Share

2 Aku Bukan Aku pada 3 Tahun yang lalu

Kelo langsung tersenyum setelah mendapatkan pengakuan dari Daniel ini. "Huh! Aku pikir kamu sudah mati ternyata kamu masih hidup."

"Jangan khawatir, Kelo. Aku masih segar bugar di dunia ini," tukas Daniel.

"Sekarang kamu mau apa ke tempat ini, hah! Hari ini adalah hari pernikahan antara Mr Richard dan Nona Wilona."

"Wilona menikah?" gumam Daniel.

Daniel terbayang di pandangan matanya akan gadis remaja yang menjadi alasan mengapa Daniel sempat bertahan bertahun-tahun tinggal di rumah ini walaupun terus dihina, diejek, direndahkan bahkan dipukul oleh para penghuni rumah ini.

Wilona adalah satu-satunya alasan mengapa Daniel tetap tinggal di tempat ini. Gadis kecil itu adalah alasan yang membuat dia tetap bisa bertahan menghadapi siksaan demi siksaan di rumah ini pada beberapa tahun yang lalu.

"Wilona, gadis kecil itu sudah menikah?" tanya Daniel.

"Umurnya sudah 17 tahun dan dia dinikahkan dengan Mr Richard yang merupakan anak dari pengusaha kaya di kota Auburn ini," tukas Kelo.

Saat ini ada banyak tamu yang mau masuk ke dalam rumah sehingga dengan kasar Kelo mendorong Daniel yang masih sedang berpikir itu.

Daniel putuskan untuk mundur dan mendekati Thomas serta Juno. "Kalian cari tahu soal pernikahan yang terjadi di tempat ini. Cari tahu soal pernikahan Wilona dan Richard. Cari tahu siapa Richard dan apakah dia pantas untuk Wilona. Cepat!"

"Baik, jen ... eh, Daniel." Juno yang merupakan ahli IT di militer negara Hawking, langsung mengeluarkan handphonenya melakukan beberapa kali penelusuran hingga akhirnya dia berkata, "aku sudah dapat, Daniel."

"Apa yang ditulis di situ?" tanya Daniel yang sampai saat ini pikirannya masih dipenuhi dengan kenangan dia bersama Wilona, satu-satunya orang yang membuat rumah ini berkesan indah baginya.

Rumah ini adalah rumah horor bagi Daniel di masa lalu, karena di rumah ini dia mendapatkan hinaan, cacian, pukulan, tendangan dan bahkan hampir melepas nyawa di rumah ini.

Sambil melihat handphonenya, Juno berkata, "ternyata Mr Richard ini adalah langganan dari rumah surga dan itu terlihat dari banyak sekali postingan di mana dia sering vlog di sana dan sering memamerkan kehidupan mewahnya di rumah surga."

"Apa itu rumah surga?" tanya Daniel.

"Rumah surga mendapatkan sebutan rumah surga itu karena rumah itu adalah surga bagi para lelaki hidung belang karena di rumah surga itu, menyediakan banyak sekali wanita bayaran kelas atas dari berbagai negara. Tamu-tamunya dari kalangan atas dan juga berasal dari berbagai negara. Banyak uang harus dihabiskan para lelaki kalau ingin menikmati wanita-wanita di tempat itu."

Mendengar itu Daniel langsung menggeleng-gelengkan kepalanya. "Wilona, gadis kecilku, gadis polos itu tidak pantas mendapatkan suami seperti itu. Huh!"

"Ada lagi, Daniel. Sesuatu yang mengerikan soal Richard."

"Apa itu?"

"Dia dicurigai terlibat dalam beberapa korupsi mega proyek dengan beberapa kementerian di negara ini hingga berakhir dengan persidangan tetapi saksi-saksi tiba-tiba tewas di saat Richard sudah akan dipanggil untuk menjadi tersangka dalam kasus itu."

"Hmmm. Dia semakin tidak pantas untuk Wilona."

"Dia juga mendapatkan 7 kali tuntutan pengadilan atas kasus pelecehan dan pemerkosaan tetapi dari 7 kasus itu belakangan tidak ada satupun yang berlanjut ke pengadilan, Daniel."

"Mengapa begitu?"

"Ada kasus di mana keluarga dari wanita yang diperkosa mendapatkan kompensasi besar dari Richard sehingga kasus dihentikan walaupun wanita korbannya masuk rumah sakit jiwa karena tidak bisa menerima kenyataan orang yang memperkosanya bebas dari jeratan hukum."

"Huh! Orang kejam itu sama sekali tidak pantas untuk Wilona!" geram Daniel.

"Kasus-kasus lainnya tidak berlanjut karena saksi utama yaitu si korban pemerkosaan dan pelecehan tiba-tiba ditemukan tewas terbunuh."

"Aku benar-benar tidak bisa biarkan ini!" Daniel betul-betul marah mendengar track record dari Richard. Dia yakin kalau Wilona dipaksa untuk menikah dengan Richard, karena itu dia harus menghentikan pernikahan ini.

Kelo kembali menghadang Daniel saat Daniel hendak masuk ke dalam tapi dengan satu tangannya, Daniel berhasil mencengkram kerah baju Kelo dan mendorong Kelo ke depan hingga tubuh Kelo menabrak jendela kaca dari luar ke arah ruang tamu rumah.

Pernikahan yang baru saja akan dimulai di mana dua pengantin baru saja naik ke panggung  atau altar pernikahan, kini langsung terhenti setelah terdengarnya suara keras saat Kelo dilempar dari jarak beberapa meter untuk masuk menerobos kaca jendela ruang tamu keluarga Hasting ini.

Para tamu langsung berpaling ke belakang menatap ke arah Kelo. Kelo terlihat berlumuran darah karena menabrak kaca. Dia langsung dibantu oleh beberapa temannya sesama sekuriti di rumah ini. Mereka berusaha mengeluarkan pecahan kaca di lengan dan wajah Kelo.

Dengan wajah geram, Daniel memasuki ruang tamu yang juga menjadi tempat acara pernikahan antara Wilona dan Richard ini.

"Dia yang memukulku. Dia yang memukulku," kata Kelo sambil menangis dan menunjuk-nunjuk ke arah Daniel yang baru saja masuk di acara nikah ini dengan diikuti oleh Thomas dan Juno.

Daniel tidak memperdulikan Kelo. Matanya kini hanya tertuju ke arah pengantin wanita yang berada di altar pernikahan sana. Dia terus melangkah tanpa mempedulikan yang lain.

Beberapa security terpancing karena apa yang terjadi pada Kelo dan kini mulai mengejar Daniel.

Thomas dan Juno langsung melakukan apa yang mereka bisa. Mereka langsung menghadang orang-orang yang berusaha untuk memukul Daniel sehingga tidak ada satu pun yang sanggup menyentuh Daniel.

Karena itu, tanpa halangan berarti Daniel sudah langsung bergerak menuju ke arah depan untuk mendekati altar.

"Kak Daniel," kata sang pengantin wanita yaitu Wilona setelah dia bisa melihat dengan jelas orang yang mendatanginya saat ini.

"Ini aku, Wilona. Maafkan aku yang terlambat datang tapi aku datang untuk menyelamatkan kamu dari orang itu. Orang itu sama sekali tidak pantas untukmu." Daniel menunjuk ke arah Richard.

"Siapa kamu, berani mengatakan aku tidak pantas dengan Wilona!" Richard melotot ke arah Daniel.

Beberapa orang lelaki langsung naik ke atas panggung, berdiri di samping Richard dan menatap ke arah Daniel.

"Dia adalah Daniel. Huh, ternyata dia belum mati," kata seorang pria berwajah kemerahan karena sedang mabuk. Dia nampak menggeram marah ke arah Daniel.

"Sebenarnya dia itu siapa, Pedro?" tanya Richard kepada pria berwajah kemerahan.

"Dia adalah anak angkat di keluarga ini tapi setelah kerja di perusahaan keluargaku, dia malah mencuri uang di perusahaan ayahku sehingga kami semua bersaudara memukulnya," jawab Pedro.

"Ya betul. Dia dulunya suka mencuri di perusahaan ayahku. Ayah angkatnya sendiri. Bukti-buktinya sudah ada padanya sebagian uang yang dia curi berada di mejanya tapi dia tidak mau mengaku sehingga kami menghajarnya," timpal Beto, adiknya Pedro.

"Kalau dia datang untuk mengacau pernikahanku, maka segeralah kalian singkirkan dia," kata Richard sambil menunjuk ke arah Daniel.

"Pasti, Richard." Setelah itu, Pedro, Beto dan seorang adiknya lagi yang bernama Vito kini sudah turun ke bawah panggung untuk menghadang Daniel.

"Tiga tahun lalu kami pernah menghabisimu sampai kamu tidak berdaya. Sekarang kesempatan itu akan datang lagi." Pedro menyeringai.

Daniel menggeram. "Sayangnya buat kalian adalah, aku bukanlah aku 3 tahun yang lalu."

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status