Share

Bab 34

Author: Elenor
Keluar dari dapur, mata Clara tertuju pada sosok Edward yang duduk di sofa ruang tamu membaca koran.

Begitu melihat Clara, Edward hanya melirik sekilas lalu kembali fokus pada koran yang sedang dia baca.

Langkah kaki Clara terhenti sejenak.

Dulu, dia pasti akan mendekat, duduk di samping pria itu tanpa mengganggu, hanya untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama.

Namun kini …

Tak ada lagi yang harus mereka bicarakan.

Memikirkan hal itu, Clara berbalik menaiki tangga, sementara Edward tidak me
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (31)
goodnovel comment avatar
Suwaji Sri
bagus cuma harus menunggu atau beli
goodnovel comment avatar
Sartika Ningsih
jng lemah clara,
goodnovel comment avatar
Casmuroh Casmuroh
Ngga sabar si Edward baca surat cerainya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 676

    Setelah membahas urusan bisnis selama beberapa waktu, mereka akhirnya berhenti untuk beristirahat sambil mengobrol santai, saat itu ponsel Clara berdering.Itu panggilan telepon dari Elsa.Setelah berpamitan singkat kepada yang lain, dia bangkit untuk menjawab telepon sambil berjalan keluar, "Elsa, ada apa?""Tania sudah kembali dan nanti mengundang kita makan malam. Apa Mama mau ikut?"Clara menjawab, "Maaf ya, Mama masih ada acara malam ini, jadi nggak bisa ikut dengan kalian."Kemudian, dia membuka pintu dan keluar dari ruangan.Dia benar-benar sibuk dan tidak bisa pergi.Setelah mengobrol sebentar dengan Elsa di luar, Clara kembali untuk melanjutkan diskusi tentang pekerjaan dengan Edward dan yang lainnya.Setelah urusan pekerjaan selesai, Clara dan Gery pergi lebih dulu.Edward melanjutkan obrolan dengan Azka sebentar, lalu pulang menjemput Elsa untuk pergi makan malam.Elsa sudah lama tidak bertemu Tania, dia telah menyiapkan cukup banyak hadiah untuk Tania dan merasa sangat bers

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 675

    Saat mereka sedang berbicara, sebuah akun berita tiba-tiba menyiarkan laporan tentang konferensi akademis terkait Kecerdasan Buatan.Ternyata waktu penyelenggaran konferensi akademis tingkat tinggi dan bersejarah di Negara Latvin itu akan segera tiba, seorang reporter menanyakan kepada panitia konferensi siapa saja yang akan diundang tahun ini.Panitia tersebut menyebutkan tujuh atau delapan nama tokoh, dan sialnya ada nama Clara dan Dylan di antaranya.Menurut panitia tersebut, undangan sudah dikirim dan mereka sedang menunggu tanggapan dari Clara dan para undangan lainnya. Selain itu, dia juga menyatakan sangat berharap dapat bertemu dengan Clara, Dylan, dan lainnya untuk berdiskusi lebih mendalam demi mempromosikan pengembangan komprehensif di bidang Kecerdasan Buatan.Melihat berita itu, wajah Diana langsung berubah muram. Dia menoleh ke arah Vanessa dan bertanya, "Kak, apa kau juga menerima undangan?"Meskipun Diana tidak sepenuhnya memahami pentingnya konferensi ini, penyebutan t

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 674

    Vanessa berkata, "Aku sudah bilang."Diana menimpali, "Terus, Kak Edward ...."Vanessa menjelaskan secara singkat apa yang telah terjadi.Diana berkata, "Hanya itu? Nggak ... ada yang lain?""Nggak ada."Diana terkejut, dan setelah menyadari apa yang telah terjadi, dia berkata, "Apa itu berarti Kak Edward nggak mau membantu kita?"Rita dan yang lainnya tetap diam.Sikap Edward seperti itu memang jelas menunjukkan bahwa dia tidak ingin membantu.Dia tak kuasa berkata, "Kalau Kak Edward nggak mau membantu, kita ...."Mereka harus mengumpulkan uang sendiri.Adapun cara mengumpulkan uangnya, tentu saja dengan menjual sebagian harta mereka untuk keadaan darurat.Lagipula, mereka sudah menginvestasikan dana yang mereka miliki sebelum tahun baru.Ekspresi Rita tadinya tidak terlalu senang, tetapi sekarang dia telah kembali tenang, dan berkata, "Ini hanya untuk keadaan darurat. Masih ada kesempatan untuk Vanessa memperbaiki hubungan dengan Edward."Diana menggigit bibirnya. "Tapi ... tapi ....

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 673

    Pada tanggal delapan, Clara sudah kembali bekerja di Morti Group seperti biasa.Dua hari kemudian, Clara mewakili Morti Group menghadiri rapat bersama pemerintah.Saat dia tiba di lokasi pertemuan dan hendak duduk, dia melihat Vanessa.Vanessa juga melihatnya, tetapi dengan cepat memalingkan muka.Pandangannya menyapu sekeliling ruang rapat, tetapi dia tidak melihat Edward.Tepat ketika Vanessa berpikir Edward tidak akan muncul, dia akhirnya muncul tepat sebelum rapat dimulai.Vanessa langsung menghela napas lega.Namun, ketika melihat Edward duduk di sebelah Clara, senyum yang baru saja muncul di bibirnya langsung memudar, dan sorot matanya menjadi sedikit muram.Di sana, setelah Edward duduk, dia menyapa Clara, "Selamat pagi."Clara menjawab, "... Selamat pagi."Setelah itu, Clara memalingkan wajah dan tidak lagi menghiraukan.Rapat dimulai, dan Edward pun tidak berbicara lagi.Selama waktu istirahat, Vanessa berjalan mendekati Edward. "Edward." Edward mengangguk saat melihatnya.Va

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 672

    Dani terutama datang untuk menemui Clara.Dia sempat mengobrol singkat dengan Clara, Dylan, dan bahkan orang yang sedang mereka jamu, barulah pamit keluar.Dylan semakin menyukai Dani.Setelah Dani pergi, dia berbisik kepada Clara, "Setiap kali bertemu di luar, dia selalu berinisiatif untuk datang menyapa kita. Dia cukup perhatian."Dylan merasa Dani melakukan itu semua untuk menunjukkan bahwa dia menghargai kerja sama di antara mereka.Clara mengangguk.Dia juga berpikir demikian.Ketika Dani kembali ke ruangannya, hidangan sudah disajikan.Gading sedang dalam suasana hati yang baik, dia menuangkan minuman untuk Edward dan Dani. "Jarang sekali kita punya waktu untuk berkumpul, jadi ayo kita minum-minum hari ini."Edward dan Dani sama-sama mengangkat gelas mereka dan minum bersama Gading.Namun, mereka masing-masing memiliki urusan lain hari ini, jadi minum sedikit tidak masalah, tetapi jangan terlalu banyak.Ketiganya tumbuh bersama dan berada di lingkaran sosial yang sama, jadi wajar

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 671

    Setelah menyapa Bu Yuni, Clara melihat sekeliling dan menyadari bahwa dia tidak mengenali sebagian besar tamu di rumah Prof Nian dan Bu Yuni.Namun, dia agak terkejut melihat Doni di sana.Doni sengaja diutus untuk menyampaikan ucapan selamat tahun baru kepada Prof Nian dan istrinya.Ketika tiba, dia hanya melihat Dylan tetapi tidak melihat Clara, mengira wanita itu tidak akan datang. Namun, tidak disangka Clara akan datang sendiri kemudian.Keluarga Wijaya juga sangat sibuk hari itu, jadi dia tidak punya waktu untuk tinggal lama. Setelah menyerahkan hadiah dan mengobrol sebentar dengan Prof Nian dan istrinya, dia pun pergi lebih awal.Sebaliknya, Clara dan Dylan tinggal di rumah Prof Nian cukup lama, bahkan makan bersama pasangan tersebut.Selama beberapa hari berikutnya, Clara mengunjungi kerabat bersama keluarganya selama dua hari, kemudian pergi keluar selama dua hari. Pada hari keenam, karena beberapa komitmen pekerjaan, dia mulai kembali sibuk, termasuk pergi bersosialisasi denga

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 35

    Saat Edward melihat ke arah kamar mandi, Elsa langsung berkata, “Itu Mama yang di dalam.”“En,” angguk Edward.“Kamu yang minta Mama mandi di sini?” tanya Edward kemudian.“Nggak, Mama sendiri yang langsung ke sini bawa bajunya.”Edward tak lagi bertanya. Dia hanya mengobrol sejenak, meminta Elsa ti

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 16

    Elsa bukanlah anak yang pemalu. Dia tidak pernah peduli dengan pendapat anak lain terhadapnya.Entah kenapa, ada perasaan berbeda pada dirinya. Tiba-tiba, dia merasa enggan melepaskan Clara pergi. Dia pun semakin erat memeluk Clara. “Mama... ” ucapnya lirih.“Ya.” Clara membalas pelukannya sembari

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 24

    Saat mendengarnya, reaksi orang-orang pun beragam.Selama beberapa tahun terakhir, memang ada rumor tentang Edward sudah menikah sejak beberapa tahun lalu. Namun, tak ada seorang pun yang tahu siapa istri Edward.Sementara itu, ada juga yang bilang kalau Edward belum menikah.Mereka tidak tahu keben

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 22

    Pagi itu, rapat penting telah dijadwalkan.Edward juga akan hadir dalam rapat itu.Sesampainya di ruang rapat, Clara dan yang lainnya pun duduk menunggu kedatangan Edward. Sepuluh menit kemudian, barulah Edward muncul menampakkan batang hidungnya.Hilda menarik napas panjang saat kemunculan Edward d

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status