak percaya Yuan bersikeras ingin menikahinya."Masa bodoh," ujar Yuan tanpa pikir panjang."Yuan! Apa kamu sudah tidak menganggap aku sebag

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 206 MAU SETIA ATAU TERGODA

    "Dia masih dalam masa pemulihan. Tapi nekat mau menangani Zen.""Kau tahu kalau Valin itu sama seperti Zen. Sama-sama keras kepala. Kalau dia ingin sesuatu harus dia dapatkan."Kian dan Bryan masih adu debat soal kondisi Valin yang drop paska operasi Zen. Saat ini wanita itu sedang ditangani oleh dokter obgyn. Dengan Aiden turut andil di dalam sana.Satu hal yang membuat Kian dan yang lain saling pandang. Heran dengan sikap Aiden."Dan ancaman baru muncul. Aiden, dia menyukai Valin." Sylus muncul dari kamar Valin. Pria itu tentu saja punya peran penting dalam tiap tindakan medis yang berhubungan dengan kesehatan para rekannya. Termasuk Valin.Dia baru saja memastikan kalau Valin baik-baik saja. Sama seperti Zen, Shane dan Mark. Mereka berada di bawah pengawasan ketat Sylus dan tim rumah sakit."Mereka harus segera go publik. Atau keadaan makin runyam." Bryan menanggapi ucapan Sylus."Sebenarnya ini bukan masalah mereka belum go publik atau sudah. Meskipun semua orang mengetahui status

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 87 A.V QUINCY

    Yang disebut namanya langsung panik. Wajah Katie pucat pasi. Tatapannya langsung tertuju pada Chris, seolah minta tolong. Namun pria itu justru menunjukkan ekspresi yang membuat Katie seperti didorong ke jurang sendirian. Dingin serta penuh amarah. Seolah semua wajah adalah orang yang bersalah.

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 95 MAAF

    "Razen Archlight, uhuk!!""Diamlah!" Raung Zen penuh kemurkaan.Valin tersedak ketika Zen menenggelamkannya di kolam begitu mereka tiba di The Dream. Perempuan itu gelagapan kala Zen tak kunjung membiarkannya naik.Pria itu literally "memandikan" Valin dari segala kotoran yang menempel di tubuh san

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 85 KERUSUHAN

    "Benar-benar melelahkan," keluh Valin sambil meletakkan kepala di meja.Alvin hanya tersenyum sambil meletakkan sekotak susu di hadapan Valin."Kopi," tanya Valin."Kamu perempuan, jangan kebanyakan kopi!" Alvin tegas memperingatkan.Valin manyun, tapi tangannya tak menolak pemberian Alvin. Dia min

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 82 DI KLUB MALAM

    "Semoga beruntung di tempat baru dokter Brown!"Teriakan Ivone disambut denting gelas yang beradu. Semua orang tampak menikmati pesta perpisahan dokter Brown. Dokter spesialis anak yang pernah bergabung di divisi UGD beberapa waktu lalu.Wanita berambut coklat itu terpaksa resign. Setelah memutuska

    last updateLast Updated : 2026-03-25
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status