Share

Bab 274

Author: Elenor
Saat itu, sudah hampir tengah hari.

Mereka tidak berminat memasak saat tiba di rumah.

Walaupun sebenarnya tidak ada seorang pun yang berminat untuk makan siang.

Tetapi, mereka tetap harus makan.

Clara berkata, "Ayo kita makan di luar."

Nenek Hermosa mengangguk, "Iya. Terserah kamu saja, Clara."

Setelah tiba di restoran dan memarkir mobil, Clara, Bagas dan yang lainnya melihat Keluarga Gori dan Keluarga Sanjaya segera setelah mereka keluar dari mobil.

Mereka juga datang ke sana untuk makan.

Namun
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (31)
goodnovel comment avatar
Farhat Ashshidiq
shameless!!!keluarga pelakor aja bisa2nya melemparkan cibiran
goodnovel comment avatar
Sutrima Rima
kapan mamanya Clara di ksh sembuh dan bales kejahatan Ervan dan bininya sekeluarga ..bosan bgt Clara di bikin menderita terus ygamya gila yg lakinya di rebut Vanesa yg anaknya lebih sayang ke Vanesa. muka GK sih ikutinnya
goodnovel comment avatar
Derizka Derizka
kenapa selalu ketemu di setiap mau makan sih???
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 678

    Keesokan harinya, Clara dan Dylan menghadiri sebuah pesta koktail bersama.Tidak lama setelah mereka tiba, Vanessa dan rombongannya juga sampai di lokasi.Mereka segera melihat Clara dan Dylan yang berdiri tak jauh dari sana.Begitu melihat Clara, ekspresi Diana dan Fani langsung berubah masam.Alasannya sederhana, karena gaun yang dikenakan Clara sama dengan gaun yang baru-baru ini diincar Vanessa.Gaun itu bernilai lebih dari dua miliar. Jika itu terjadi dulu, Vanessa pasti akan langsung membelinya tanpa berpikir panjang.Tetapi kali ini .…Selain gaun itu, gelang dan kalung Clara juga merupakan mahakarya dari seorang desainer terkenal dengan nilai hampir dua puluh miliar.Meskipun gaun dan perhiasan yang dikenakan Vanessa juga baru dan bermerek, namun dari segi harga dan kualitas, jauh lebih murah daripada yang melekat di tubuh Clara.Vanessa sebelumnya pernah beberapa kali mengenakan gaun dan perhiasan yang tak ternilai harganya, ditambah lagi dengan penampilannya yang memang sanga

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 677

    Meskipun Vanessa jarang berkumpul bersama mereka dalam dua atau tiga bulan terakhir.Namun, Gading berasumsi bahwa Edward dan Vanessa pastilah sering bertemu.Melihat Edward dan Vanessa tetap membicarakan urusan sendiri saat pertemuan mereka yang jarang terjadi, membuat Gading sengaja menggodanya.Mata Vanessa sedikit meredup saat mendengar hal itu, tetapi dia segera tersenyum dan berkata jujur, "Kami nggak bertemu setiap hari. Aku dan Edward juga jarang bertemu akhir-akhir ini."Vanessa mengatakan itu karena tahu bahwa terkadang saat mengatakan yang sebenarnya, justru orang lain tidak akan percaya.Bahkan jika mereka memercayainya pun, mereka akan tetap berasumsi bahwa keduanya hanya sibuk dengan urusan masing-masing, bukan berpikir bahwa mereka mungkin sedang memiliki masalah hubungan asmara.Benar saja, setelah dia berbicara, Gading tersenyum dan berkata, "Iya, iya. Aku nggak akan mengganggu kalian lagi. Kalian lanjutkan saja, oke?"Mereka segera mengganti topik pembicaraan.Malam i

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 676

    Setelah membahas urusan bisnis selama beberapa waktu, mereka akhirnya berhenti untuk beristirahat sambil mengobrol santai, saat itu ponsel Clara berdering.Itu panggilan telepon dari Elsa.Setelah berpamitan singkat kepada yang lain, dia bangkit untuk menjawab telepon sambil berjalan keluar, "Elsa, ada apa?""Tania sudah kembali dan nanti mengundang kita makan malam. Apa Mama mau ikut?"Clara menjawab, "Maaf ya, Mama masih ada acara malam ini, jadi nggak bisa ikut dengan kalian."Kemudian, dia membuka pintu dan keluar dari ruangan.Dia benar-benar sibuk dan tidak bisa pergi.Setelah mengobrol sebentar dengan Elsa di luar, Clara kembali untuk melanjutkan diskusi tentang pekerjaan dengan Edward dan yang lainnya.Setelah urusan pekerjaan selesai, Clara dan Gery pergi lebih dulu.Edward melanjutkan obrolan dengan Azka sebentar, lalu pulang menjemput Elsa untuk pergi makan malam.Elsa sudah lama tidak bertemu Tania, dia telah menyiapkan cukup banyak hadiah untuk Tania dan merasa sangat bers

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 675

    Saat mereka sedang berbicara, sebuah akun berita tiba-tiba menyiarkan laporan tentang konferensi akademis terkait Kecerdasan Buatan.Ternyata waktu penyelenggaran konferensi akademis tingkat tinggi dan bersejarah di Negara Latvin itu akan segera tiba, seorang reporter menanyakan kepada panitia konferensi siapa saja yang akan diundang tahun ini.Panitia tersebut menyebutkan tujuh atau delapan nama tokoh, dan sialnya ada nama Clara dan Dylan di antaranya.Menurut panitia tersebut, undangan sudah dikirim dan mereka sedang menunggu tanggapan dari Clara dan para undangan lainnya. Selain itu, dia juga menyatakan sangat berharap dapat bertemu dengan Clara, Dylan, dan lainnya untuk berdiskusi lebih mendalam demi mempromosikan pengembangan komprehensif di bidang Kecerdasan Buatan.Melihat berita itu, wajah Diana langsung berubah muram. Dia menoleh ke arah Vanessa dan bertanya, "Kak, apa kau juga menerima undangan?"Meskipun Diana tidak sepenuhnya memahami pentingnya konferensi ini, penyebutan t

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 674

    Vanessa berkata, "Aku sudah bilang."Diana menimpali, "Terus, Kak Edward ...."Vanessa menjelaskan secara singkat apa yang telah terjadi.Diana berkata, "Hanya itu? Nggak ... ada yang lain?""Nggak ada."Diana terkejut, dan setelah menyadari apa yang telah terjadi, dia berkata, "Apa itu berarti Kak Edward nggak mau membantu kita?"Rita dan yang lainnya tetap diam.Sikap Edward seperti itu memang jelas menunjukkan bahwa dia tidak ingin membantu.Dia tak kuasa berkata, "Kalau Kak Edward nggak mau membantu, kita ...."Mereka harus mengumpulkan uang sendiri.Adapun cara mengumpulkan uangnya, tentu saja dengan menjual sebagian harta mereka untuk keadaan darurat.Lagipula, mereka sudah menginvestasikan dana yang mereka miliki sebelum tahun baru.Ekspresi Rita tadinya tidak terlalu senang, tetapi sekarang dia telah kembali tenang, dan berkata, "Ini hanya untuk keadaan darurat. Masih ada kesempatan untuk Vanessa memperbaiki hubungan dengan Edward."Diana menggigit bibirnya. "Tapi ... tapi ....

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 673

    Pada tanggal delapan, Clara sudah kembali bekerja di Morti Group seperti biasa.Dua hari kemudian, Clara mewakili Morti Group menghadiri rapat bersama pemerintah.Saat dia tiba di lokasi pertemuan dan hendak duduk, dia melihat Vanessa.Vanessa juga melihatnya, tetapi dengan cepat memalingkan muka.Pandangannya menyapu sekeliling ruang rapat, tetapi dia tidak melihat Edward.Tepat ketika Vanessa berpikir Edward tidak akan muncul, dia akhirnya muncul tepat sebelum rapat dimulai.Vanessa langsung menghela napas lega.Namun, ketika melihat Edward duduk di sebelah Clara, senyum yang baru saja muncul di bibirnya langsung memudar, dan sorot matanya menjadi sedikit muram.Di sana, setelah Edward duduk, dia menyapa Clara, "Selamat pagi."Clara menjawab, "... Selamat pagi."Setelah itu, Clara memalingkan wajah dan tidak lagi menghiraukan.Rapat dimulai, dan Edward pun tidak berbicara lagi.Selama waktu istirahat, Vanessa berjalan mendekati Edward. "Edward." Edward mengangguk saat melihatnya.Va

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 49

    Edward yang tidak kunjung datang, membuat nenek Keluarga Anggasta marah, Elsa juga tidak senang.Akan tetap Clara terlihat tidak masalah sama sekali, dengan tenang dia menyeduh teh untuk nenek Keluarga Anggasta, lalu berkata: “Mungkin ada urusan mendadak di kantor, jadi nggak bisa datang.”Suasana h

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 60

    Vanessa juga melihat Clara, lalu berkata kepada Dylan dengan tenang, "Kami masih ada urusan lain, jadi kami pergi dulu. Kita bicara lagi lain kali ya."Dylan berjabat tangan dengan mereka. "Oke, lain kali kita bicara."Tanpa menoleh ke arah Clara, Vanessa berbalik dan pergi bersama ayah dan tantenya

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 68

    Vanessa tersenyum tipis, "Kita bicarakan nanti saja."Dengan kata lain, selama Vanessa mau, dia bisa datang ke X-Tech untuk bekerja kapan saja.Ada begitu banyak perbedaan cara Edward memperlakukan mereka berdua, dan Clara tidak ingin mengetahuinya lagi.Clara mengambil cangkir dan minum. Pada saat

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 16

    Elsa bukanlah anak yang pemalu. Dia tidak pernah peduli dengan pendapat anak lain terhadapnya.Entah kenapa, ada perasaan berbeda pada dirinya. Tiba-tiba, dia merasa enggan melepaskan Clara pergi. Dia pun semakin erat memeluk Clara. “Mama... ” ucapnya lirih.“Ya.” Clara membalas pelukannya sembari

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status