LOGIN"Memberikan rahimmu kepadaku kemudian memberikan keturunan untuk Keluarga Morgan dalam waktu setahun." "Atau menjadi mainanku dan akan aku lepaskan setelah aku bosan." "Pilihan ada di tanganmu, Violet." Ucap Justin kemudian. "Aku tidak akan memilih keduanya, Brengsek!" -- Justin Morgan, mafia kejam yang sialnya tampan harus segera memberikan keturunan untuk Keluarga Morgan mengingat ancaman perpindahan kekuasaan dari sang Kakek terus saja berkelanjutan. Justin memanfaatkan sebuah hutang untuk mendapatkan semuanya. Kedamaian, kekuasaan dan kejayaan Keluarga Morgan. Violet Anderson, wanita cantik yang rela melakukan apapun untuk membuat Ibunya sembuh dari penyakit mematikan yang di deritanya. Lilitan hutang yang semakin menumpuk beserta bunganya mampu membuat Violet putus asa hingga transaksi rahim bersama Raja Mafia menjadi solusi. Justin dan Violet akan bersatu atas hutang atau atas cinta?
View More"Rasanya aku ingin segera pulang." Ucap Violet kepada Justin. Beberapa hari telah berlalu dimana Violet masih berada di rumah sakit untuk proses pemulihan. Justin yang melihat kondisi Violet benar-benar meninggalkan pekerjaannya, menunggu wanita tersebut adalah prioritas utama. "Agar segera bisa makan aku?" Jawab Justin bertanya kepada Violet dengan ringannya. BUGH!!Tangan Violet menonjok lengan Justin singkat dengan pipi yang terasa panas dan mungkin saja terlihat memerah saat ini. Justin benar-benar menyebalkan. Perihal jawaban Violet ingin makan Justin boleh atau tidak selalu pria itu bicarakan hingga wanita tersebut muak sendiri. "Aku serius, Justin.. Aku ingin segera pulang." Ucap Violet kemudian kepada Justin. Justin mengangguk singkat dan memutuskan untuk memanggil Dokter begitu saja. "Tolong periksa istri saya sekarang juga, Dokter!" Perintah Justin kepada Dokter tersebut. "Istri saya ingin segera pulang." Lanjut ucap Justin lagi. Setelah melakukan pemeriks
"Bagaimana keadaan istri saya, Dok?" Tanya Justin kepada sang Dokter yang beberapa saat sebelumnya menangani Violet. Justin benar-benar tidak habis pikir dengan tingkah gila Gracia yang tiba-tiba melakukan penyerangan terhadap Violet. Kini, Gracia sudah berada di dalam ruang bawah tanah bersama dengan beberapa anak buah Justin. Justin sengaja melakukan hal tersebut, menghukum Gracia atas perbuatannya kepada Violet adalah sebuah tujuan utama. "Sudah lebih baik dari sebelumnya, Tuan Morgan." "Mungkin istri anda akan segera membuka matanya." Lanjut ucap Dokter tersebut menjawab pertanyaan Justin. Justin memutuskan untuk duduk di samping ranjang rumah sakit tepat dimana Violet masih setia menutup mata di depannya. "Princess.." Panggil Justin pelan, berharap Violet mendengar hal tersebut kemudian membuka mata. "Aku benar-benar minta maaf, Gracia sudah mendapatkan hukuman yang pantas." "Kau tidak perlu takut lagi, Princess." Ucap Justin lagi. CupCup Cup Justi
"Bagaimana keadaan istri saya, Dokter?" Tanya Justin kepada Dokter yang menangani Violet sebelumnya. "Darah yang keluar dari bagian kepala cukup deras, untung saja anda cepat membawanya ke rumah sakit." "Istri anda benar-benar mengalami benturan sekaligus pukulan yang keras sebelumnya." Lanjut ucap Dokter tersebut menjawab pertanyaan Justin. Justi menghembuskan nafas pelan, merasa gagal melindungi Violet hingga wanita tersebut mengalami hal buruk seperti ini. Tangan Dokter tersebut membuka sedikit seragam pasien yang saat ini Violet gunakan tepat di bagian leher, menunjukkan kepada Justin."Anda bisa melihatnya sendiri Tuan Morgan, sangat jelas bahwa istri anda mengalami kekerasan." "Bekas luka yang ada di leher istri anda ini adalah bekas cekikan tangan, sangat keras hingga memerah bahkan membiru." Ucap Dokter tersebut, lagi. Justin meraih tangan Violet, mengecupnya lama tepat setelah sang Dokter berpamitan keluar dari ruangan tempat Violet menginap. "Maaf, aku benar-benar min
Justin melihat singkat jam mahal yang melingkar di pergelangan tangannya itu, sudah lewat beberapa menit lamanya namun tidak ada tanda-tanda kedatangan Violet. "William mengatakan bahwa kau datang bersama istrimu." Ucap Chales yang tiba-tiba duduk di samping Justin. "Lantas, mengapa kau duduk disini sendirian? Istrimu yanh dimaksud William itu kau kemanakan?" Lanjut ucap Charles kemudian, celingukan ke arah sekitar mencari sosok istri seorang Justin Morgan. Justin sendiri sedang menunggu kedatangan Violet yang sebelumnya telah berpamitan untuk pergi ke toilet. Benar-benar lama mengingat beberapa menit telah berlalu. "Sedang di toilet, aku juga sedang menunggunya untuk kembali." Jawab Justin. Charles mengangguk pelan bersamaan dengan menepuk bahu Justin, pria tua itu sungguh tidak menyangka jika Justin sudah menikah dan kini telah menjadi seorang suami. Charles dan William adalah sahabat baik ayah Justin, kedua orang tua tersebut benar-benar menyayangi pria itu sep
"Kau datang kemari juga, Vi?" Suara seorang pria yang bertanya kepada Violet tepat di dalam pesta tersebut. Edward Smith. Dokter bedah yang bekerja di rumah sakit dimana tempat itu adalah tempat Elle dirawat sekaligus menjalankan operasi. Violet mengalihkan pandangan matanya, "Dokter Edward,
Justin melongo saat kedua matanya menatap kagum ke arah Violet yang sedang berjalan pelan menuruni tangga. Benar-benar cantik. Dres berwarna merah dengan syal di area leher itu sungguh cocok dengan tubuh Violet. Justin tidak salah pilih kali ini. "Kedipkan mata kau itu, Jusa.." Ucqp Violet tiba
Violet mendongakkan kepalanya, menatap Justin yang berdiri di samping wanita tersebut dan mengedipkan mata kebingungan. Di depan Violet banyak sekali pilihan warna, model sekaligus bentuk pakaian untuk sebuah pesta. Pesta perjamuan untuk amal yang sudah dikatakan oleh Justin sebelumnya. Violet
"Aku mendengar kau telah menikah, Morgan." Ucap seorang pria yang sedang duduk manis di sofa tepat di depan Justin. Para tetua kelompok mafia telah berkumpul dimana Justin merupakan anggota paling muda sekaligus berani. Tidak ada yang berani menentang Justin Morgan mengingat pria tersebut adalah
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews