Share

Pisah Rumah

"Bisa-bisanya kamu nyalahin aku atas salah yang kamu lakuin sendiri?"

Satriyo mengerutkan kening saat Manda tiba-tiba angkat bicara. Nada suara wanita itu tak kalah tinggi dengan Janice.

"Lihat, Mas! Istri yang kamu anggap polos, nyatanya juga ...."

"Sudah! Kamu di dalam saja!" Satriyo mendorong tubuh Janice pelan untuk memasuki kamar, sementara dia berjalan mendekati Manda yang masis berdiri di dapur, di depan potongan kentang yang belum juga selesai.

"Manda?"

"Mas mau bela dia juga?"

Satriyo diam.

"Aku pikir, aku udah salah kasih keputusan membiarkan kalian tinggal di sini!"

Manda menoleh, menatap Satriyo dengan lekat.

"Oh, keputusan tersalahku adalah merestui pernikahan kalian!"

Satriyo mendongak, menatap mana Manda yang berair. Tidak seperti biasanya, mata itu kali ini penuh kekecewaan. Tidak seperti biasanya yang lemah dan butuh teman.

"Aku capek mengalah, Mas ...."

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status