Share

Bab 722

Author: Ratih Larasati
Semua itu bermula dari ayah Johan, lelaki yang menikahi ibu Johan semata-mata demi harta Keluarga Gunawan.

Sejak Johan lahir, sang ayah sudah menanamkan satu obsesi ke dalam benaknya: kuasai seluruh warisan Keluarga Gunawan, lalu kembalikan marga ke nama aslinya, Sunjaya. Dengan begitu, Keluarga Sunjaya akan bangkit dari keterpurukan!

Dua generasi berkorban, dua generasi bersiasat. Kalau hasilnya bisa mendongkrak Keluarga Sunjaya ke puncak dalam sekali lompatan, semua itu sepadan!

Berbagai bisik
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 722

    Semua itu bermula dari ayah Johan, lelaki yang menikahi ibu Johan semata-mata demi harta Keluarga Gunawan.Sejak Johan lahir, sang ayah sudah menanamkan satu obsesi ke dalam benaknya: kuasai seluruh warisan Keluarga Gunawan, lalu kembalikan marga ke nama aslinya, Sunjaya. Dengan begitu, Keluarga Sunjaya akan bangkit dari keterpurukan!Dua generasi berkorban, dua generasi bersiasat. Kalau hasilnya bisa mendongkrak Keluarga Sunjaya ke puncak dalam sekali lompatan, semua itu sepadan!Berbagai bisikan itu sama sekali tidak menggoyahkan Johan.Yang membuatnya gelisah hingga bolak-balik tidak bisa tidur adalah hal lain. Rendy baru saja menggelar rapat dewan keluarga untuk membahas pembagian warisan. Rapat resminya tinggal 3 hari lagi.Johan sudah menyelidiki. Sebagian besar anggota Keluarga Gunawan berpihak pada Rendy, karena Rendy berhasil menemukan putrinya yang hilang bertahun-tahun lamanya.Artinya, warisan itu pada akhirnya akan jatuh ke tangan Saryna.Itu tidak akan pernah dia izinkan

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 721

    "Ayo makan," kata Jeffry.Dia melepaskan pegangan kereta bayi Jery, mengambil sendok, lalu menyendok beberapa lauk ke piring Shelly.Ruang makan sunyi senyap. Sinar matahari sore menyeruak hangat ke dalam ruangan, sementara Jery di dalam kereta bayinya tidur dengan nyenyak.Namun hati Shelly yang tadinya tenang seperti permukaan danau. kini seperti dilempar batu. Riak demi riak mengembang dari dadanya, menjalar ke mana-mana, tidak mau berhenti."Aku ingat," ucapnya pelan. "Kamu bilang setelah urusan Keluarga Gunawan beres, ada yang mau kamu sampaikan padaku. Ini yang kamu maksud?"Jari-jarinya mencengkeram sendok lebih erat.Dia selalu merasa ada lapisan tipis yang memisahkan mereka, seperti selembar kertas jendela yang sudah Jeffry robek dari sisinya, tapi dari sisinya sendiri, dia masih buta sama sekali.Dia melirik Jery. Hatinya bergetar kecil."Ah, aku cuma ngomong sembarangan. Kalau aku mau ketemu kamu, memangnya ada urusan apa lagi."Nada Jeffry terdengar aneh, sedikit dipaksakan

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 720

    Lima menit kemudian, Shelly turun dengan berganti setelan rumahan berwarna krem muda. Rambut panjangnya digulung asal ke atas.Meja makan sudah penuh dengan empat lauk dan satu sup.Jery terbaring di dalam kereta bayi. Mungkin kelelahan karena berenang, dia sudah tertidur sepanjang perjalanan pulang.Jeffry duduk di samping kereta bayi itu. Pergelangan tangannya bertumpu santai di pegangan kereta. Sikapnya agak santai."Di mana Kak Ratih?"Shelly duduk di seberang Jeffry, bermaksud menarik kereta bayi sedikit ke sisinya.Akan tetapi, tangan Jeffry menahan di sana. Kereta itu tak bergerak sedikit pun."Aku kasih dia setengah hari libur." Jeffry berkata pelan, lalu mengisyaratkan Shelly untuk duduk. "Bagaimana pertimbanganmu?"Maksudnya soal kontrak kerja Shelly dengan Grup Vantara.Apakah Shelly masih mau mempertahankan pekerjaan itu.Jeffry sudah bisa membaca polanya. Kalau tidak ditanya, Shelly tidak akan pernah memberi jawaban dengan sendirinya."Nggak ada salahnya aku bekerja di Gru

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 719

    Jangan-jangan Kak Ratih yang tidak sengaja menusuk jari Jery?Shelly bisa merasakan ada sesuatu yang disembunyikan Kak Ratih. Mereka sudah bersama cukup lama, jadi dia pun tahu betul bahwa Kak Ratih benar-benar menyayangi Jery dengan sepenuh hati. Kalau pun itu benar-benar kecelakaan, Shelly tentu tidak akan mempermasalahkannya.Belum sempat dia berkata apa-apa, petugas itu sudah bersuara dengan nada santai, "Kalau memang nggak sengaja tertusuk, Ibu tetap harus lebih berhati-hati. Kulit anak kecil masih sensitif. Untung hanya kena jari. Kalau bagian lain, itu pasti lebih sakit."Kak Ratih tersenyum canggung. Senyumnya tampak dipaksakan dan terasa hampa."Tapi berdasarkan pengalaman saya bertahun-tahun di bidang perawatan bayi dan anak, ukuran dan kedalaman bekas tusukan ini mirip sekali dengan jarum pengambil darah di rumah sakit."Dia mengingatkan dengan nada hati-hati, "Coba Ibu ingat-ingat lagi, apakah baru-baru ini si kecil sempat menjalani pemeriksaan kesehatan, meski nggak sedang

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 718

    Marina panik bukan main. "Aku sudah bilang berkali-kali, kamu harus bisa memanfaatkan Keluarga Gunawan, tapi jangan sekali-kali mengusik Melly ataupun Jeffry!"Keluarga Gunawan justru jauh lebih bernafsu untuk merebut Jery daripada Elora sendiri. Elora seharusnya cukup duduk manis di belakang layar, menyusun strategi, lalu membiarkan orang-orang Keluarga Gunawan yang berhadapan langsung dengan Jeffry atau Melly. Tapi kenyataannya ….Elora menceritakan semuanya, dari awal sampai akhir, tanpa ada yang disembunyikan."Kamu bisa bikin aku mati kecemasan! Berani-beraninya kamu menargetkan Melly! Wajar dia langsung berbalik memusuhi kamu!"Marina melirik papan penunjuk arah ruang gawat darurat, lalu berkata dengan nada yang lebih rendah namun tak kalah tegas, "Ayahmu jatuh sakit. Keluarga Laurent segera hancur. Pulanglah dulu. Kita sama-sama pikirkan jalan keluarnya.""Aku nggak mau pulang!" Elora bahkan tak ingin menginjakkan kaki di Tavira lagi, satu langkah pun tidak."Ayahmu sakit sampai

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 717

    Tamparan itu dilayangkan Melly sekuat tenaga.Elora sampai tersungkur ke tanah akibat hantaman keras itu. Dia memegangi pipinya yang terasa panas membakar. Rasa sakitnya begitu menyengat hingga hidungnya perih dan air matanya langsung mengucur deras."Elora, bertahun-tahun ini aku memperlakukanmu sepenuh hati, menganggapmu seperti anak kandungku sendiri, tapi begini caramu membalas kebaikanku?" Melly menudingnya dengan suara bergetar penuh kemurkaan.Elora menoleh dengan mata basah oleh air mata. "Tante, apakah maksud Tante soal pernikahanku dan Kak Jeffry? Herman benar-benar memfitnahku! Tubuhku sama sekali nggak bermasalah ....""Tutup mulutmu!" Melly merasa muak melihat tampang memelas Elora. "Aku tanya kamu, kamu sengaja menghasutku supaya meragukan asal-usul Jery, apa kamu sudah bersekongkol dengan Keluarga Gunawan biar mereka merebut Jery?""Nggak!" Elora bersikeras membantah mati-matian. "Tante, mana mungkin aku melakukan hal sekeji itu? Aku benar-benar melakukan ini demi Tante,

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 1

    Tengah malam, Shelly Malvis mengunggah sebuah foto bayi yang baru lahir, lengkap dengan keterangan: [Naik pangkat jadi Ibu! Putra sulungku!]Belum satu jam, pintu rumahnya sudah diketuk oleh mantan suami yang telah bercerai dengannya selama setengah tahun.Begitu pintu dibuka, wajah muram Jeffry lan

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 9

    Setiap kali bertemu di acara seperti ini, Harrison selalu mencari masalah dengan Jeffry.Namun karena dia bukan saingan Jeffry, dia pun memilih cara lain, yaitu mempersulit orang-orang di sekitar Jeffry.Salah satunya … Shelly.Shelly berbalik dan mengganti arah, berniat keluar lewat pintu belakang.

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 8

    Di dalam aula.Ke mana pun Jeffry pergi, selalu ada orang-orang yang mengerumuninya.Dia sedang berbincang dengan beberapa senior di dunia bisnis, sementara orang lain terus datang silih berganti untuk menyapanya.“Kak Jeffry.”Elora berjalan mendekat, lalu dengan manis menggandeng lengannya.Lengan

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 7

    Langkah Shelly tiba-tiba terhenti. Napasnya tertahan, wajahnya perlahan menjadi serius.“Ada apa?” Maxwell bingung. “Bukannya kamu yang minta Pak Jeffry memindahkanmu kembali?”Shelly menggeleng.“Bukan. Aku datang untuk mengundurkan diri.”Maxwell langsung menarik napas tajam.“Mengundurkan diri? K

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status