Share

Bab 33

Penulis: Elenor
Tepat pada saat ini, terdengar langkah kaki dari luar.

Edward sudah pulang.

“Ayah!” teriak Elsa.

“En.” Edward masuk perlahan dan berjalan ke tepi ranjang.

Clara berniat meletakkan Elsa di atas ranjang, memberi Edward sedikit ruang. Namun, Elsa enggan berpisah dengannya, gadis kecil itu tetap bersandar padanya meski tangan mungilnya terulur ke arah Edward.

Edward melangkah mendekat hendak memeluk Elsa.

Saat memeluk Elsa, Edward terlihat sangat dekat dengan Clara, hingga dia bisa menangkap aroma maskulin familier dari tubuhnya.

Di waktu yang bersamaan, tercium juga wangi parfum wanita yang lembut dan elegan.

Yaps, parfum Vanessa, dia sempat mencium aroma parfum ini dari tubuh wanita itu saat sedang berada di acara tadi.

Clara berusaha mengalihkan pandangannya. Dia pun bangkit dan menjaga jarak dengan Edward hingga aroma parfum itu tidak tercium lagi.

Tangan Edward yang berhiaskan jam tangan mewah dengan perlahan menyentuh kening Elsa, lalu menatap Clara, berkata, “Berapa suhunya? Sudah t
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (40)
goodnovel comment avatar
Casmuroh Casmuroh
Buruan pergi Clar
goodnovel comment avatar
Wiwik Sugiarti
ceritanya muter2. udah bayar.. cerita kapan cerainya. gak bisa loncat bab
goodnovel comment avatar
Javahitgrup19
ga bisa loncat bab ya , biar baca endingnya aja sih
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 614

    Clara tahu apa maksud kedatangan Richard menemuinya.Dia sudah mengatakan semua yang perlu dikatakan sebelumnya.Namun, sikap Richard yang seperti ini ….Dia berhenti sejenak, menatap Richard, dan berkata dengan nada serius, "Maaf, mungkin aku nggak akan mempertimbangkan untuk memulai hubungan baru dalam waktu yang cukup lama. Jadi Pak Richard, mulai sekarang kau ...."Clara tidak ingin menggantung perasaan pria itu.Richard mengerti apa maksudnya, sebelum Clara selesai bicara, dia langsung berkata, "Aku paham maksudmu, tapi kau nggak perlu sampai membujukku begitu."Setelah mengatakan itu, dia dengan lembut menyodorkan buket bunga ke pelukan Clara. "Semoga kau suka."Melihat Clara tetap berdiri diam, dia tersenyum dan berkata, "Kau naik saja, aku nggak akan ganggu lagi."Clara menatap buket bunga di tangannya, tertegun sejenak, dan akhirnya menggelengkan kepala, lalu mengembalikan bunga-bunga itu kepada Richard. "Terima kasih, tapi … maaf."Setelah itu, dia tidak berkata apa-apa lagi,

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 613

    Agra dan Doni sama-sama meragukan apa yang sudah mereka dengar.Setelah menyadari apa yang telah terjadi, mereka berdua masih sulit untuk percaya.Namun, reaksi Richard tidak tampak seperti bercanda.Lagipula, dengan kepribadian Richard, mereka tahu dia bukan tipe orang yang suka bercanda seperti itu.Agra menelan ludah dan berkata, "Jadi, kau ...."Orang itu sudah menikah! Apa yang bisa dia lakukan? Apakah … dia akan benar-benar menjadi orang ketiga dalam pernikahan orang lain?Meskipun dia merasa bahwa dengan kualitas yang dimiliki Richard, sangat mudah baginya untuk merebut istri orang lain jika dia mau, tetapi ....Richard berkata, "Dia akan segera bercerai." Melihat reaksi mereka, khawatir kalau mereka akan salah paham, dia lalu segera menambahkan, "Mereka memang sudah dalam proses perceraian."Agra dan Doni tentu saja memercayai penjelasan Richard, akhirnya mereka menghela napas lega.Setelah perasaannya lebih santai, Agra mulai bergosip lagi, "Siapa dia?" Dia belum pernah melih

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 612

    Setelah menyapa mereka dengan sopan, Edward masuk ke mobilnya dan pergi.Melihat mobilnya menghilang di kejauhan, Agra akhirnya tersadar dari lamunannya, dia menatap Doni dengan ekspresi kaget sekaligus antusias. "Jadi, Edward selingkuh sama Clara … Astaga, ini baru yang namanya berita!"Doni tidak berkata apa-apa.Dia sudah lama tidak melihat Edward dan Clara berinteraksi secara pribadi.Dia sempat mengira perselingkuhan mereka sudah berakhir, tetapi ternyata ....Doni pun berbalik dan masuk ke mobilnya, wajahnya tampak muram.Agra segera menyusul. Baru pada saat itulah dia menyadari bahwa Doni tidak tampak terkejut seperti dirinya mengenai kedekatan Edward dan Clara.Dia langsung bereaksi, "Sial, jangan-jangan kau sudah tahu soal ini ya?"Doni tetap tidak berkata apa-apa.Agra masuk ke mobil dan bertanya, "Dari kapan? Urusan seheboh ini, kenapa nggak cerita, malah diam saja?"Wajah Doni sangat muram, dia masih tidak mengatakan apa pun. Agra bahkan belum duduk dengan benar, dia sudah

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 611

    Setelah pertemuan terakhir Edward dan Vanessa, mereka awalnya mengira akan mudah bagi Vanessa untuk merebut kembali hati Edward. Namun, kenyataan membuktikan sebaliknya. Empat atau lima hari telah berlalu sejak makan bersama mereka, dan Edward masih belum ada inisiatif untuk menghubungi Vanessa.Bahkan ketika Vanessa pergi ke Anggasta Group untuk mencari Edward, dia selalu gagal menemuinya.Mereka tidak percaya pada alasan bahwa Edward terlalu sibuk.Bahkan, orang yang paling sibuk pun, pasti tetap punya waktu untuk makan dan minum.Jika seseorang memang peduli pada pasangannya, dia akan mengirim beberapa pesan untuk saling berbagi kabar pada saat makan atau bahkan saat sedang rapat sekalipun.Oleh karena itu, dengan fakta Edward yang sudah tidak ada inisatif dan Vanessa yang berulang kali gagal untuk menemuinya, membuat mereka menyadari secara tersirat bahwa Edward memang sengaja menghindari Vanessa.Tetapi mereka tidak menyangka bahwa Edward bukan hanya menghindari Vanessa, namun sek

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 610

    Langkah kaki Clara terhenti sejenak.Elsa mendongak, melihat ibunya yang tiba-tiba berhenti. "Ma?"Mereka hanya menemani Elsa jalan-jalan dan bermain, karena Edward merasa tidak masalah, maka dia pun tentu tak masalah.Clara tidak mengatakan apa-apa lagi.Clara datang dengan mengendarai mobilnya sendiri. Saat keluar dan hendak masuk ke mobilnya, dia mendengar Edward berkata, "Biar aku saja yang menyetir."Sebelum Clara sempat merespon, Edward sudah berjalan menuju mobilnya dan membuka pintu sisi pengemudi.Clara tertegun.Namun, melihat Elsa tampak begitu senang hati masuk ke mobil, dia tidak mengatakan apa pun.Elsa ingin berbelanja, jadi mereka pergi ke pusat perbelanjaan.Meskipun mereka bertiga akhir-akhir ini sudah lebih sering pergi bersama demi menemani Elsa.Namun sebelumnya, mereka kebanyakan pergi ke vila atau resor pribadi, hanya sesekali makan di restoran yang ramai.Itu adalah pertama kalinya dalam dua tahun terakhir mereka datang bersama ke pusat perbelanjaan yang ramai s

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 609

    Meskipun Rio tidak mengatakan apa pun, Vanessa dapat mengetahui dari ekspresinya bahwa Edward pasti telah melakukan sesuatu yang tidak dia ketahui demi Clara.Vanessa tidak terkejut.Dia bahkan sudah menyiapkan diri secara mental.Namun, hatinya tidak setenang yang dia bayangkan sebelumnya.Meskipun begitu, dia tidak mengungkapkan perasaan sebenarnya, senyumnya tetap mengembang, dia lalu berkata kepada Rio, "Aku mengerti, terima kasih sudah mengingatkanku."Rio terdiam menatap senyumnya.Vanessa tidak mengatakan apa pun lagi, dia berbalik dan pergi....Dalam sekejap mata, hari Minggu pun tiba.Sejak Nenek Hermosa sakit serius terakhir kali, Nenek Anggasta sangat perhatian dengan kondisi tubuh neneknya, dan telah mengirimkan banyak hadiah berharga kepadanya.Pagi itu, makanan khas lokal yang dikirim oleh kerabat dan kenalan Nenek Hermosa di Kota Lagan telah tiba. Melihat Clara sedang senggang, Nenek Hermosa memintanya untuk mengantarkan sebagian kepada Nenek Anggasta.Clara tiba di rum

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status