Home / Romansa / Pelayan Hasrat CEO Kejam / Bab 5. Tangisan Naura

Share

Bab 5. Tangisan Naura

last update publish date: 2024-08-11 15:10:54

"Maafkan saya Tuan jika saya salah, saya sama sekali tidak mengerti maksud tuan yang sebenarnya," ucap Naura meminta maaf.

"Kamu dengar saya sudah berbaik hati mengijinkan kamu bekerja agar kamu bisa membayar hutang-hutang ayahmu, namun kamu malah bertingkah," tegas Andrew dan langsung  meramasnya mulut Naura lama kelamaan semakin kuat membuat Naura semakin kesakitan.

"Tolong maafkan aku Tuan, aku sama sekali tidak mengerti maksud tuan," ucap Naura sambil menahan rasa sakit di mulutnya dan mencoba untuk melepaskan tangan suaminya itu.

"Dasar wanita tak tau diri," jawab Andrew dan langsung mencium bibir Naura begitu sangat kuat dan memaksa Naura untuk membuka mulutnya agar dirinya bisa leluasa mencium bibirnya, namun Naura mencoba menahan mulutnya agar tidak membukanya namun karena suaminya itu terus menerus mencium bibir Naura begitu sangat kuat sehingga Naura hanya bisa pasrah, Andrew merasa Naura sudah kelelahan Andrew langsung memasukan lidanya kedalam rongga mulut Naura dan memainkannya.

Seketika Naura langsung mengumpulkan semua tenaganya dan mendorong tubuh Andrew sekuat tenaganya dia merasa jijik dengan prilaku suaminya itu kepadanya.

Melihat prilaku istrinya seperti itu Andrew merasa bahwa istrinya sudah begitu sangat berani kepadanya, emosi Andrew langsung memuncak karena baru kali ini ada seseorang wanita yang berani mendorongnya. Seketika Andrew langsung menarik handuk Naura sehingga Naura tidak memakai sehelai benang pun membuat Naura merasa sangat ketakutan dan langsung duduk di lantai sambil mengangkat kedua lututnya menutupi seluruh badanya, air mata Naura sudah tak tertahankan lagi, Naura langsung menangis sekuat kuatnya.

Hanya saja, tangisan Naura yang begitu kuat, membuat hati Andrew menjadi luluh.

Dia tahu jika ini adalah kecemburuannya kepada pria itu sehingga memperlakukan istrinya seperti itu.

Andrew langsung menutupi kembali tubuh Naura dengan handuk dan membantu Naura untuk berdiri.

"Jangan pernah kamu coba lakukan lagi, sekarang kamu harus sadar kalau kamu itu sudah menjadi seorang istri, aku akan mengijinkanmu kembali bekerja seperti biasa tapi ingat jangan coba-coba menghianatiku, jika kamu berani melakukannya kamu tanggung sendiri akibatnya," ucap Andrew dan langsung keluar dari kamar.

Air mata Naura terus menetes ia sama sekali tidak mengerti kenapa hidupnya seperti ini, dia mengira setelah menikah kehidupannya akan menjadi lebih baik namun sebaliknya dia malah merasa hidupnya tidak ada artinya.

Tiba-tiba ada cahaya sedikit dari luar masuk kedalam kamar, seketika Naura langsung berlari ke arah jendela melihat di keluar, teryata lampu di luar tetap menyalahkan hanya saja di kamarnya yang mati membuat Naura bertanya-tanya.

Seketika Naura langsung tersadar jika suaminya ingin menemuinya lampu kamarnya pasti akan di matikan.

Setelah beberapa menit lampu di dalam kamar Naura langsung menyala membuat Naura menangis histeris, dia sama sekali tidak mengerti apa kesalahannya. Kenapa suaminya begitu sangat emosi kepadanya sedangkan dia merasa tidak melakukan kesalahan apapun, namun kenapa sikap suaminya begitu sangat kasar kepadanya.

"Apa salahku? kenapa setiap ingin menemuiku lampu kamar akan di matikan, apakah wajahku terlalu jelek sehingga dia tidak mau melihatku," seru Naura sambil menangis.

"Siapakah sebenarnya suamiku ini? sepertinya dia memiliki sifat yang tidak bisa di tebak di dalam dirinya? tapi aku masih merasa bingung dimana letak kesalahanku, sampai aku di perlakukan seperti ini? kenapa dia begitu sangat marah kepadaku? seingatku aku tidak melakukan apapun, tapi kenapa perlakuannya begitu sangat kasar," seruh Naura begitu banyak pertayaan di dalam hatinya.

Malam pun semakin larut Naura langsung bergegas memakai baju karena memang dirinya dari tadi belum memakai baju, setelah memakai baju Naura langsung berbaring di atas tempat tidur sambil berfikir.

"Aku harus tau lebih banyak seperti apa suamiku ini? apa yang di suka dan apa yang tidak di sukai supaya aku tidak mengalami perlakuan kasar lagi darinya," seru Naura sambil menutup matanya.

Disisi lain Andrew begitu sangat kesal kepada Naura karena tidak mau mengakui kesalahannya karena telah membuatnya cemburu dengan kedekatannya dengan rekan kerja itu.

"Dasar gadis tidak tau diri, saya sudah berusaha baik dan memberikan waktu untuk membayar semua hutang-hutang ayahnya malah begini balasanmu kepadaku," seru Andrew sambil mengepalakan tanganya.

Karena sudah tidak bisa menahan emosinya lagi Andrew langsung memukul dinding dan tanganya langsung berdarah namun Andrew tidak memperdulikannya.

"Dasar gadis sialan, berani-beraninya kamu mempermainkan aku seperti ini, tunggu saja apa yang akan aku lakukan jika kamu terus memperlakukan aku seperti ini," seru Andrew sambil mengelap bibirnya dan melihat tanganya.

"Bibir gadis ini begitu sangat manis membuat aku tidak bisa menahan hasratku jika aku menatapnya, bagaiamana caranya agar aku bisa mendapatkannya," seru Andrew sambil berfikir.

Tiba-tiba dia menyadari sesuatu dan memiliki rencana.

"Aku ingin melihat sampai di mana dia mampu membayar hutang-hutang ayahnya itu, jika dia tidak mampu untuk membayarnya pastinya dia akan melayaniku, sampai kapan kamu bisa membayarnya percuma kamu kerja mati-matian jika nantinya kamu juga tidak akan mampu membayarnya," seru Andrew sambil tersenyum miring.

Seketika Andrew langsung mengambil HP-nya yang berada diatas meja dan langsung mengirim pesan kepada seseorang, setelah mengirim pesan tersebut Andrew langsung tertawa. Malam pun semakin larut Andrew sama sekali tidak bisa tidur, namun berbeda dengan Naura dia merasa kelelahan karena terus menangis lama kelamaan membuatnya mengantuk dan menutup matanya.

*

*

*

*

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Sari Langoti
andrew bikin emosi
goodnovel comment avatar
Chikita Meidy
andre benar2 suami kejam
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pelayan Hasrat CEO Kejam   Bab 145. Saling Memaafkan Dan Kembali Bersama

    “ Maafkan aku ya Arya gara-gara aku kamu sampai terlibat masalah dengan Andrew,” ucap Naura meminta maaf. “ Sudah tidak usah meminta maaf, dan tidak usah memikirkan apapun yang sekarang kamu fikir adalah kesehatamu,” ucpa Arya sambil tersenyum menatap Naura dan ingin mengatakan sesuatu kepada Naura. Dan akhirnya Arya pun mengatakan jika ada kabar baik dan buruk kepada Naura dan Naura pun bersediah mendengarnya, akhirnya Arya pun mengatakan jika Naura hamil seketika Naura pun merasa sangat bahagia mendengar perkataan Arya jika dirinya hamil namun seketika wajah Naura pun berubah dan mengigat jika Andrew telah menghamili wanita lain. Namun Arya menagatakan jika Andrew tidak jadi menikahi Carissa karena ketahuan bah anak yang di kandung wanita itu bukanlah anaknya melaikan anak kekasihnya dan ia pun memjelsak jika selama ini wanita itulah yang menyuruh orang untuk menculik dan mengfitnah dirinya yang mengatakan jika dirinya berselingkuh denya karena kekasihnya yang mengedit foto-foto

  • Pelayan Hasrat CEO Kejam   Bab 144. Akhirnya Kebusukan Carissa Pun Terbongkar

    “ Aku begitu sangat bahagia sayang, akhirnya aku menikah juga dengan Andrew, ia sudah setuju ingin menikahiku dan bertanggun jawab anak kita,” ucap Carissa sambil tersenyum bahagiaa dan tanpa ia sadari semua pembicaraan yang itu di denganr oleh David membuat David langsung geleng-geleng kepala tidak percaya dengan apa yang barusan ia dengar dan untung saja ia sudah merekam semua pembicaraan mereka sehingga Andrew tidak perlu menikahi wanita licik seperti Carissa. David pun langsung bergegas pergi dari tempat tersebut dan langsung pergi menemui Andrew yang sedang di landah kesedihan karena merasa sangat bersalah kepada Naura. David pun langsung memberitahukan kepada Andrew jika anak yang di kandung Carissa bukanlah anaknya melaikan anak pacarnya membuat Andrew begitu sangat emosi mendengarnya karena ia hampir masuk kedalam perangkapanya lagi. “ Dasarnya wanita licik berani-beraninya kamu menipuku, tapi tenang saja aku aku memberikan pelajaran kepada dirinya,” ucap Andrew. David pun

  • Pelayan Hasrat CEO Kejam   Bab 143. Naura Koma

    Setelah menunggu beberapa jam akhirnya dokter pun keluar dan pergi menghampiri mereka yang menunggu. “ Bagaimana keadaan Naura dok?” tanya Arya penasaran. “ Lukanya cukup dalam sehingga ia mengalami pendarahan hebat, ia terlalu banyak mengeluarkan dara yang membuatnya hilangnya kesadaran, dan mungkin saja akan membutuhkan waktu lama untuk sadar,” ucap dokter menjelaskan. Andrew pun mendengar perkataan dokter seperti itu pun badanya langsung melemaa dan langsung duduk di kursi sambil mememikirkan Naura. “ Terimakasih dok, oh iya dok apa ada cara supaya bisa membuat Naura sadar lebih cepat?” tanya Arya. “ Kalian harus mendekatinya dan menyemangatinya sambil menceritakan kenangan-kenangan yang pernah kalian alaminya yang bisa membuatnya akan sadar lebih cepat,” ucap dokter menjelaskan. “ Terimo dom, oh iya dok apa kami bisa menjenguk Naura sekarang dok?” tanya Arya. “ Iya kalain bisa menjengungknya namun jangan bikin keribuatan di dalam yang bisa menimbulkan Naura tidak akan ada k

  • Pelayan Hasrat CEO Kejam   Bab 142. Naura Menyelamatkan Arya

    “ Aku tidak mau mendengar penjelasan apapun pergi dari sini,” ucap Naura mengusir Andrew. Arya pun mendengar perkataan Naura seperti itu yang menyuruh Andrew pergi pun mengatakan kepada Andrew untuk pergi dari rumahnya namun Andrew tetap bersikeras tidak mau pergi dari rumahnya. “ Naura aku mohon dengarkan dulu penjelasanku,” ucap Andrew. “ Mau jelaskan apa lagi, apa kamu belum puas menyiksaku, dan sekarang kamu malah menghamili wanita lain, sekarang tanggung jawab atas perbuatanmu kepada wanita itu,” ucap Naura. “ Kamu salah paham Naura aku tidak melakukan itu, tolong dengarkan aku dulu Naura kamu salah paham aku tidak pernah menghamili wanita manapun aku sama sekali tidak pernah melakukan itu dengan Carissa dia telah menjebakku, makanya tolong dengarkan penjelasanku dulu,” ucap Andrew memohon kepada Naura agar mau mendengarkan penjelasannya. Naura Naura tetap bersih keras tidak mau mendengarkan penjelasan dari Andre sehingga Naura pun terus mengusir Andre pergi mendeng

  • Pelayan Hasrat CEO Kejam   Bab 141. Perkelahian Andrew Dengan Arya

    “ Aku belum menemukan informasi apa-apa Pak selain informasi waktu itu karena begitu sangat sulit untuk menemukan CCTV di kamar hotel itu saat bapak bersama Carissa, begitu sangat licik Carissa sehingga ia mematikan CCTV di kamar hotel waktu bapak bersama Carissa sehingga tidak bisa menemukan bukti kalau bapak tidak melakukan apa-apa kepadanya,” seru David. “ Dasar wanita licik pasti dia sudah merencanakan ini semua, dan dia juga sudah menghilangkan bukti yang membuat kita kesusahan untuk mencari bukti,” ucap Andrew.“ Tapi saya akan terus mencari informasi tentang kejadian malam itu, tapi sekarang kita mau kemana Pak?” tanya David. “ Sekarang kita pergi cari Naura,” ucap Andrew. “ Mau cari di mana Pak?” tanya David merasa sedikit bingung mau cari kemana. “ Iya kita cari saja, kemana keh yang penting kita cari Naura,” ucap Andrew. “ Kalau begitu saya hubungi orang suruhan kita di restoran siapa tahu Nyonya Naura ada di restoran,” Aucap David dan langsung mengambil hpnya di dalam

  • Pelayan Hasrat CEO Kejam   Bab 140. Ungkapan Carissa Jika Dirinya Hamil

    Andrew pun terus berteriak memanggil nama Carissa begitu sangat kuat, sehingga Carissa pun langsung pergi menghampiri Andrew walaupun di dalam hatinya merasa takut, karena Andre telah mengetahui jika dirinya mengusir istrinya.“ Andrew kamu kok sudah pulang, bukannya jam segini kamu masih di kantor?" tanya Carissa dengan nada gugup.Ia merasa sangat kaget melihat wajah Andrew yang terlihat sangat emosi kepada dirinya. “ Apa yang telah kamu lakukan, haaaa,” ucapan Andrew menatap tajam Carissa seakan ingin menelan Carissa hidup-hidup. “ Aku tidak melakukan apa-apa,” ucap Carissa sambil melambaikan tanganya dan mengoyang-goyangkanya seakan memberikan isyarat jika dirinya tidak melakukan tindakan apa-apa. “ Kamu masi mengelah, berani-beraninya kamu mengusir istriku, Naura masih istri Sahku dan kamu tidak berhak mengusirnya,” ucap Andrew dengan nada keras menatap Carissa. “ Aku tidak mengusirnya, mana mungkin aku mengusirnya dia kan masi istrimu, aku hanya datang kesini hanya ingin me

  • Pelayan Hasrat CEO Kejam   Bab 122. Bekerja Sama

    “ Apa yang Bapak bilang memang benar, siapa yang tidak mengenal Pak Andrew, beliau adalah pembisnis yang sangat luar biasa dan di kenal di setiap kalangan dalam negeri maupun luar negeri,” seru Arya dan langsung menjulurkan tanganya menyapa dan ingin bersalaman dengan Andrew walaupun di dalam hatiny

  • Pelayan Hasrat CEO Kejam   Bab 121. Bertemu Dengan Arya Secara Langsung

    Mendengar perkataan David seperti itu Andrew pun hanya diam sambil berfikir, David pun melihat Andre berpikir seperti itu pun langsung keluar dari ruangan Andre agar Andre bisa leluasa memikirkan tentang keputusan yang akan ia ambil nantinya.“ Aku benar-benar bingung, keputusan apa yang akan aku amb

  • Pelayan Hasrat CEO Kejam   Bab 120. Bingung Untuk Mengambil Keputusan

    Andre pun mendengar perkataan Papanya seperti itu membuatnya merasa bingung untuk mengambil keputusan namun Ia terus memikirkan keputusan apa yang akan ia ambil nantinya. Papa Alexander pun melihat putranya yang hanya diam sambil berpikir pun langsung pergi meninggalkan putranya itu keluar dari ruan

  • Pelayan Hasrat CEO Kejam   Bab 119. Kedatangan Alexander

    “ Sekarang kamu mengerti maksudku kan, Oh iya aku ingin kamu terus mengawasi wanita licik itu walaupun aku akan menuruti semua keinginannya namun kamu harus mencari tahu apapun yang dilakukan wanita digigit itu dan bertemu dengan siapa saja Aku ingin mengetahui semuanya dan tidak ada satupun Yang Te

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status