Share

15-Paket Misterius

Kadang, yang datang bukan untuk bertahan. Tapi cuma singgah, terus pulang menyisakan sebuah kenangan. 

•••

Setengah jam perjalanan pulang, akhirnya motor Arga tiba di rumah Mery. Cewek itu sendiri sudah tertidur pulas, Arga terpaksa membangunkannya. Menepuk-nepuk pipi pacarnya pelan, tak lama suara khas orang bangun tidur terdengar.

Mery menguap sebentar, lalu membenarkan tatanan rambutnya. "Sudah sampai?"

Arga bergumam sebagai jawaban, dia menurunkan standar motor. "Ayo turun."

"Gendong."

"Jangan manja."

Mery nyengir singkat. Ia turun dari motor kemudian menghadap Arga. "Makasih pacarrr. Kira-kira sekarang udah jam berapa ya?"

"Jam delapan," jawab Arga, melirik jam tangan hitamnya.

"Oh. Pacar nggak mau mampir dulu?"

"Enggak. Aku buru-

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status